Sekilas Info
Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Uncategorized

Kabid Humas Polda Kalsel Ikuti Photography Workshop An Elegance And Artistic Concept Of Fine Art by Daniel Tjongari

oleh Humas Polda Kalsel 27/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

foto1

foto2Sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap karya seni fotografi, salah satu fotografer handal Indonesia menggelar acara Photography Workshop An Elegance And Artistic Concept Of Fine Art by Daniel Tjongari yang dilangsungkan di Golden Tulip Galaxy Banjarmasin, Minggu (26/3).
Berbagai tehnik dan perkembangan seni fotografi moderen dikupas dan dipresentasikan kepada peserta. Termasuk Kabid Humas Polda Kalsel AKBP M Rifa’i SIK mewakili Kapolda Kalsel yang diundang secara khusus pada acara ini.

Peran dan fungsi fotografi sangat penting guna mendukung kegiatan kehumasan. Selain bisa menampilkan ilustrasi yang hidup dari kegiatan di organisasi, lembaga, instansi ataupun perusahaan tempat Humas itu bekerja, fotografi atau foto-foto yang dihasilkan dapat pula berfungsi sebagai dokumen berharga yang berumur panjang. Ia juga memiliki daya tarik kuat dalam memikat perhatian pembaca pada isi berita dan informasi yang disajikan atau dikeluarkan oleh pihak
Secara konkrit fungsi fotografi dalam menunjang kegiatan kehumasan adalah :

Untuk melengkapi benda-benda pamer ataupun benda peragaan pada showroom.
Untuk memperkaya visualisasi dari benda-benda pamer pada stand pameran.

Untuk mengisi ilustrasi pada penerbitan jurnal intern organisasi atau perusahaan (buletin, dsb)
Untuk mengisi ilustrasi dan visualisasi media terbitan organisasi atau perusahaan ( brosur, selebaran, atau company profile .
Untuk melengkapi perpusatakaan intern perusahaan atau organisasi.
Untuk membuat slide yang nantinya dipergunakan saat presentasi di seminar, rapat dinas dan sebagainya.
Hingga saat ini pemanfaatan fotografi guna menunjang kegiatan kehumasan masihlah belum maksimal. Misalnya, amat jarang kita mendapatkan bentuk siaran pers yang menyertakan foto sebagai penguat informasi. Juga belum dijadikannya media fotografi untuk melengkapi dokumen atau perpustakaan internal.

Meskipun demikian, di beberapa instansi memang sudah ada beberapa yang memanfaatkan fotografi sebagai sarana penunjang kehumasan, meski dilihat dari tampilan dan kualitas fotonya masih tampak belum dikelola dengan profesional. Untuk itu seorang petugas Humas seyogyanya juga memiliki ketrampilan teknis maupun konseptual fotografi sehingga kualitas foto dihasilkannya juga bisa maksimal.

Beberapa Pedoman

Untuk membuat foto kehumasan ada beberapa pedoman yang harus diperhatikan. Pertama, pembuatan /pengambilan foto harus didasarkan pada tujuan ataupun maksud yang hendak dituju. Membuat foto untuk kelengkapan siaran pers ataupun melengkapi data dan bahan informasi konferensi pers haruslah memerhatikan prinsip-prinsip foto jurnalistik. Foto terseebut harus memiliki nilai berita, baru dan aktual, mempunyai daya tarik yang spesifik sehingga memancing keingintahuan masyarakat luas, dan kalau bisa memiliki nilai human interest.

Foto untuk jurnal intern harus memiliki nilai employee interest ( daya tarik kepegawaian), sedang foto untuk pameran memiliki daya tarik industri (industry interest). Foto untuk pameran dan pengisi showroom sudah tentu harus mengandung unsur-unsur promosi sebab tujuan diselenggarakannya pameran serta showroom adalah untuk promosi dan publikasi. Karena itu foto tersebut harus menampilkan produk unggulan dan terbaru dari organisasi atau perusahaan tersebut.

Mengenai komposisi foto, komposisi foto kehumasan tidak jauh beda dengan komposisi foto pada umumnya. Demikian pula mengenai pencahayaannya. Namun yang perlu mendapat perhatian adalah ciri khas atau tanda –tanda spesifik yang dimiliki organisasi atau perusahaan sedapat mungkin harus terekam dalam bingkai foto tersebut. Ciri-ciri tersebut bisa berupa logo atau lambang perusahaan /organisasi.

Tak kalah penting Humas harus memiliki stok foto yang cukup dan dijaga keaktualnnya. Terutama yang harus dimiliki adalah foto pimpinannya atau perusahaan tersebut Figur tersebut bisa top pimpinannya, bisa juga foto staf dan pembantunya yang memiliki otoritas atau memiliki ijin mengeluarkan statemen di media massa.

Kegunaan stok ini adalah untuk persiapan manakala diperlukan untuk melengkapi berita di media massa. Ini biasa terjadi pada saat ulang tahun organisasi atau perusahaan, atau pada saat mereka menjadi pusat berita.

Foto profil pimpinan atau staf tersebut harus natural dan tidak terlalu formil ( meskipun tentu harus punya stok foto formil) agar kelihatan familiar dan bersahabat dan menjadi hidup saat ditampilkan di halaman media massa. Bisa dipilih foto tunggal, bersama staf, ataupun saat senggang bersama keluarga. Yang terakhir ini umumnya muncul pada saat ulang tahun perusahaan atau organisasi sehingga media massa menampilkan profil pimpinan mereka dalam salah satu terbitannya.

Keterangan Foto

Caption adalah judul berikut keterangan foto. Tanpa keterangan pembaca tidak mengetahui foto apa, siapa, di mana dan kapan serta apa maksud dan tujuan foto itu.

Caption harus memuat judul dan isi yang jelas dan terang yang menjelaskan tentang objek dalam foto tersebut. Sedapat mungkin menggunakan kalimat aktif sehingga menunjukkan aktivitas yang hidup. Caption tersebut juga harus memuat keterangan waktu, tempat dan peristiwa serta tokoh yang terlihat di dalamnya serta tujuan yang terkandung dalam peristiwa ini. Tidak lupa juga disebutkan nama fotografer, tempat dan tanggal pengambilan gambar serta alamatnya dalam keterangan tambahan pada foto tersebut.

Yang disukai editor manakala melengkapi siaran pers dan konferensi pers adalah foto berukuran besar. Maksudnya adalah editor dapat meng-croping foto tersebut sesuai dengan kebutuhan tulisan serta mempertimbangkan komposisi. Ukuran yang ideal adalah foto ukuran jumbo (4R) atau 15 x 10 cm.

27/03/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel “Gowes Kamtibmas Sepanjang 30 Km” Bersama Masyarakat di Tanah Laut

oleh Humas Polda Kalsel 27/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

gowes kapolda 2

gowes kapolda tala1
Dalam rangka melaksanakan Program Promoter Kapolri Program VIII Penguatan Harkamtibmas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan “Gowes Kamtibmas Bersama Bapak Kapolda Kalsel dan Pejabat Utama Polda Kalsel”.
Kegiatan Gowes Kamtibmas bersama Kapolda Kalsel ini, dilaksanakan Minggu (26/3/2017) pukul 06.00 Wita yang di ikuti oleh ratusan peserta yaitu Wakapolda Kalsel Kombes Pol Drs. Ade Rahmat Suhendi, Irwasda Polda kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si, Ka SPN Polda Kalsel AKBP Didik Sudaryanto SH,MH, Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK,MH, Kabag Dalpers Ro SDM Polda Kalsel, Pejabat utama Polres Tanah laut, Wakil Bupati Tanah laut Drs.H.Sukamta, Dandim 1009 Pelaihari Letkol Yosep DD Surbakti, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari, tim Gowes dari Polres Kota Baru, Polres Banjar Baru, Sat Brimob Polda Kalsel, tim Gowes KOMBES Kabupaten Tanah laut Pimpinan AKBP Endang Agustina.S.Sos, Bhayangkari Cabang Tanah laut dan Goweser dari masyarakat Kabupaten Tanah laut maupun luar Kabupaten Tanah laut.
Adapun route yang ditempuh kurang lebih 30 Km dengan lintasan yang sangat ekstrim ditambah lagi cuaca hujan yang sangat lebat mengguyur Kabupaten Tanah laut namun para peserta Goweser tetap semangat hingga ke finish Polres Tanah laut.
Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK,MH mengatakan “tujuan kegiatan ini untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan para komunitas sepeda. Untuk bersama menjaga keamanan, ketertiban masyarakat di Kabupaten Tanahlaut. Kami di Polres Tanahlaut di setiap waktu luang selalu menyempatkan diri untuk gowes. Selain untuk kamtibmas tentunya juga untuk olahraga,” katanya.

27/03/2017 0 komentar-komentar

Dekatkan Diri Pada Anak-Anak, Satlantas Polres Tala Ajak Patroli Keliling Wilayah

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

SATLANTAS TALA-2

Polisi Sahabat Anak merupakan cara kepolisian memperkenalkan ke anak-anak terlebih anak usia dini bahwa polisi tidak perlu ditakuti melainkan polisi bisa menjadi sahabat bagi anak. Melalui Giat Pre Emtif Satlantas Polres Tanah Laut menggelar “Polisi Sahabat Anak (PSA)” di Mapolres Tanah Laut, Kamis (23/3/2017) pukul 07.30 – 09.30 wita.

Sebanyak Kedatangan 175 anak-anak murid dan 19 ibu guru pendamping termasuk Kepala Sekolah TK/PAUD Al-Qaromah serta 10 perwakilan orang tua/wali murid anggota komite sekolah mendapatkan perkenalan komponen-komponen lalu lintas di jalan dengan menggunakan miniatur rambu dan traffic light.

Serta kepada orang tua/wali murid perihal diingatkan kembali penggunaan alat pelindung keselamatan helm dan safetybelt kepada anak-anak ketika berkendara dan melarang mengijinkan anak-anak untuk mengendarai ranmor (sepeda motor) seorang diri.

SATLANTAS TALA-5

Pada kesempatan itu juga Kanit Dikyasa beserta Baur Mintu dan Banit Turjawali Satlantas Polres Tanah Laut mengajak anak-anak bermain, bertepuk tangan, bernyanyi lagu-lagu PSA (Polisi Sahabat Anak) dan mengajak patroli Kota bersama-sama.

Moment tersebut dimanfaatkan oleh anak murid untuk menyerahkan karangan dan bingkisan cenderamata kepada petugas Polantas.

Safari kunjungan ke TK/PAUD Waladun Sholeh Jalan Irul Lapangan Tugu Pelaihari Kabupaten Tanah Laut dan Taman Lalu Lintas Polres Tanah Laut diakhiri dengan ke pengenalan ruang SIM, SPKT, Penjagaan, Loby dan ruang kerja Pejabat Utama Polres Tanah Laut.

Diharapkan dengan giat tersebut anak-anak mengenal Markas Kepolisian Polres Tanah Laut serta mendekatkan anak-anak kepada petugas Kepolisian (POLRI) serta tidak takut dan cinta kepada Kepolisian (Polri).

Giat tersebut juga diharapkan menjadi budaya tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan akan keselamatan dapat tertanam pada diri anak-anak murid, dan kepada orang tua/wali murid menyadari arti pentingnya menjaga keselamatan anak dengan memberikan perlindungan (helm) dan safety belt kepada anak saat dibonceng berkendara maupun di dalam mobil.(dana)

SATLANTAS TALA-4

24/03/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Lakukan Pemanasan Dengan Sepeda Gunung Sebelum Ikut ‘Offroad Tanah Laut’

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

gowes-bareng-kapolda-kalsel-brigjen-pol-erwin-triwanto_20170324_135319Pemandangan berbeda terlihat saat Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Erwin Triwanto kembali gowes bersama dengan Para pegowes Kalsel Cycling Community (KCC), Jumat (24/3) pagi kemarin.
Dalam gowes rutinnya itu Kapolda yang biasanya menggunakan sepeda kesayangannya jenis road bike (RB) kali ini justru menggunakan sepeda MTB (sepeda gunung).
Hal ini tentu membuat sejumlah peserta gowes bareng bertanya-tanya. Padahal rute yang dilalui jalan raya.
Ternyata hal itu dilakukan Kapolda sebagai persiapan dan ajang pemanasan sebelum terjun di acara Gowes Kantibmas bersama Polres Tanah Laut, Minggu (26/3) pagi.
“Persiapan buat Minggu nanti,” kata Kapolda kepada sejumlah peserta gowes bareng.
Di Gowes Kantibmas nanti rute yang bakal dilalui cukup berat yakni 90 persen medan offroad dan 10 persen jalan raya. Sehingga sepeda yang digunakan harus berjenis sepeda gunung.
Meski menggunakan sepeda gunung di jalan raya namun kapolda tetap energik mengayuh pedal.
Perubahan hanya terjadi pada kecepatan mengayuh. Jika biasanya para rombongan melaju cepat namun gowes bersama kemarin tempo kecepatan diturunkan sedikit.
“Iya tadi gowesnya agak beda, santai saja tadi jalannya,” kata Yuni salah satu peserta.
Dalam gowes kemarin rute yang dituju eperti biasa yakni menyusur Jalan Ahmad Yani KM 17. Setelah berada ditugu bundaran para pegowes balik lagi ke Banjarmasin.
Kali ini Wakapolda Kalsel, Kombes Ade Rahmat Suhendi ikut rombongan bersama Kapolda gowes bersama.
Gowes Kapolda bersama anggota KCC ini kini digelar setiap hari sejak pagi dengan rute beragam bisa Kota Citra Grha, kilometer 17 bisa juga Mako Brimob Polda Kalsel.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Patroli Bersepeda Dit Sabhara Polda Kalsel Beri Keamanan dan Kenyamanan Kepada Masyarakat

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

IMG_9806

Dipimpin AKP Gustaf, Bripda Heny dan Bripda Yuniati para Bintara Remaja Polda Kalsel menggelar Patroli bersepeda guna menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap warga masyarakat Kalimantan Selatan.

Patroli bersepada oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan merupakan salah satu tugas pokok bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), melalui Direktorat Sabhara Polda Kalsel, para personel yang bertugas patrol melakukan kegiatan patroli bersepeda keliling wilayah yang dianggap rawan kejahatan dan Pasar Kalindo yang terletang di Jalan Belitung menjadi tujuan oleh para personel Dit Sabhara Polda Kalsel pada Jumat (24/3/2017) pukul 07.30 wita.

IMG_0155

Pada kesempatan itu, dipimpin AKP Gustaf para petugas patroli bersepeda berdialog dengan masyarakat yang berada di pasar baik penjual maupun pembeli, serta tidak lupa menyampaikan pesan Kamtibmas terkait dengan masalah keamanan lingkungan kepada para warga masyarakat yang berada di Pasar Kalindo Belitung. Giat patrol bersepeda Dit Sabhara Polda Kalsel seringkali juga dilakukan sentuhan perhatian bagi sebagian warga kurang mampu yang dijumpai di sudut jalan dengan memberikan bingkisan sekedarnya.

IMG_4953

Kegiatan patroli dialogis ini pun digelar Dit Sabhara Polda Kalsel setiap waktu terlebih di pagi hari dan di setiap Hari Jumat dengan bersepeda menyusuri rute patroli wilayah-wilayah yang dianggap rawat kejahatan.

“Semoga dengan kehadiran kami dapat memberikan rasa aman bagi warga masyarakat,” Ucap AKP Gustav.

IMG_4966

Sebelumnya para personel Dit Sabhara Polda Kalsel lebih dulu apel personel sekaligus doa bersama sebelum bertugas menjalankan aktifitas yakni patrol bersepeda keliling wilayah.(dana)

IMG_4933

 

 

 

24/03/2017 0 komentar-komentar

Dir Binmas Polda Kalsel Berikan Kuliah Umum Kerawanan Radikalisme Dalam Menjaga Kamtibmas di Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Fenomena radikalisme di Indonesia menjadi ancaman serius bagi anyaman kebhinnekaan NKRI di masa mendatang. Apalagi, akhir-akhir ini, radikalisme semakin menguat dan menyasar pelaku sekaligus korbannya dikalangan generasi muda. Aliran radikal saat ini sudah memasuki beragam sektor, diantaranya mulai dari pendidik, pedagang, siswa, dan mereka masuk menembus lintas generasi, lintas profesi. Untuk memutus regenerasi dari kelompok ini, di setiap jalur pendidikan harus ada pendidikan agama. Disinilah peran guru agama sangat strategis mengingat mereka (kelompok radikal) masuk lewat pemahaman pendidikan dan agama.

Agar generasi muda tak terjebak dalam radikalimes, Dit Binmas Polda Kalsel melakukan kuliah umum di Kampus Uniska Banjarmasin.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kampus Uniska ini antusias diikuti ratusan mahasiswa perwakilan dari beberapa fakultas yang ada di kampus di Jalan Adiyaksa Banjarmasin. Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Tata Suwarta secara langsung memberikan kuliah umum “Kerawanan Radikalisme Dalam Menjaga Kamtibmas di Kalsel”

Memang setidaknya ada beberapa faktor yang bisa digunakan untuk menjelaskan fenomena radikalisme di kalangan kaum muda, yakni pertama, dinamika sosial politik di fase awal transisi menuju demokrasi yang membuka struktur kesempatan politik yang baru di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian. Faktor kedua, tingginya angka pengangguran di kalangan kaum muda di Indonesia. Faktor inilah yang menyebakan radikalisme mendapat tempat di kalangan generasi muda. Peristiwa radikalisme terhadap generasi muda kembali menjadi perhatian serius oleh banyak kalangan tidak terkecuali oleh kalangan muda diseluruh NKRI. Dimana serangkaian aksi para pelaku dan simpatisan pendukung baik aktif maupun pasif banyak berasal dari kalangan muda.

Hal tersebut tentu tidak boleh dibiarkan, generasi muda Indonesia harus kembali mengkaji dan mencegah segala kemungkinan yang terjadi dikalangan mereka. Mengingat virus radikalisme dapat menjangkit siapa saja termasuk kalangan muda yang seringkali rentan terjangkit virus tersebut sehingga dapat ringan tangan melakukan perusakan, pertikaian, penganiayaan dan penyerangan terhadap kelompok yang berseberangan. Jika hal tersebut terus dibiarkan dan tidak segera dicari penawarnya, virus radikal akan semakin menjalar dan menular ke skala yang lebih luas dan tentunya akan menimbulkan dampak yang lebih berbahaya, bahkan mengancam keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Ditpolair Polda Kalsel Berikan Pengobatan Gratis ke Warga Alalak Utara

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jajaran Direktorat Polair Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kembali giat Program 1 Quick wins Polri Tahun 2017. Kegiatan ini sendiri di laksanakan di Kelurahan Alalak Utara Kecamatan Banjarmasin Utara.

Beragam kegiatan diadakan seperti enyuluhan bahaya faham radikalisme,aliran sesat,dan anti Pancasila. Bahkan tak ketinggalan serta menyampaikan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan menjaga sitkamtibmas di lingkungannya oleh Ustad Ahmad Saibani,

Direktor Polair Kombes Gatot Wahyudi menuturkan selain kegiatan diatas juga dilaksanakan penyerahan. sarana kontak berupa sembako, life jacket, Bendera merah putih dan teks Pancasila.

“Selain itu anggota juga melaksanakan kegiatan pemberian pengobatan gratis dari Poliklinik Dit Polairudda Polda Kalsel,” ucap Gatot seraya juga dilakukan penandatanganan Deklarasi penolakan organisasi Radikal dan anti Pancasila

24/03/2017 0 komentar-komentar

Kuota Calon Bintara Polda Kalsel 200 Orang, Polwan 10, Tamtama 11 dan Akpol 8 Orang

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

PENDAFTARAN POLRI ONLINE TAHUN 2017 PERSYARATAN PENDAFTARAN POLRIPENDAFTARAN POLRI ONLINE TAHUN 2017 PERSYARATAN PENDAFTARAN POLRIUntuk mewujudkan sosol anggota Polri yang profesional, modorn dan terpercaya sudah menjadi komitmen bersama. Sehingga dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri yang telah dibuka serentak di seluruh jajaran Polda, sejak Selasa (14/3) tadi akan dilakukan dengan super ketat.

Hanya calon yang benar-benar memenuhi klasifikasi yang diterima. Dimana di Polda Kalsel kouta penerimaan calon Bintara sebanyak 200 orang untuk polisi laki-laki (Polki) dan polisi wanita (Polwan) sebanyak 10 orang, serta Tamtama 11 orang dan Akpol 8 orang.

Untuk menghindari adanya oknum yang tak bertanggung jawab menjadi calo, panitia mengimbau agar berhati-hati dan tidak mudah percaya. Pelaku biasanya menggunakan modus mengaku bisa meloloskan dalam proses penerimaan.

“Jangan percaya dengan orang-orang yang mengatasnamakan panitia atau memiliki koneksi ke panitia atau pimpinan Polda dan pejabat tinggi Polri lain. Kami pastikan itu bohong,” tegas Kabag Dalpres AKBP Bagus, kemarin (17/3).

Tak hanya itu tegas Bagus, warga juga diimbau jangan tergiur dan percaya dengan oknum-oknum yang memanfaatkan dan menjajikan bisa meloloskan penerimaan anggota Polri. “Gratis sepeser pun tidak dipungut biaya dalam proses penerimaan ini,” jelasnya.

Sejauh ini belum ada ditemukan hal seperti itu. Namun, dalam penerimaan tahun sebelumnya pernah terjadi ada laporan terkait oknum dan sudah diproses. “Kalau ada hal seperti itu terjadi dengan calon anggota Polri, segera laporkan jangan berdiam diri,” pesan Bagus.

Ditambahkan Bagus, dalam penerimaan anggota Polri ini segala persyaratan dan tes tidak berbeda dengan sebelumnya. Ia menyaranan agar mempersiapkan berkas dan fisik. “Calon wajib bisa berenang. Kebanyakan calon jatuh di kesehatan karena memiliki penyakit seperti ambien dan varises,” katanya.

Bagus menegaskan, bagi peserta yang berusaha menggunakan sponsor atau koneksi dengan menelepon, atau mengirim surat ke panitia dan pejabat berwenang, maka secara langsung akan didiskualifikasi. Penerimaan calon anggota Korps Bhayangkara tahun 2017 ini dibuka selama satu bulan sejak 14 Maret hingga 15 April 2017.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel: Pemisahan Polda Kalsel dan Polda Kalteng Demi Efektifitas dan Efisiensi

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

mapolda kalselTanggal 23 Maret ini adalah sejarah pertama kalinya Polda Kalsel dipisahkan dari Polda Kalteng. Sebelumnya 22 tahun silam kedua Polda tersebut digabung jadi satu, namanya Polda Kalselteng.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, pimpinan Kepolisian di daerah-daerah termasuk di Kalimantan memanfaatkan momentum Proklamasi untuk melepaskan diri dari kekuasaan penjajah Jepang yang saat itu masih berkuasa. Polisi di daerah Kalimantan menyatakan mereka sebagai bagian dari Polisi RI.

Untuk ikut serta dalam perjuangan membela kemerdekaan RI, kemudian disusunlah persatuan-persatuan kepolisian. Di wilayah Kalimantan terbagi menjadi beberapa keresidenan, yaitu meliputi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Ketika Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) bubar pada tanggal 17 Agustus 1950, akhirnya terbentuklah negara kesatuan Republik Indonesia (RI). Kalimantan waktu itu hanya ada satu provinsi dan pusatnya di Banjarmasin. Dan ini membawahi kepolisian keresidenan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Sedangkan Kalimantan Tengah baru terbentuk menjadi keresidenan atau provinsi secara resmi baru tahun 1957 atau 12 tahun setelah Indonesia merdeka.

Keberadaan Polda Kalselteng awalnya didasarkan pada keputusan Menhankam/Pangab Nomor KEP/B/13/IV/1974 tanggal 24 April 1974 tentang Penyusunan Kembali Komando Daerah Kepolisian (Polda, Red) di Sumatera Selatan, Kalimantan Tenggara dan Nusa Tenggara serta penentuan kode baru bagi komdak-komdak dimaksud. Kemudian realisasinya dalam wujud likuidasi (perubahan/penggabungan komdak XII/Kalteng dan Komdak XIII/Kalsel menjadi Komdak XIII Kalimantan Tenggara atau Polda Kalselteng.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto, Selasa (21/3) kemarin menjelaskan pertimbangannya kenapa Polda tersebut dipisahkan. Tak lain karena jangkauan kawasan wilayah Kalimantan yang sangat luas. Luas Kalimantan sama dengan dua kali luas Pulau Jawa. Pemisahan membuat kontrol dari pimpinan bisa lebih efisien.
Di daerah Jawa saja sebut pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ada lima Polda. Sementara wilayah Kalimantan saat itu yang notabenenya mempunyai wilayah yang sangat luas hanya memiliki satu Polda. “Yang cukup mengherankan meskipun polda pertama kali di wilayah Kalimantan ada di Banjarmasin, tapi pemimpinnya baru bintang satu,” katanya.
Semenjak likuidasi itu, Komdak XIII/Kalra meliputi dua wilayah yakni Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah dengan Komdak berstatus tipe B. Pimpinan Komdak waktu itu sebutannya Kepala Daerah Polisi (Kadapol) XIII/Kalra adalah seorang perwira tinggi berpangkat bintang satu (Brigadir Jenderal Polisi).
Kadapol XII/Kalteng terakhir adalah Kolonel Polisi Raharjo sedangkan Kadapol XIII/Kalsel Brigjen Pol Imam Bachri. Sedangkan Kadapol XIII/Kalra yang pertama adalah Brigjen Pol R Hardono.

Latar belakang likuidasi pada tahun 1974 itu adalah berdasarkan berbagai pertimbangan yang sifatnya strategis mengacu pada Renstra Hankam/ABRI yang titik beratnya pada masa itu adalah pembangunan bidang ekonomi dan upaya yang terus menerus untuk memantapkan stabilitas kamtibmas guna menunjang dan menjamin kelangsungan dan kelancaran serta keberhasilan pembangunan nasional disegala bidang.

Sedangkan latar belakang validasi Polri dan likuidasi Polda Kalselteng dan pembentukan Polda Kalsel dan Polda Kalteng berdasarkan keputusan panglima ABRI Nomor KEP/11/X/1992 tanggal 5 Oktober 1992. Adapun sasarannya adalah penyesuaian pokok-pokok prosedur dan organisasi Polri dan disusul dengan keputusan Panglima ABRI Nomor KEP/06/V/1994 tanggal 10 Mei 1994 tentang pembentukan dan pengesahan Polda Kalsel, Polda Kalteng, Polda Sulut dan Polda Sulteng.

Likuidasi Polda Kalselteng menjadi Polda Kalsel dan Polda Kalteng realisasinya dilaksanakan di Tahun Anggaran 1994/1998. Ini sesuai pula dengan kebutuhan dan perkembangan organisasi Polri yang mengacu pada pesatnya pembangunan nasional disegala bidang. Pertumbuhan dan perkembangan wilayah Kalsel dan Kalteng pada masa itu sangat bagus.

Sebutan Polda Kalselteng yang dimulai dengan adanya reorganisasi Polri tahun 1984 itu keberadaannya telah menjadi bagian dari sejarah pertumbuhan dan perkembangan Polri di Kalsel dan Kalteng. Dari perjalanan sejarah pertumbuhan kepolisian di Kalsel maupun Kalteng yang sempat mengalami dua kali likuidasi sejak 23 Maret 1995 Kepolisian Daerah Kalsel tetap bermarkas di Banjarmasin.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Senam Pagi Bersama Polresta Banjarmasin PNS dan Masyarakat Jadi Ajang Silahturahmi

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

senam-pagi-di-balai-kota-banjarmasin_20170324_075310Masih pagi, halaman Balai Kota Banjarmasin di Jalan Martadinata No 1, Banjarmasin, dipenuhi peserta senam pagi yang di hadiri anggota Polresta Banjarmasin dan para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemko Banjarmasin serta warga sekitar Jalan RE Martadinata dan sekitarnya, Jumat (24/3).
Tidak hanya aparat pemerintahan dan aparat negara, senam pagi itu juga diikuti oleh masyarakat kota Banjarmasin.
Para peserta senam akan dipandu oleh Tim sanggar Monika dalam gerakan senam Banjar, aerobik dan dangdut.
“Senamnya itu senam banjar, aerobik, dangdut, kalau zumba masih belum tau entah ada atau tidak,” ujar Nisa satu diantara anggota senam.
Menurut Nisa kegjiatan senam bersama ini diharapkan menjadi perekat dan silahturahmi antar warga masyarakat dan Polri. “Kami sangat senang senam bisa dihadiri anggota Polri dan warga,” katanya.

24/03/2017 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 202
  • 203
  • 204
  • 205
  • 206
  • …
  • 383

Cari

Berita Terkini

  • Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
  • Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
  • Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
  • Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip