
Berdasarkan informasi dari Kasat Pol Air Polres Tanah Laut Iptu Dading Kalbu Adie ST, pada saat kedua tongkang yang bermuatan batubara ditambatkan berdekatan di pinggiran Sungai Muara Kintap namun ditinggal oleh ke dua TB yang membawa dan tanpa pengawasan sehingga pada saat arus air sungai kencang dan diduga tali penambat putus dan mengakibatkan kedua tongkang hanyut dibawa arus air sungai dari arah hulu sungai menuju ke arah hilir sungai (menuju ke arah laut).
Sehingga mengenai kapal-kapal nelayan yang bertambat dipelabuhan-pelabuhan dipinggiran Sungai Muara Kintap, atas terjadinya kecelakaan tersebut banyak kapal nelayan dan beberapa pelabuhan yang rusak, data kapal yang mengalami rusak dan tenggelam 4 buah, rusak berat 2 buah, rusak ringan 32 buah dan 1 buah rumah milik warga juga rusak akibat terkena terjangan kapal.
Seperti diketahui peristiwa laka air tersebut terjadi Selasa (7/2/2017) sekitar pukul 02.30 Wita di alur Sungai Muara Kintap Kecamatan Kintap antara dua kapal Tongkang yang bermuatan Batu Bara yaitu kapal tongkang PACIFIK SUN 1 TB ENDEAVOR I dan kapal tongkang TERANG 01 TB PRIMA POWER 10 dengan beberapa kapal nelayan beserta satu buah rumah warga, untuk penanganan lebih lanjut sudah dilakukan oleh Ditpol Air Polda Kalsel.(dana)


















Dit Shabara Polda Kalsel rutin melakukan latihan satwa dalmas dan cak handak. Dalam menghadapi situasi yang berpotensi memunculkan massa, hal ini dilakukan untuk menghadapi dan mengendalikan massa.




