Sekilas Info
Jelang Tahun Baru, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Beras dan Bahan Pokok di Pasar Pandu
Kapolda Kalsel Turun Langsung Tinjau Kesiapan Pengamanan dan Fasilitas Pendukung Pengajian Rutin 5 Rajab
Kapolda Kalsel Pastikan Bripda MS Pelaku Pembunuhan Mahasiswi ULM Ditindak Tegas
Jelang Pengajian 5 Rajab, Polda Kalsel Gelar Apel Personel dan TFG Operasi Sekumpul Intan 2025
Pastikan Natal Aman, Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pengecekan Pengamanan Gereja di Banjarmasin
Propam Polda Kalsel dan POM TNI Gelar Operasi Gabungan Pengawasan Kedisiplinan di THM
Tingkatkan Kedisiplinan, Propam Polda Kalsel Gelar Gaktibplin di Polres Tanah Laut
Jelang Nataru, Satgas Pangan Polda Kalsel Gencar Pengecekan Minyakita
Jelang Akhir Tahun, Polda Kalsel Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Intan 2025
Polda Kalsel Gelar Reformasi Kultural Polri dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Ditreskrimsus

Wakapolda dan PJU Polda Kalsel Sambut Kunjungan Kerja Kabaintelkam Polri

oleh Humas Polda Kalsel 25/08/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M. Si melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (25/8/2019) pukul 15.30 Wita.

Kedatangan Jenderal bintang tiga tersebut disambut Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin di VIP Room Pemda Bandara Syamsudin Noor.

Pada kunjungan ini Kabaintelkam Polri didampingi Dir Wasdakin Bapak Bambang Widodo, SH., Kombes Pol Achmad Kartiko, S.I.K., MH., Kombes Pol Yoseph Sriyono, AKBP Horas Tua Silalahi, S.I.K., M.Si., AKBP Suriyanilawati, dan Kompol Ade Mulya.

Sementara dalam penyambutan rombongan Baintelkam, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin didampingi Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si., Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Bambang Priyo Andogo, dan Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Rizal Irawan, SIK., SH., MH.

Kunjungan kerja Kabaintelkam Polri beserta rombongan ke Kalsel ini dalam rangka Sosialisasi kerjasama pengawasan orang asing antara Ditjen Imigrasi dengan Baintelkam Polri.

Pengawasan orang asing sangatlah penting mengingat orang asing yang masuk ke negara ini, tidak cukup hanya melalui pengawasan di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI), tetapi aktivitasnya selama berada di wilayah negara ini juga perlu dilakukan pengawasan.

Berdasarkan kondisi tersebut, sangat diperlukan sinergitas antar lembaga terkait yang kewenangan tugas/fungsi masing-masing mengenai pengawasan orang asing sesuai dengan ketentuan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sesuai Undang-Undang No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian secara tegas diatur mengenai tim pengawasan orang asing (Tim PORA) mulai dari pusat, wilayah, kabupaten dan kota, hingga kecamatan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

25/08/2019 0 komentar-komentar

Aplikasi Bekantan Ditreskrimsus Polda Kalsel Dapatkan Perhatian Tim Sekertaris Kabinet RI

oleh Humas Polda Kalsel 20/08/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Aplikasi buatan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diberi nama “Bekantan” singkatan dari “Berantas kebakaran hutan dan lahan” mendapat perhatian oleh kalangan luas.

Setelah sebelumnya aplikasi ini di monitor oleh Tim Mabes Polri, kali ini Selasa (20/8/2019) pukul 12.20 Wita, Tim Deputi Pembangunan SDM dan Kebudayaan Sekertaris Kabinet RI juga melakukan Pengecekan Posko dan Aplikasi Bekantan Polda Kalsel tersebut.

Pengecekan yang berlangsung di Posko Bekantan Dit Reskrimsus Polda Kalsel ini terkait Antisipasi Karhutla Tahun 2019 di Provinsi Kalsel dan dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin di damping Irwasda, Karo Ops, Dir Reskrimsus dan Kabid Propam Polda Kalsel.

Sementara Tim Deputi Pembangunan SDM dan Kebudayaan Sekertaris Kabinet RI meliputi Endang Tri Septa Kurniawati, SH, MCL (Asisten Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan, Perlindungan Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak), Drs. Suryadi Marhatma Putra, M.Si (Kabid Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana), Dewi Wulansari, S.A.P (Analis Kesejahteraan), dan Alfredo Gustiar, S.Sos (Analis Kesejahteraan Rakyat).

Bekantan Ditreskrimsus Polda Kalsel ini memiliki beragam fitur yang bisa dimanfaatkan pengguna. Selain memberikan laporan adanya Karhutla, masyarakat juga dapat melihat Hotspot atau titik panas secara realtime karena Polda Kalsel bekerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Kemudian ada peta area sebagai petunjuk penggunanya menuju beragam lokasi penting seperti Kantor Polisi, Posko Pemadam Kebakaran dan sebagainya. Ada juga nomor telepon penting seperti Rumah Sakit, Damkar dan Basarnas hingga seluruh Kantor Polisi dari Polres hingga Polsek tersedia.

Prinsipnya melalui Aplikasi Bekantan, Polisi akan selalu aktif dan siaga melakukan pencegahan Karhutla. Karena personil akan mendapatkan notifikasi jika ada laporan di wilayahnya terjadi Karhutla.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

20/08/2019 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Himbau Masyarakat Gunakan Aplikasi Bekantan Guna Berantas Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 16/08/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memasuki musim kemarau saat ini, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menghantui wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk itu Polda Kalsel pun mengandalkan aplikasi “Bekantan” untuk memberantas Karhutla. Aplikasi berbasis teknologi informasi Android itu memang diperuntukkan untuk masyarakat agar dengan cepat bisa memberikan informasi adanya Karhutla.

Aplikasi yang dibuat oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel ini pun mendapat perhatian khusus oleh Mabes Polri dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si.

Guna melihat langsung kinerja aplikasi tersebut, Kapolda didampingi Irwasda, Karo Ops dan Dir Samapta Polda Kalsel melakukan Pengecekan Aplikasi Bekantan, di Media Center Bekantan Dit Reskrimsus Polda Kalsel, Jumat (16/8/2019) pukul 08.00 Wita.

Kata “Bekantan” sendiri merupakan singkatan dari “Berantas kebakaran hutan dan lahan”. Dimana penamaan Bekantan merujuk pada primata asli Borneo sejenis monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna coklat kemerahan.

Diharapkan Polisi, dengan aplikasi bernama Bekantan jadi lebih familiar untuk masyarakat Kalimantan Selatan dan menjadi daya tarik untuk mengunduh dan menggunakannya dalam upaya mencegah dan memberantas Karhutla secara bersama-sama.

Beragam fitur pun bisa dimanfaatkan pengguna Bekantan. Selain memberikan laporan adanya karhutla, masyarakat juga dapat melihat hotspot atau titik panas secara realtime karena Polda Kalsel bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Kemudian ada peta area sebagai petunjuk penggunanya menuju beragam lokasi penting seperti Kantor Polisi, Posko Pemadam Kebakaran dan sebagainya. Ada juga nomor telepon penting seperti Rumah Sakit, Damkar dan Basarnas hingga seluruh Kantor Polisi dari Polres hingga Polsek tersedia.

“Prinsipnya melalui Aplikasi Bekantan, Polisi akan selalu aktif dan siaga melakukan pencegahan Karhutla. Karena personil akan mendapatkan notifikasi jika ada laporan di wilayahnya terjadi Karhutla,” jelas Kapolda.

Terlepas dari segala upaya petugas mencegah dan memberantas Karhutla, Kapolda mengingatkan hal utama yang lebih penting adalah kesadaran masyarakat dan perusahaan agar tak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, masyarakat juga jangan membuang puntung rokok sembarangan ke lahan kosong yang rawan menyebabkan kebakaran lantaran rumput dan jerami yang kering mudah sekali terbakar, terlebih jika tertiup angin.

Bagi masyarakat yang belum memiliki aplikasi Bekantan, cukup mengunduhnya di Google Play Store. Kemudian daftarkan diri dengan cara memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada e-KTP karena sudah terintegrasi dengan sistem Dukcapil Kemendagri.

Sementara itu bagi anggota Polri, cukup memasukkan Nomor Registrasi Pokok (NRP) karena sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Personel Polri (SIPP).

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/08/2019 0 komentar-komentar

Jelang Kedatangan Tim Supervisi Karhutla, Polda Kalsel Gelar Rapat Dengan Instansi Terkait

oleh Humas Polda Kalsel 12/08/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat kesiapan kedatangan Tim Asistensi dan Supervisi Tahap I dalam rangka Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/8/2019) di ruang Monitoring Center Mapolda Kalsel.

Rapat yang dipimpin oleh Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Isdiyono, SH. ini dihadiri Dir Reskrimsus, Dir Sabhara, Dansat Brimob, Kabid Humas Polda Kalsel, Kolonel Inf Fadjar Tjahjono (LO BNPB Wilayah Kalsel), Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Kepala BMKG Kalsel, Kepala Dinkes Kalsel, Kasi Ops Korem 101/Antasari, Dandim 1007/Banjarmasin, Dandim 1006/Martapura, Dandim 1005/Marabahan, Dandim 1010/Rantau, Dandim 1003/Kandangan, Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar, Kapolres Batola, Kapolres Tapin, Kapolres HSS, Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Kepala Pelaksana BPBD Batola, Kepala Pelaksana BPBD Tapin, dan Kepala Pelaksana BPBD HSS.

Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Isdiyono, SH. mengatakan, kedatangan Tim Mabes Polri tersebut guna memonitor sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah di enam Provinsi siaga darurat Karhutla yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Lanjut Karo Ops, bahwa progres dari rapat ini agar Satgas Penanganan Karhutla yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan instansi terkait lainnya dapat lebih terorganisir dan lebih cepat dalam penanganan kejadian Karhutla dengan saling berkoordinas.

“Walaupun sebenarnya secara tidak disadari bahwa dalam beberapa penanganan kebakaran lahan telah ditangani secara bersama-sama,” kata Karo Ops.

Terkait kedatangan Tim Supervisi, Karo Ops Polda Kalsel dalam arahannya kepada peserta rapat menyampaikan rencana kegiatan Tim yang terdiri dari Dir Bintibmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol drs. Edi Setiyo Santoso, Kolonel Inf Suhardi, AKBP Kuriyanto S.S.I, dan AKBP Made Sugawa di wilayah hukum Polda Kalsel.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

12/08/2019 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Sampaikan Belasungkawa di Rumah Duka Anggota Dit Reskrimsus Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 04/08/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebagai bentuk perhatiannya kepada anggota, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Inspektur Jenderal Polisi Drs. Yazid Fanani, M.Si melayat di kediaman rumah Almarhum Kompol Herminanto yang wafat, di Jalan Sukarelawan Gang Al Aman No.40 B Rt.24 Rw.10 Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru, Minggu (4/8/2019).

Nampak hadir juga Direktur Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat, SIK. dan Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, S.I.K., M.H., serta rekan-rekan almarhum di Kepolisian Polda Kalsel.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalsel Drs. Yazid Fanani, M.Si atas nama pribadi dan mewakili Polda Kalsel menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa kepada keluarga atas meninggalnya Almarhum Kompol Herminanto yang merupakan personel kami di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel, semoga amal ibadah Almarhum diterima Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

04/08/2019 0 komentar-komentar

Bersama PPATK, Reskrim Polda Kalsel Gelar Program Monitoring Berbasis Resiko Atas Pengkinian NRA TPPU dan TPPT Tahun 2015

oleh Humas Polda Kalsel 01/08/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bertempat di Hotel Banjarmasin International (HBI) berlangsung kegiatan Program Monitoring Berbasis Resiko (Promensisko) atas Pengkinian National Risk Assesment (NRA) tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan teroris (TPPT) tahun 2015 dilingkungan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (30/7/2019) pukul 08.00 wita.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tersebut dipimpin oleh PPATK dan dihadiri Direktur Reskrimum Kombes Pol Sofyan Hidayat, SIK., Direktur Resnarkoba Kombes Pol Wisnu Widarto, SIK., Direktur Reskrimsus Kombes Pol Rizal Irawan, SIK., SH., MH.

Selain di hadiri para Direktur, kegiatan tersebut juga dihadiri para Kasubdit dan Kasat di Jajaran Polda Kalsel, juga turut menghadirkan narasumber Kompol Alith Alarino, Aditya Subur Purwana dan Aulia Khoirunnisa (PPATK), Marlina Efrida (OJK), dan Sudharmawatiningsih, MA.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

01/08/2019 0 komentar-komentar

Wasrik Hari Ketiga, Sembilan Satker Polda Kalsel Jalani Pemeriksaan Itwasum Polri

oleh Humas Polda Kalsel 31/07/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri melaksanakan Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Rutin Itwil III Tahap II TA.2019 yang dipusatkan di Aula Rupatama Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu pagi (31/7/2019).

Kegiatan Wasrik Itwasum Polri Tahap II Tentang Aspek Pelaksanaan Dan Pengendalian di Polda Kalsel dan Jajaran tersebut dipimpin Kombes Pol Drs. Suharsono, S.H., M.Hum. sebagai Ketua Tim Wasrik Itwasum Polri beserta anggota terdiri dari Kombes Pol Eko Trisnanto, SH., Kombes Pol Hendriarto, Kombes Pol Bambang Pristiwanto, SH., MM., dan Kombes Pol Asep Ahdiatna, SIK., MH.

Di hari ketiga pelaksanaannya kegiatan Wasrik Itwasda Polri Tahap II tersebut diikuti oleh 9 (Sembilan) satuan kerja (Satker) Polda Kalsel yakni Dit Reskrimsus, Ditlantas, Dit Samapta, SPN, Sat Brimob, Bid TI, Bid Keu, Bid Dokkes, dan Rumkit.

“Prinsip dari setiap pengawasan dan pemeriksaan oleh Itwasum Polri adalah pembinaan. Jadi bukan untuk mencari-cari kesalahan. Sehingga jangan jadikan Wasrik sebagai momok yang harus ditakuti, karena Wasrik pada dasarnya hanya bertujuan untuk memotret kinerja satuan wilayah untuk melihat apakah program kerja sudah berjalan dengan baik dan lancar atau tidak juga Setiap kegiatan sekecil Apapun harus dicatat, ” ujar Pengawas Tim Wasrik.

Dalam pelaksanaan Wasrik kali ini, sasaran Aspek Perencanaan meliputi Rengiat Satuan Kerja/Sub Satuan Kerja, Realisasi Penggunaan Dan Pertanggung jawaban Anggaran, Produk Administrasi, Penyelesaian dan Tunggakan Kasus serta Program Peningkatan Pelayanan  Masyarakat.

Sedangkan Aspek Pengorganisasian meliputi Laporan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Satuan Kerja, Anev Pelaksanaan Supervisi dan Operasi Kepolisian, Anev Anggota Bermasalah, serta Analisa Pengaduan Masyarakat yang berkaitan dengan kinerja Polri dilapangan.

Dengan adanya Wasrik ini diharapkan dapat mendorong masing-masing Satuan Kerja (satker) untuk dapat memahami lebih jauh lagi tentang kewajiban administrasi yang harus dikerjakan sesuai dengan rengiat tahun berjalan. Disamping itu, Wasrik ini sifatnya untuk perbaikan, bukan untuk mencari-cari kesalahan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

31/07/2019 0 komentar-komentar

PPATK Gelar Pelatihan Program Monitoring Berbasis Resiko di Jajaran Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 30/07/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bertempat di Hotel Banjarmasin International (HBI) berlangsung kegiatan Program Mentoring Berbasis Resiko (Promensisko) atas Pengkinian National Risk Assesment (NRA) tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan teroris (TPPT) tahun 2015 dilingkungan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (30/7/2019) pukul 08.00 wita.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tersebut dihadiri Direktur Reskrimsus Kombes Pol Rizal Irawan, SIK., SH., MH., Direktur Reskrimum Kombes Pol Sofyan Hidayat, SIK., dan Direktur Resnarkoba Kombes Pol Wisnu Widarto, SIK. beserta para Kasubdit dengan peserta para Kasat Reskrim Jajaran Polda Kalsel.

Selain di hadiri para Direktur, Kasubdit dan Kasat di Jajaran Polda Kalsel, acara tersebut juga turut menghadirkan narasumber Kompol Alith Alarino, Aditya Subur Purwana dan Aulia Khoirunnisa (PPATK), Marlina Efrida (OJK), dan Sudharmawatiningsih, MA.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

30/07/2019 0 komentar-komentar

Berantas Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Aplikasi Bekantan

oleh Humas Polda Kalsel 15/07/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memasuki musim kemarau saat ini, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk itu Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) pun mengandalkan aplikasi “Bekantan” untuk memberantas karhutla.

Aplikasi berbasis teknologi informasi Android itu memang diperuntukkan untuk masyarakat agar dengan cepat bisa memberikan informasi adanya karhutla.

“Informasi yang disampaikan masyarakat akan dengan cepat ditindaklanjuti oleh polisi terdekat sesuai lokasi laporan,” papar Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Kalsel Kombes Pol Rizal Irawan, SIK., SH., MH.

Kata “Bekantan” sendiri merupakan singkatan dari “Berantas Kebakaran Hutan Dan Lahan“. Dimana penamaan Bekantan merujuk pada primata asli Borneo sejenis monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna coklat kemerahan. Diharapkan polisi, dengan aplikasi bernama Bekantan jadi lebih familiar untuk masyarakat Kalsel dan menjadi daya tarik untuk mengunduh dan menggunakannya dalam upaya mencegah dan memberantas karhutla secara bersama-sama.

Beragam fitur pun bisa dimanfaatkan pengguna Bekantan. Selain memberikan laporan adanya karhutla, masyarakat juga dapat melihat hotspot atau titik panas secara realtime karena Polda Kalsel bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

“Seperti saat ini, sebanyak 32 titik api terlihat pada aplikasi Bekantan,” beber Dir Reskrimsus.

Kemudian ada peta area sebagai petunjuk penggunanya menuju beragam lokasi penting seperti Kantor Polisi, Posko Pemadam Kebakaran dan sebagainya.

Ada juga nomor telepon penting seperti Rumah Sakit, Damkar dan Basarnas hingga seluruh Kantor Polisi dari Polres hingga Polsek tersedia.

“Prinsipnya melalui aplikasi Bekantan, polisi akan selalu aktif dan siaga melakukan pencegahan karhutla. Karena personel akan mendapatkan notifikasi jika ada laporan di wilayahnya terjadi karhutla,” jelas Dir Reskrimsus.

Terlepas dari segala upaya petugas mencegah dan memberantas karhutla, Dir Reskrimsus mengingatkan hal utama yang lebih penting adalah kesadaran masyarakat dan perusahaan agar tak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, masyarakat juga jangan membuang puntung rokok sembarangan ke lahan kosong yang rawan menyebabkan kebakaran lantaran rumput dan jerami yang kering mudah sekali terbakar, terlebih jika tertiup angin.

Bagi masyarakat yang belum memiliki aplikasi Bekantan, cukup mengunduhnya di Google Play Store. Kemudian daftarkan diri dengan cara memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada e-KTP karena sudah terintegrasi dengan sistem Dukcapil Kemendagri.

Sementara bagi anggota Polri, cukup memasukkan Nomor Registrasi Pokok (NRP) karena sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Personel Polri (SIPP). (ant)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

15/07/2019 0 komentar-komentar

Dit Reskrimsus Polda Kalsel Jadi Narasumber Live Dialog Interaktif “HALLO POLISI” RRI Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 29/06/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kejahatan dunia maya belakangan ini kerap menimpa masyarakat. Mulai dari kejahatan seksual hingga penipuan dan penculikan, maka masyarakat diimbau untuk berani melaporkan jika menjadi korban kejahatan dunia maya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Kombes Pol Rizal Irawan, SIK., SH., MH. diwakili AKBP Zaenal Arifien, SH (Kasubdit 2 / PPUKDM) dan IPDA Abdul Shomad, SH. pada hari Jumat (28/6/2019) pukul 10.00 wita, menjadi narasumber dalam Live Dialog Interaktif “HALLO POLISI” bertempat di Studio Pro 1 RRI Banjarmasin.

Live Dialog yang langsung didengar oleh warga masyarakat ini membahas tentang “Memahami dan Mencegah Kejahatan Dunia Maya (Cyber)”.

AKBP Zaenal Arifien, SH. didampingi IPDA Abdul Shomad, SH. mengatakan, kejahatan cyber crime adalah salah satu yang perlu diwaspadai di tengah masyarakat. Kasus pemberitaan hoax dan saling ejek melalui jejaring sosial menjadi perhatian khusus.

“Melalui aplikasi unggulan, halo polisi dan panic button hampir sebagian besar warga sudah mengetahui sistem pengamanan berbasis android dan iOS,” kata AKBP Zaenal Arifien, SH.

Menurutnya, sudah ada beberapa kasus yang bisa ditangani dengan aplikasi ini. Mulai dari kasus pencurian, tawuran, bahkan KDRT yang ditindaklanjuti dengan cepat melalui aplikasi keamanan berbasis android tersebut.

“Masyarakat diharapkan dapat lebih mengetahui seputar berkembangnya menyikapi content-content beredar di media online serta bahayanya dalam kejahatan cyber,” tuturnya.

IPDA Abdul Shomad, SH. menambahkan, masyarakat harus lebih berani dan peka untuk melaporkan kejahatan di dunia maya. Dia menuturkan, setiap hari di sosial media ada kurang lebih 20.000 kata-kata seperti hinaan, cacian dan makian untuk menjelek-jelekkan.

IPDA Abdul Shomad, SH. juga mengungkapkan, penyebaran dari berita hoax berdampak berpengaruh sekali bagi kehidupan manusia jika tidak dibijaki. “Efek negatif yang akan ditimbulkan dari berita hoax itu bisa menimbulkan depresi, sakit hati, gundah, kesal dan perubahan sikap yang dratis,” katanya.

Segala kejahatan cyber dapat berdampak bagi kehidupan sehari-hari. Sehingga diimbau jangan mudah terpancing dan terpengaruh. “Caranya dengan memberikan pendidikan lebih baik, cari rasa ingin tahu positif dan sebelum melakukan tindakan harus pikir-pikir dahulu,” tutur IPDA Abdul Shomad, SH.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

29/06/2019 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • …
  • 22

Cari

Berita Terkini

  • Jelang Tahun Baru, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Beras dan Bahan Pokok di Pasar Pandu
  • Kapolda Kalsel Turun Langsung Tinjau Kesiapan Pengamanan dan Fasilitas Pendukung Pengajian Rutin 5 Rajab
  • Kapolda Kalsel Pastikan Bripda MS Pelaku Pembunuhan Mahasiswi ULM Ditindak Tegas
  • Jelang Pengajian 5 Rajab, Polda Kalsel Gelar Apel Personel dan TFG Operasi Sekumpul Intan 2025
  • Pastikan Natal Aman, Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pengecekan Pengamanan Gereja di Banjarmasin

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip