Kapolda Kalsel Bridjend Ahmad Maaulana diminta Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor melepas acara Kirab HUT ALRI Divisi IV yang sebagian besar pesertanya menggunakan sepeda ontel dan antik. Gubernur Kalsel pada kesempatan tersebut mengajak semua pihak mewarisi semangat juang yang telah dicontohkan para pejuang terdahulu.

“Kita harus lepas dari belenggu ekonomi dan keterbelakangan. Teladan para semangat pejuang,” kata Sahbirin saat melepas Kirab HUT ALRI DIVISI IV, Selasa (16/5/17) pagi di siring 0 Km.
Sahbirin menyatakan hari ini Indonesia haruslah menjadi bangsa yang besar dan bangsa pejuang untuk melepaskan penjajahan ekonomi.
“Kita harus bahu membahu untuk mensejahterakan rakyat Kalsel,” kata Sahbirin.
Semangat itu, sambung Sahbirin, sesuai amanat proklamasi 1945, yakni cita-cita kemerdekaan RI itu untuk memberdayakan masyarakat menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera.
Uncategorized
Polresta Banjarmasin Ringkus Bandar Judi Online di Dalam Warnet
Pengepul judi toto gelap (Togel) online tak berkutik ketika anggota Polsekta Banjarmasin Timur menyergap di sebuah warnet di Jalan Kuripan, Gang 1 Rt 09, Kelurahan Kebun Bunga, Banjarmasin Timur, Senin (8/5) sekitar pukul 15.20 Wita.
Pelaku, Hasanuddin alias Agau (47), warga jalan Sungai Andai Blok 3 Rt 43, Banjarmasin Utara, ditangkap ketika asik merekap angka pesanan pembeli.
Polisi menyita barang bukti satu buah Hp yang berisi pesanan togel, kartu ATM dan satu set komputer. Selanjutnya pelaku langsung digelandang ke Mako Polsek Banjarmasin Timur untuk proses selanjutnya.
Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Dese Yulianti melalui Kanit Reskrim Iptu Timuryono, mengungkapkan bahwa pelaku diinformasikan masyarakat sekitar kerap melakukan penjualan judi online di kawasan tersebut.
Pelaku menjadikan sebuah warnet di sana untuk menerima pesanan pembeli. Namun sebelum anggota melakukan penangkapan lebih dulu menyelidiki dan mengintai aktivitasnya. “Judinya melalui online bernama Togel Dewa dari Singapura,” ungkap Timur, Jumat (12/5) .
Pengakuan pelaku kepada penyidik bahwa untuk pembelinya tidak menentu, begitu juga penghasilannya.
“Penghasilan sehari dia bisa dapatkan Rp50 dari hasil pengepul judinya dan untuk mengirim uang pembelinya melalui transfer ATM,” jelas Timuryono.
Genderang perang terhadap peredaran narkoba terus ditabuh Satnarkoba Polres Tanbu. Mereka kembali membekuk budak Zenith bernama Wijianto (21), warga Pasar Ampera, Gang Kebanjiran, Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Jumat (12/5).
Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro Sik melalui Kasat Narkoba Iptu Sunardi mengatakan, sebelum ditangkap polisi, Wijianto sudah lama menjadi target operasi. Begitu ada laporan dari warga, polisi langsung bertindak.
“Polisi mendapat laporan bahwa Wijianto akan membawa Zenith,” jelas Iptu Sunardi. Benar saja, saat diintai dari kejauhan, polisi melihat Wijianto melintas membawa obat Zenith atau Carnophen dari Pasar Ampera, Gang Kebanjiran menuju Jalan Pelabuhan Speed, Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat.
Tak ingin buruan lepas, polisi langsung membekuk. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti 4000 butir Zenith.
Pelaku berikut barang bukti langsung diamankan di Polres Tanah Bumbu guna proses penyelidikan lebih lanjut. “Kasunya akan kami kembangkan,” tegasnya.
Operasi Patuh Intan 2017 Baru Menjaring 18 Pengendara
Sejak dimulainya operasi Patuh Intan 2017, Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin, gencar melaksanakan razia di sejumlah jalan di Banjarmasin.
Seperti kemarin (12/5) pagi, tim gabungan dari Ditlantas Polda Kalsel yang dipimpin Kasubdit Gakkum AKBP Apri Darmawan dan Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Wibowo, melaksanakan razia di jalan Hasan Basri, tepatnya Bundaran Kayu Tangi.
Kurang lebih satu jam melakukan operasi yang melibatkan personel Ditsabhara Polda Kalsel, cukup banyak yang dijaring dari R4 dan R2.
Kesalahan mereka banyak lupa membawa surat kelengkapan kendaraan dan tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Hasil giat banyak ditemukan melanggar administrasi, seperti lupa bawa STNK dan SIM,” jelas Kompol Wibowo, usai kegiatan.
Hasil pendataan tercatat ada 18 pelanggar yang ditilang, diantaranya 12 pelanggar yang diamankan STNK dan 4 pengendara yang diamankan SIM. Selain itu ada empat buah kendaraan yang ditilang karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan.
“Para pelanggar lalu lintas langsung dilakukan penindakan E-Tilang dan tujuan Operasi Patuh Intan 2017 ini bisa mewujudkan kesadaran disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan di jalan,” tutur Wibowo.
Agar tak terjaring dalam razia, tentunya pengendara lebih teliti dan memperhatikan segala kelengkapan sepeda motornya sebelum berangkat, seperti surat-surat, helm harus diklik serta lampu depan dipastikan menyala.
“Satgas Gakkum selama operasi ini akan selalu melakukan razia di tempat yang rawan pelanggaran dan kecelakaan,” ujar Wibowo.
Terpisah, dua orang pelajar yang enggan namanya dikorankan mengakui sepeda motornya terpaksa diangkut oleh polisi karena tak punya SIM dan lupa membawa STNK.
“Tadi dari sekolah mau pulang, tapi terperangkap razia,” ujar kedua pelajar ini
Maklumat Kapolda Kalsel Soal Larangan Penimbunan Sembako Diapresiasi Gubernur Kalsel
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mendukung maklumat Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana yang melarang penimbunan barang kebutuhan pokok.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Kapolda menjaga situasi jalur distribusi perdagangan tetap stabil menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” katanya, Minggu.
Dia mengatakan, selain bersinergi dalam tim pengawasan, pihaknya juga melakukan berbagai langkah lain untuk membantu mencukupi kebutuhan pokok masyarakat seperti memberikan sembako gratis.
Kita berikan bantuan sembako ke pelosok-pelosok desa sembari bertatap muka langsung dengan warga menyerap aspirasi dan keluhan untuk ditindak lanjuti segera oleh dinas terkait,” ucap orang nomor satu di Provinsi Kalsel itu.
Sementara itu, Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana di Banjarmasin, mengungkapkan saat ini tim pengawasan yang dibentuk Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel sudah mulai bekerja setelah maklumat tersebut.
“Ada satu daerah, yakni Barito Kuala kabarnya terjadi kenaikan harga. Saat ini masih kita dalami apakah ada unsur kesengajaan dari para penimbun atau distributor atau kenaikan normal saja akibat kurangnya pasokan, dan lain sebagainya,” tutur Kapolda.
Dikatakannya, berdasarkan keterangan dari Bulog, hingga saat ini ketersediaan bahan pokok untuk Kalsel cukup aman hingga Ramadhan.
Apabila ada oknum yang coba-coba bermain untuk mengeruk keutungan berlipat ganda dengan memanfaatkan tingginya permintaan masyarakat.
Terutama saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri untuk bahan kebutuhan pokok, pasti akan tindak tegas dengan jeratan pidana berdasar UU tentang Pangan, UU Tentang Perdagangan dan UU tentang Migas bagi pelaku penimbun bahan bakar minyak,” kata Kapolda Kalsel.
Polisi dari Unit Buser Polsekta Banjarmasin Utara menangkap seorang kurir saat membawa Narkoba jenis sabu-sabu sebanyak satu paket.
Tersangka Ali Akbar (19) ditangkap pada Sabtu (13/5) di bawah jembatan Banua Anyar, tepatnya di depan Museum Wasaka Banjarmasin,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin, Minggu.
Ia mengatakan, kurir dari seorang bandar yang masih coba diungkap petugas ini merupakan warga Pekapuran Banjarmasin Timur.
Berdasarkan pengakuan tersangka, ia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Rahman di Kelayan A Gang Sajirin Banjarmasin Selatan.
“Anggota di lapangan masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan bandar Narkoba yang mengendalikan para kurir ini,” ucap pria yang akrab dengan awak media itu.
Terus dikatakannya, meski hanya didapati sabu-sabu dengan paketan kecil, namun hukuman berat tetap saja menanti Ali Akbar. Dimana Undang-Undang No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika mengganjar hukuman minimal bagi penyalahguna dan pengedar adalah empat tahun kurungan penjara.
“Makanya kami imbau masyarakat untuk tidak sekali-kali menyentuh yang namanya Narkoba. Selain jelas-jelas merusak kesehatan bagi penggunanya, hukuman ketika tertangkap pun sangat berat,” tutur Anjar.
Alumni Akademi Kepolisian tahun 1993 itu pun terus memompa semangat anggotanya untuk terus mengungkap kasus Narkoba tanpa kenal lelah.
“Pokoknya pancing terus, tangkap terus para pengedar hingga kota ini zero Narkoba. Saya komitmen memberikan support penuh untuk mendukung tugas anggota di lapangan agar berhasil,” ujar dia.
Lima Oknum Polres Tala Terkait Berhibur ke Karaoke, Sudah Diberi Sanksi Tegas
Sebanyak lima oknum anggota Polres Tanah Laut (Tala) yang diamankan Propam Polda Kalsel ketika berada di Tempat Hiburan Malam (THM) di lantai 3 Olimpic Karaoke Hotel Banjarmasin International (HBI), akhirnya dijatuhi sanksi yang bervarisi.
“Semuanya sudah dijatuhi sanksi oleh atasan hukumnya (Kapolres Tanah Laut) dan hukumannya bervariasi,” kata Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana di Banjarmasin, Minggu.
Ia mengatakan, adapun sanksi yang dijatuhkan diantaranya penahanan di sel khusus selama 14 hari dan 21 hari. Kemudian penundaan kenaikan pangkat serta penundaan mengikuti pendidikan.
Semoga dengan sanksi tegas ini bisa memberikan efek jera bagi anggota yang bersangkutan dan juga menjadi pelajaran bagi lainnya untuk tidak berbuat hal yang sama di kemudian hari,” ucap Kapolda.
Rachmat sapaan akrab Kapolda Kalsel itu kembali mengingatkan jajarannya untuk tidak sedikit pun bersentuhan dengan Narkoba dalam bentuk apapun. Jika tidak ingin menerima sanksi tegas hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
“Anggota Polri dilarang memasuki kawasan tempat hiburan malam, jika tidak mengantongi surat perintah khusus dari atasan,” tutut pria yang akrab dengan awak media itu.
Untuk diketahui, pada Jumat (28/4) malam, anggota Bidang Propam Polda Kalsel mengamankan lima polisi yang kedapatan sedang berada di THM di lantai 3 Olimpic Karaoke Hotel Banjarmasin International (HBI).
Saat diamankan, kelima anggota Polri yang berdinas di Polres Tanah Laut tersebut tidak bisa menunjukkan surat perintah dari atasan dalam meninggalkan wilayahnya.Adapun anggota Polri yang kedapatan di room 302 tersebut, yakni berinisial Aiptu TS, Bripka PS, Brigadir P dan Brigadir SS yang bertugas di Satuan Reskrim serta Aiptu M di Satuan Sabhara Polres Tanah Laut.
Polresta Banjarmasin Aktif Penyuluhan Cegah Tawuran Kelompok Remaja di Taman Kamboja
Puluhan remaja nyaris tawuran di Taman Kamboja Banjarmasin, Minggu (14/5/2017) pagi kemarin.
Beruntung hal itu bisa dicegah cepat oleh jajaran Polsek Banjarmasin Tengah (Polsek Banteng) yang cepat tanggap.
Melihat situasi yang kurang kondusif dan sudah memanas di TKP, jajaran Polsekta Banjarmasin Tengah, gabungan dari beberapa unit fungsi langsung ambil sikap.
Kelompok remaja yang nyaris tawuran dibubarkan jajaran Polsekta Banjarmasin Tengah yang kala itu sedang melakukan patroli rutin.
Polisi langsung singgah dan mendekat ke kerumunan remaja yang nyaris tawuran. Melihat kedatangan polisi, remaja yang tadinya nyaris tawuran langsung lari kocar-kacir.
Diketahui, 15 remaja juga sempat diamankan dari lokasi tersebut dan dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Tengah.
Pantauan ke Mapolsekta Banjarmasin Tengah, Minggu (14/5/2017) siang, 15 remaja yang tadinya diamankan nampak diberi pembinaan oleh aparat kepolisian.
Kala itu mereka dinasehati oleh Kanit Sabhara Polsekta Banjarmasin Tengah Ipda Abdurrahman.
Para remaja yang kebanyakan masih usia SMP itu hanya tertunduk malu dan tak banyak bicara saat dijumpai. Ditengarai, mereka nyaris berkelahi lantaran saling singgung dan pandang antar kelompok.
Terkait ini, Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Uskiansyah melalui Kanit Sabhara Ipda Abdurrahman menyebut 15 remaja yang pihaknya amankan itu nyaris tawuran di Taman Kamboja namun cepat dicegah.
“Kebetulan saat itu kami dari Polsek Banjarmasin Tengah sedang patroli rutin dan melihat di Taman Kamboja ada kelompok remaja yang nampak ribut-ribut. Nyaris saja tawuran, namun bisa kami cegah dan amankan 15 remaja dari lokasi tersebut,” kata Ipda Abdurrahman.
Dijelaskannya, Polsekta Banjarmasin Tengah memang ada patroli rutin antisipasi anak punk sekaligus cipta kondisi setiap malam Minggu hingga pagi Minggu.
“Remaja nyaris tawuran yang kami amankan ini, selanjutnya diberi pembinaan di Mapolsek. Didata dengan harapan tidak mengulangi lagi. Seterusnya diperbolehkan pulang jika dijemput orangtua atau walinya,” pungkas Kanit Sabhara.
Lomba Gowes Khusus Perempuan Dikawal Polresta Banjarmasin Keliling Banjarmasin
Ratusan gowesis bersiap-siap diatas tunggangannya masing-masing di halaman jalaman Kantor Banjarmasin Post Group Jalan As Musyaffa Banjarmasin yang digelar Minggu (14/5) pagi pukul 07.00 Wita.
Ketika bendera dikibaskan ketua PKK Banjarmasin yang juga istri walikota, Hj Siti Wasilah, para gowesis cantik langsung semangat mengayuh pedal menuju rute yang telah ditentukan panitia.
Gowes Cantik Untuk Sehat Bersama yang digelar Srikandi Cycling Community diikuti sekitar 160 peserta. Mereka hadir untuk meramaikan HUT ke-3, Srikandi Cycling Community Banjarmasin dan didukung penuh Banjarmasin Post Group.
Sebelum melepas, Siti Wasilah mengatakan, kegiatan itu sangat baik bagi kaum perempuan mengingat hal ini sangat jarang diadakan. “Salut saya pesertanya perempuan semua. Tapi nanti jangan-jangan di jalan bukan hanya gowesnya saja tapi juga banyak selfienya ya,” kata Wasilah tersenyum.
Setelah meninggalkan markas koran terbesar di Banua ini, para peserta yang semuanya kaum hawa ini menuju Jalan Tarakan, lalu melintas di Jalan S.parman dan Brigjen Hasan Basri.
Setelah itu gowesis melanjutkan rute ke Jalan Adyaksa, Sultan Adam. Dikawasan ini gowesis menjalani rintangan pertama Tanjakan naik jembatan Banua Anyar yang cukup suram karena menyeberangi sungai.
Gowesis kemudian melintas di Jalan Hidayatullah, lalu lurus dari Simpang Empat ke Jalan Gatot Subroto, kemudian berkelok ke kanan Jalan Ahmad Yani lalu berkelok ke kiri Jalan Pangeran Antasari.
Rombongan diarahkan ke Jalan KS Tubun lalu melewati rintangan kedua Tanjakan jembatan RK. Ilir yang juga menyeberang sungai Martapura. Peserta dibelokan ke Jalan Djok Mentaya, Anang Adenansi, Sutoyo S dan melewati jalan Jafri zam-zam lalu PHM Noor, Belitung, S Parman dan finish Mapolda Kalsel.
Meski menempuh jarak jauh sepanjang 22 kilometer namun tidak ada rasa lelah yang terlihat dari wajah para peserta. Sebaliknya mereka tampak gembira bisa melahap rute yang telah ditentukan.
Di garis finish para peserta langsung disuguhkan beragam pangan tradisional seperti gumbili bejarang, kacang rebus, pisang rebus, bubur ayam dan teh hangat.
Operasi Patuh Intan 2017 : Polres HST Sosialisasikan E-Tilang di Pasar Keramat Barabai

Kaurbinops Lantas Polres HST Ipda Rojikin berbaur dengan para pedagang maupun pengunjung pasar untuk menyampaikan terkait pemberlakuan Operasi Patuh Intan 2017 di wilkum Polres HST, dalam kegiatan Preemtif mendukung Operasi Kepolisian Terpusat Patuh Intan 2017, Jumat (12/5/2017) pukul 08.00 wita, di pasar Keramat Barabai.
Didampingi Kanit Dikyasa Bripka Syahruji dan para anggota Satlantas Polres HST memberikan penyuluhan terhadap pengunjung pasar secara stasioner. Diharapkan dalam penyuluhan ini warga mengerti bahwa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah diberlakukanya E-Tilang.
Operasi Patuh dimulai sejak tanggal 09 – 22 Mei 2017 nantinya dapat menjadi tolak ukur kepatuhan masyarakat Barabai dalam mentaati peraturan Lalulintas yang ada dalam kehidupan bersosial setiap harinya.
Kapolres HST AKBP MugI Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K melalui KBO Lantas Ipda Rojikin menghimbau kepada masyarakat Barabai khususnya pengguna jalan diera perkembangan alat transportasi diharapkan lebih mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Apabila melanggar dan mendapatkan Tilang dari petugas, silahkan minta blangko biru apabila ingin membayar melalui E-tilang.
Pemahaman tentang E-tilang juga diberikan oleh Bripka Syahruji, dimana kemudahan dalam pembayaran denda Tilang tanpa harus menjalani sidang di pengadilan. Selesai dibayar melalui Bank yang ditunjuk, barang bukti langsung diserahkan kepada pelanggar.
Penulis : Achmad Wardana – Humas Polres HST
Editor : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan
