Bermacam kegiatan sosial dilakukan jajaran Kepolisian Resort (Polres) dalam rangka memperingati HUT ke-71 Bhayangkara.
Satu bentuk kegiatan dilakukan yaitu pemberian satu set lampu untuk penerangan bagi rumah warga yang belum teraliri sambungan listrik.
Seperti dilakukan personel Polsek Pamukan Selatan. Pemberian satu set lampu penerangan diberikan kepada Abdul Hadi yang juga seorang Iman Masjid di Desa Talusi, Kecamatan Pamukan Selatan.
Pemberian alat penerangan langsung dilakukan Kapolsek Pamukan Selatan, AKP Isrageil beserta tujuh anggota polsek.
Adapun seperangkat alat penerangan diberikan antara lain satu set lampu penerangan, terdiri dari dua buah lampu LED, satu buah charger 6 AH, satu buah Accu 3,5 AH, kabel instalasi dan pemasangannya.
Kapolres Kotabaru, AKBP Suhasto melalui Kasubag Humas Tuti Sulistyowati mengatakan, selain pemberian seperangkat alat penerangan. Ketika accu habis dayanya bisa dilakukan pengisian mapolsek Pamukan Selatan.
Menurut Tuti pemberian alat penerangan, yang menggugah perasaan karena selama ini Abdul Hadi hanya mengandalkan penerangan lampu teplok.
“Selain sebagai imam, ia juga aktif sebagai penyambung pesan kamtibmas di masjid Al Mujahidin desa Talusi,” kata Tuti.
Uncategorized
Tahun 2017 Menjadi Tahun Keselamatan Berlalu Lintas, Disambut Antusias Warga Kalsel
Korps Lalu Lintas Polri yang mencanangkan 2017 menjadi Tahun Keselamatan Berlalu Lintas. Pencanangan itu bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Direspon antusias warga Kalsel, untuk semakin meningkatkan kesadaran berlalu lintas di jalan.
“Tahun 2017 sebagai Keselamatan Berlalu Lintas, merupakan upaya penyadaran bagi kita semua untuk tertib di jalan dan taat hukum. Hal ini tentu harus terus digencarkan bersama-sama, Upaya Polri harus didukung semua pihak,” kata Nisa warga Jalan Sultan Adam yang juga seorang guru madrasah ini.
Polri telah menyiapkan beberapa program guna mendukung dan menyukseskan agenda Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan Tahun 2017, yang rencana akan dibuka Presiden Joko Widodo. Pencanangan ini akan diikuti seluruh jajaran Polri se-Indonesia.
“Di Kalsel difokuskan di Siring Tendean Menara Pandang,” kata Dir Lantas Polda Kalsel Kombes Pol E Zulpan.
Pencanangan Tahun Keselamatan Berlalu Lintas ini merupakan gerakan moral untuk meningkatkan kualitas keselamatan, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, serta membangun budaya tertib berlalu lintas dan senantiasa memberikan pelayanan prima.
Prinsipnya Polri akan selalu kampanyekan keselamatam baik dalam bentuk poster, spanduk maupun berbagai instalasi yang bisa dikategorikan traffic accident memorial.
Pencanangan Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan “SAFETY FOR HUMANITY” yang digelar oleh Polda Kalsel pada hari Minggu 21 Mei 2017, pukul 08.00 – 10.00 wib, di Siring Menara Pandang Banjarmasin.
Acara yang diselenggarakan oleh Polda Kalsel tersebut itu juga di isi dengan berbagai macam kegiatan dan hiburan seperti Penampilan Polisi Cilik Banua Polres HSU, Selayang Pandang Tahun Keselamatan, Pemberian Penghargaan, Penyerahan Tali Asih Kepada Korban Laka Lantas, Penandatangan Spanduk Tahun Keselamatan 2017-2018, dan hiburan lainnya.
Acara tersebut juga disiarkan secara Live di Metro TV bersama Presiden RI Joko Widodo di Bundaran HI Jakarta.
Sebagaimana diketahui berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) terkait dengan korban kecelakaan lalu lintas dimana korban kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyumbang terbanyak kematian.
Berdasarkan hal itu, PBB mendeklarasikan aksi keselamatan yang dikenal dengan “Declaration of Action”. Dimana terdapat 5 (lima) pilar pada deklarasi yang dicanangkan yaitu: Manajemen keselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, Perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, Jalan yang berkeselamatan dan Sebelum dan Sesudah Kecelakaan.
Pemerintah Negara Indonesia menanggapi hal tersebut dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013, tentang Program Aksi Jalan di Indonesia, terkait dengan 5 (lima) pilar yang telah di deklarasikan oleh PBB. Melihat perkembangan lingkungan strategis diatas, Kapolri Jenderal Drs. Tito Karnavian, M.A.,Ph.D, mengeluarkan kebijakan yang dikenal dengan program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya). Program Promoter bagi Korlantas Polri adalah Polisi sebagai Penggerak Revolusi Mental, pelopor tertib sosial diruang publik, crash program pelayanan masyarakat yang bersih dari percaloan, penegakan hukum yang tegas dan terjalinnya sinergitas polisional yang proaktif. Terkait dengan program tersebut, maka Kakorlantas Polri, Inspektur Jenderal Drs. Royke Lumowa, M.M langsung menetapkan kebijakan untuk membuat program prioritas Korlantas Polri, 44 (empat puluh empat) program dengan 154 (seratus lima puluh empat) kegiatan.
Terlebih Polri khususnya Polda Kalsel saat ini memiliki 3 tujuan penegakan hukum diantaranya Keadilan, Manfaat dan Kepastian Hukum dengan tidak ada Abuse Of Power dalam penegakan hukum Operasi Patuh Intan 2017.
Polresta Banjarmasin Gencarkan Razia, Ringkus Pelaku Judi Dadu di Kota Banjarmasin
Menjaga kesucian Ramadhan dan menciptakan serta menjaga kamtibmas dilakukan intensif oleh Polresta Banjarmasin. Bahkan razia untuk cipta kondisi ditingkatkan, hasilnya Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur, meringkus dua pelaku judi dadu pada Senin dini hari pada pukul 00.05 Wita. Y
“Mereka berdua tertangkap tangan pada saat bermain judi dadu,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana di Banjarmasin, Senin.
Dia mengatakan, kedua pelaku diringkus berserta barang bukti kejahatan yang diketahui berupa tiga biji dadu, satu piring kecil warna putih, satu tempat sabun dan uang tunai senilai Rp781.000.
Sedangkan untuk nama kedua pelaku dari hasil pemeriksaan diketahui bernama Suriyansyah als Suri (45) dan Muhammad Nor als Atoi (34) keduanya warga Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur.
“Suri dan Atoi diringkus saat bermain judi dadu di Jalan Veteran Simpang Pengambangan RT28 Kel. Pengambangan, Kec. Banjarmasin Timur,” tuturnya di dampingi Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Dese Yulianti.
Kapolresta Banjarmasin terus mengatakan, karena tertangkap tangan beserta barang bukti kejahatan yang dilakukan maka mereka digiring ke Polsekta guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Para pelaku sudah kami lakukan penahanan di sel tahanan Polsekta guna proses pemeriksaan selanjutnya,” ujar pria alumni Akpol 1993.
Hasil penyidikan sementara Suri dan Atoi ditetapkan sebagai tersangka dan mereka dijerat pasal 303 KUHP Tentang Perjudian.
Bhabinkamtibmas Polsek Sampanahan Polres Kotabaru Datangi Warga Miskin Desa Terpecil Bagikan Jadwal Imsak dan Kurma
Kegiatan sambang warga desa di Kecamatan Sampanahan kerap dilakukan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) setempat.
Sama dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya, sambang warga desa di kecamatan Sampanahan menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan dilaksanakan selama Ramadan, personel Bhabinkamtibmas, selain menyampaikan pesan kamtibmas, juga sekaligus pembagian jadwal imsakiyah untuk wilayah Kotabaru dan sekitarnya.
Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto melalui Kapolsek Sampanahan, Iptu Iksan Prananto mengatakan, maksud dan tujuan pembagian jadwal imsakiyah karena dibutuhkan warga selama Ramadan.
“Jadwal imsakiyah dibagikan karena warga pasti menempelnya dan selalu dilihat,” katanya.
Tidak cuma itu, pembagian jadwal imsakiyah sekaligus memberikan takjil berupa kurma kepada warga yang perekonomiannya kurang mampu.
“Harapannya terjalin hubungan emosional antara personel polsek Sampanahan dengan masyarakat, sehingga rasa kepercayaan masyarakat meningkat kepada institusi Polri,” harapnya.
Awas Uang Palsu, Bank Indonesia Gandeng Polda Lakukan Kerjasama
Polda Kalsel dan seluruh Polda se Indonesia akan dirangkul Bank Indonesia (BI) guna mewaspadai peredaran uang palsu menjelang hari raya Idul Fitri yang jatuh di akhir Juni tahun ini. Langkah bank sentral melalui kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus segera dilakukan dengan cepat dan cermat. Agar upaya peredaran uang palsu tak terjadi.
Upaya ini disambut baik, karena memang mendekati lebaran, rentan dimanfaatkan pihak yang tak bertanggung jawab melakukan modus peredaran uang palsu dilakukan. “Langkah strategis kami nilai tepat, Polri bersama bank sentral melakukan kerja sama. karena peredaran uang palsu jelas meresahkan masyarakat,” tegas Ervansyah Anandata Koordinator Borneo Watch Kalimantan, Selasa.
Seperti diketahui, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, BI dan Polri akan mengantisipasi potensi peredaran uang palsu tersebut. Agus mengaku, dirinya bersama dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian akan menggelar video konferens 5 Juni mendatang untuk memberikan arahan kepada seluruh BI perwakilan di daerah dan Kepolisian Daerah terkait hal tersebut.
“Untuk bisa mempersiapkan diri sehubungan dengan jangan sampai ada uang palsu yang beredar atau bentuk-bentuk fraud di money changer atau perusahaan transfer dana atau perusahaan pengelolaan kartu debit atau kredit akan kami lakukan briefing,” kata Agus saat bincang-bincang di kantornya, Senin (29/5) malam.
Sebagaimana diketahui, BI telah menyiapkan tambahan uang tunai beredar sebesar Rp 167 triliun untuk kebutuhan puasa dan menjelang Idul Fitri tahun ini. Jumlah tersebut naik sekitar 14% dibanding tahun lalu.
“Ini sudah kami siapkan dan kami distribusikaakan n ke seluruh kantor-kantor kami. Kami mempersiapkan diri dengan baik supaya masyarakat yang masuk ke ramadan ini bisa memperoleh kecukupan uang tunainya,” tambah Agus.
Jalin Kemitraan, Kapolda Kalsel Silahturahmi ke Pengurus Wilayah Nahlatul Ulama Kalsel
Hampir sebulan menjabat sebagai Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana intensif melakukan kegiatan silahturahmi ke mitra kerja, tokoh masyarakat, tokoh pers, dll guna menjalin kemitraan dan kerjsama. Seperti yang dilakukan Senin (29/5) usai membuka kegiatan Pelatihan Diskresi Bagi Anggota di SPN Polda Kalsel. Kapolda Kalsel menyempatkan melakukan silahturahmi dengan pengurus wilayah Nadlatul Ulama (NU) Kalsel sebelumnya juga mengunjungi Kantor MUI Kalsel.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi pejabat utama Polda Kalsel, diterima dengan hangat oleh para Pengurus Wilayah NU Kalsel yakni, Ketua PWNU Kalsel KH Sarbaini Haira, Rektor Univ NU, Wakil Ketua Pengurus NU, Ketua perekonomian PBNU Pusat, civitas keulamaan Univ NU, dan pejabat Utama Polda Kalsel yakni, Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Pristio Dwiantono, Dir Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Drs Jimmy Ahustinus Anies, S.IK, Dir Lantas Polda Kalsel Kombes Pol. E.Zulpan S.I.K, M.Si, Kapolres Banjarbaru. Kapolres Banjar AKPB Takdir Mattanete, SH, S.I.K, MH. diwakili Waka polres Banjar Kompol Ajie Lukman Hidayat SH, S.IK, Kabag Ops Kompol Puryanto SH, Kapolsek Gambut serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kapolresta Banjarmasin Lakukan Penandatanganan MoU Kerjasama Bersama PDAM Bandarmasih

Kepolisian Resort Kota Banjarmasin melaksanakan penandatanganan kesepakatan (MOU) bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Rabu (11/01/2017) pukul 12.00 wita
Penandatangan MoU dilakukan langsung oleh Kombes Pol.Anjar Wicaksana,S.IK.M.AP (Kapolresta Banjarmasin) dan Ir H.Muslih (Direktur PDAM Bandarmasih).
Penandatangan MoU tersebut merupakan kerjasama PDAM dan POLRI dalam rangka Penyelengaraan Pengamanan Instalasi, Aset dan Penindakan Pencurian Air, Pelaksanaan Eksekusi Pelanggan PDAM yang bermasalah serta Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalu Lintas pada saat Perbaikan Pipa di Jalan Raya, Senin (29/5/2017) pukul 10.00 – 11.20 Wita.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor PDAM Bandarmasih dihadir juga Ir.Yudha Ahmadi (Direktur Operasional), Kompol Sumarjan (Kasat Binmas Polresta Banjarmasin) beserta anggota, Kompol Dese Yulianti,SH.M.AP (Kapolsek Banjarmasin Timur) beserta anggota.
Pelaksanaan Penandatangan MOU tersebut diawali dengan Sambutan dari Direktur PDAM Bandarmasih Ir H.Muslih dan dilanjutkan sambutan dari Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol.Anjar Wicaksana,S.IK.M.AP kemudian diakhiri dengan Penandatangan MOU Kerjasama Antara PDAM dan POLRI.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan
Kapolda Kalsel Buka Pelatihan Diskresi Diikuti 110 Anggota di SPN Polda Kalsel Banjarbaru
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana membuka kegiatan pelatihan diskresi yang diikuti sebanyak 110 orang terdiri dari Kapolsek 35 orang, Kasat 32 orang, Kanit pada Satker Polda Kalsel 6 orang, dan 37 Kanit se jajaran Polda Kalsel.
Kegiatan yang dilangsungkan di SPN Polda Kalsel Kota Banjarbaru mulai tanggal 29 Mei hingga 3 Juni 2017. Dimana tenaga pendidik dan kependidikan terdiri dari organik yakni, tenaga pendidik dari SPN Polda Kalsel dan non organik pengembang fungsi tugas kepolisian Polda Kalsel.

Dimana metode pelatihan yakni, melakukan tanya jawab, diskusi, ceramah, pemecahan masalah dan simulasi. Pelatihan diskresi oleh seorang petugas Polisi merupakan sebuah pilihan yang diatur dalam perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dalam menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat ataupun sebagai penegak hukum dan penjaga kamtibmas, seorang Polisi senantiasa dituntut untuk dapat bertindak secara cepat dan tepat serta demi kepentingan masyarakat luas.
Pelaksanaan diskresi Kepolisian sendiri harus dilakukan melalui pengawasan yang ketat baik dari eksternal maupun dari internal kepolisian itu sendiri. Hal ini dibutuhkan untuk menjaga profesionalisme serta kemandirian Polri terutama ditengah situasi dinamika kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.
Diskresi dalam bahasa Inggris diartikan sebagai suatu kebijaksanaan,keleluasaan (Shadily, 2002: 185).
Menurut kamus hukum yang disusun oleh J.C.T Simorangkir diskresi diartikan sebagai kebebasan mengambil keputusan dalam setiap situasi yang dihadapi menurut pendapatnya sendiri (Simorangkir, 2002: 38).
Operasi Pekat Polsek Berangas Amankan Pria Bawa Sajam

Dalam rangka cipta kondisi di Bulan Suci Ramadhan, personel Polsek Berangas Kabupaten Batola menggelar Operasi Pekat di wilkum Polsek Berangas.
Dalam operasi tersebut, personel Polsek Berangas berhasil mengamankan seorang pembawa senjata tajam (sajam) bernama Udin bin Zaini (Alm) (28) warga Desa Jelapat Baru Rt.07 Kecamatan Tamban Kabupaten Batola.
Pelaku yang membawa senjata tajam (sajam) diamankan petugas ketika petugas melakukan Operasi Pekat dengan melakukan pemeriksaan di warung remang-remang sepanjang jalan Trans Kalimantan, dimana saat itu pelaku berada di warung Jalan Trans Kalimantan Desa Sungai Lumbah Rt.7 Kecamatan Alalak Kabupaten Batola, Sabtu (27/5/2017) pukul 23.30 wita.
Ketika dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ditemukan 1 (satu) buah sajam jenis belati lengkap dengan kumpang terbuat dari kayu warna hitam dengan panjang 15 cm, tanpa surat ijin.
Akibat perbuatannya tersebut Udin diamankan di Polsek Berangas Kabupaten Batola guna diproses lebih lanjut.
Sebagaimana diketahuit pelaku pembawa sajam tanpa di lengkapi dengan surat ijin yang sah, dijerat dengan pasal sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan
Polsekta Banjarmasin Timur Amankan Pengedar Belasan Ribu Butir Zenith dan Dextro

Berawal dari informasi masyarakat yang diperoleh pihak kepolisian terkait aktivitas pelaku yang meresahkan, Polsekta Banjarmasin Timur berhasil mengungkapan kasus belasan ribu butir obat daftar G.
Penangkapan dilakukan di Jalan Veteran Gang H Asmuni RT.27 Kelurahan Kuripan Kecamatan Banjarmasin Timur, Kamis (25/5/2017) malam.
Pelaku yang diduga pengedar obat daftar G ini adalah AR alias Amat (47) warga yang tinggal di rumah sewaan di lokasi penangkapan.
Rumah sewaan yang ditempati pelaku, sering terlihat keluar masuk orang yang diduga membeli obat daftar G. Polisi langsung melakukan penyelidikan di lapangan dan akhirnya bisa membekuk pelaku dengan barang bukti belasan ribu butir obat daftar G.
Selain mengamankan barang bukti belasan ribu Obat Daftar G, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 24.560.000 yang diduga hasil penjualan.
Diberitakan sebelumnya, Polsekta Banjarmasin Timur melakukan penggerebekan di rumah sewaan yang ditempati pelaku yang diduga jadi pengedar Obat Daftar G.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana, Jumat (26/5/2017) siang, menyebut ada belasan ribu butir Obat Daftar G yang diamankan dari pelaku.
Barang bukti yang diamankan yakni 4200 butir obat Zenith, 150 butir pil warna putih merk LL, 7000 butir pil warna kuning merek Dextro, 50 butir pil warna Ungu, empat plastik bekas bungkus obat zenith dan lima butir zenith di tempat terpisah.
Sebagaimana diketahui, pengungkapan kasus ini dipimpin Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Dese Yulianti dan Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur Iptu H Timuryono.
Pelaku pun diamankan di Mapolsek Banjarmasin Timur dengan beberapa orang saksi di TKP.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan
