
Guna menekan angka kriminalitas, narkoba, serta masuknya faham radikalisme. Polsek Banjarmasin Tengah menggelar FGD bersama di Aula kantor Kelurahan Kertak
Baru Ilir,Kec.Bjm Tengah. Undangan yang Hadir yakni, Lurah Kel Kertak Baru, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Toloh Agama/Tokoh Masyarakat. Yang diikuti kurang lebih 60 orang.
Uncategorized
Polsek Martapura Kota Sambangi SMPN 8 Cindai Alus Sosialisasi Bahaya Narkoba

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Martapura Kota saat memberikan penyuluhan terkait bahaya narkoba dan kenakalan remaja di SMPN 8 Cindai Alus Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar.
Meski suasana hujan mengguyur kawasan Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar Kalsel, Senin (23/1/2017) jelang siang, tak menyurutkan semangat siswa SMPN 8 Cindai Alus mengikuti kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Martapura.
Antusias yang hadir pun cukup tinggi. Sebanyak 243 murid, tampak serius mengikuti kegiatan tersebut.
Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Martapura Kota, Aiptu M Imam Hambali didampingi Bhabinkamtibmas Cindai Alus, Bripka H Benny Irawan, SH mengatakan penyuluhan yang diberikan menindaklanjuti dan mengantisipasi maraknya kenakalan remaja saat ini.
Pemakaian narkoba seperti obat-obatan terlarang zenith, lem fox, miras atau pun lainnya agar para siswa atau remaja dapat menjauhinya.
Selain itu, hal lain yang juga perlu diperhatikan remaja mestinya tidak melakukan perbuatan menyimpang lainnya seperti pergaulan bebas. Berkenaan dengan ini peran orangtua dan guru sangat dibutuhkan guna membina dan membimbing putra-putrinya.
“Sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya pelajar harus giat belajar. Isi dengan kegiatan hal yang positif dan jauhi hal-hal yang menyimpang seperti pergaulan bebas, penggunaan obatan terlarang seperti pemakaian obat batuk Komix yang berlebihan, lem fox, zenith dan jenis narkoba lainnya yang bersifat memabukkan. Karena itu dapat merusak otak pemakainya,” terang Bhabinkamtibmas Cindai Alus, Bripka Benny.
Polsek Kertak Hanyar Tertibkan Kendaraan Parkir di Bahu Jalan

Banyaknya para pedagang yang berjualan di bahu Jalan A Yani Kilometer 7,300 Kelurahan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Kalsel, Jumat (27/1/2017) pagi, membuat pengendara memarkir kendaraan di bahu jalan sembarangan.
Hal itu memicu terjadinya kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut.Untuk mengantisipasi kondisi itu, anggota unit lantas Polsek Kertak Hanyar menggunakan unit pick up Lantasnya melakukan imbauan terhadap pengunjung pasar.
“Para pengunjung yang motornya parkir sembarangan harap diminggirkan. Jangan parkir di pinggir jalan,” imbaunya menggunakan alat pengeras suara yang berasal dari unit lantas berjenis pick up.
Ayo Mendaftar! Polri Buka Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana Tahun 2017
Polri kembali membuka kesempatan putra-putri di Indonesia yang ingin menjadi anggota Polri, dari Sumber Sarjana tahun 2017. Bagi yang berminat silahkan mendaftarkan diri secara online www.penerimaan.polri.go.id Prodi yang dibutuhkan :
S2 PROFESI KEDOKTERAN FORENSIK
S2 PROFESI PSIKOLOGI
S1 PROFESI KEDOKTERAN UMUM
S1 PROFESI KEDOKTERAN GIGI
S1 DESAIN GRAFIS
S1 HUBUNGAN INTERNASIONAL
S1 HUKUM PIDANA
S1 ILMU KOMUNIKASI (JURNALISTIK)
S1 ILMU KOMUNIKASI (PUBLIC RELATION)
S1 ILMU SEJARAH
S1 KURIKULUM PENDIDIKAN
S1 SISTEM INFORMASI
S1 SENI MUSIK
S1 PSIKOLOGI
S1 TEKNIK INFORMATIKA
S1 TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN JARINGAN)
S1 TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN SISTEM MULTIMEDIA)
S1 TEKNIK ELEKTRO
S1 TEKNIK SIPIL
S1 TEKNIK TELEKOMUNIKASI
S1 TEKNIK NUKLIR
S1 TEKNIK METALURGI
S1 TEKNIK KIMIA
D-IV SANDI NEGARA
D-IV AHLI NAUTIKA TK. III
Persyaratan Umum :
Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa;
setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun;
sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan minimal setingkat RSUD);
tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK);
berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian;
Persyaratan Khusus :
pria dan wanita belum pernah menjadi anggota Polri;
berijazah :
S2 sesuai dengan prodi yang dibutuhkan diatas;
S1 sesuai dengan prodi yang dibutuhkan diatas;
D-IV Ahli Nautika Tk. III (wajib memiliki ijazah Ahli Nautika Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia)
bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi A dengan IPK minimal 2,75 dan bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi B dengan IPK minimal 3,00 (terdaftar di BAN-PT);
wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik;
bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi;
umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan SIPSS T.A. 2017 :
maksimal 36 (tiga puluh enam) tahun untuk S-2 Profesi;
maksimal 29 (dua puluh sembilan) tahun untuk S-1 Profesi;
maksimal 26 (dua puluh enam) tahun untuk S-1/D-IV;
tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) :
pria : 160 (seratus enam puluh) cm
wanita : 155 (seratus lima puluh lima) cm
belum pernah menikah (belum pernah hamil/melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan, khusus S-2 Profesi diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak/hamil selama pendidikan pembentukan;
mampu mengoperasionalkan komputer dibuktikan dengan sertifikat/ijasah;
bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri;
tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;
mendapat persetujuan dari instansi yang bersangkutan bagi yang sudah bekerja dan pernyataan berhenti dengan hormat bila lulus seleksi dan terpilih masuk pendidikan pembentukan Polri;
khusus untuk Prodi Kedokteran :
Dokter Spesialis menyertakan ijasah dokter spesialis;
Dokter umum wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif;
Dokter gigi menyertakan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif;
mengikuti dan lulus pemeriksaan dan pengujian sebagai berikut :
Tingkat daerah dengan sistem gugur meliputi :
pemeriksaan administrasi;
pemeriksaan kesehatan tahap I;
pemeriksaan psikologi tertulis;
pemeriksaan kesehatan tahap II;
Tingkat pusat dengan sistem gugur meliputi :
pemeriksaan administrasi;
pemeriksaan kesehatan termasuk Kesehatan jiwa;
pemeriksaan psikologi wawancara;
pemeriksaan PMK (Penelusuran Mental Kepribadian);
Uji Akademik menggunakan Computer Assisted Test (CAT) meliputi :
Tes Potensi AKademik
TOEFL
Uji Kompetensi (praktek keahlian sesuai profesi/Prodi);
pemeriksaan dan pengujian kemampuan jasmani;
Sidang Penetapan Kelulusan Akhir
Bid Penmas Polda Kalsel Kenalkan Remaja SMAN 7 Banjarmasin Tentang Hoax, Radikalisme dan Terorisme



Bid Penmas Polda Kalsel yang dipimpin Kasubbid Penmas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani menggelar sosialisasi/penerangan masyarakat terhadap siswa-siswi pelajar SMAN 7 Banjarmasin, bertempat di Aula SMAN 7 Banjarmasin, Jum’at, (27/1/2017) pukul 08.00-09.45 Wita.
Pada kesempatan itu Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani didampingi anggota Subbid Penmas Bid Humas Polda Kalsel selaku narasumber menyampaikan kepada siswa-siswi yang hadir pada kegiatan itu yakni kelas 12 dan kelas 13 SMAN 7 Banjarmasin mengenai HOAX (berita bohong, red), serta Radikalisme dan Terorisme.
Para siswa-siswi SMAN 7 Banjarmasin sangat antusias dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Polda Kalsel dalam hal ini Bid Penmas Humas Polda Kalsel bekerjasama dengan SMAN 7 Banjarmasin tersebut. Bahkan para siswa-siswi SMAN 7 Banjarmasin pun tidak malu-malu bertanya kepada para narasumber.
Diakhir pertemuan Kasubbid Penmas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani memberikan cinderamata kepada perwakilan sekolah SMAN 7 Banjarmasin, sebagai tanda kerjasama sekaligus berfoto bersama.(dana)





Polsek Banjarbaru Barat ke TKP Periksa Kematian Pengunjung Eks Lokasisasi Pembatuan
Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Berlian Hartono mengatakan, dari pemeriksaan awal di TKP tidak ditemukan bekas tindak kekerasan. Ataupun juga ciri kematian yang mengundang kecurigaan.
“Dari hasil visum, perkiraan kematian karena sakit. Almarhum rupanya punya riwayat penyakit jantung, ada penyakit hati juga. Dari keterangan keluarga ia memang masih dalam masa pengobatan,” jelas Kompol Berlian.
Seorang pengunjung rumah pijat di Batu Besi, kawasan eks lokalisasi Pembatuan, mati mendadak kemarin (21/1) sekitar jam 12 siang. Dari hasil visum, tak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban.
Korban atas nama Rh, 39 tahun, warga Banjarmasin. Dari penuturan Landu Rescue yang berada di TKP, saat ditemukan korban berada di dalam kamar tidur. Terbujur di atas kasur, mengenakan celana jins.
Saat ditemukan, bawaan korban juga lengkap, tak ada yang hilang. Isi dompet masih utuh. Termasuk juga dua telepon seluler, hanya satu yang dalam kondisi aktif.
Anggota badan jenazah juga belum kaku, artinya jarak antara penemuan dan waktu kematian belum lama. Korban lalu diangkut mobil ambulan Landu Rescue ke kamar mayat Rumah Sakit Idaman di Jalan Trikora untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Tak lama, keluarga jenazah pun berdatangan. Namun, keluarga menolak memberi keterangan kepada awak media, alasannya malu. Mereka hanya menegaskan kematian berlangsung wajar, tak ada yang aneh-aneh.

MELANTIK: Ketua Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Kalimantan Selatan Kombos Pol (Purn) H Dance M Arsa, melantik sekaligus mengukuhkan Pengurus PP Polri Cabang Tanah Bumbu di Rupatama Polres Tanah Bumbu, Rabu (25/1).
Bupati Tanbu Mardani H Maming berharap PP Polri dapat memberikan dukungan kepada pemerintah daerah. Selain itu, ikut berpartisipasi aktif dalam pengamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Sebagaimana diketahui Persatuan Purnawirawan (PP) Polri adalah wadah perjuangan bagi keluarga besar purnawirawan Polri untuk melanjutkan pengabdiannya kepada bangsa dan negara serta daerah,” jelas bupati melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Mustaing dalam acara pengukuhan PP Polri Cabang Tanah Bumbu di Rupatama Polres Tanah Bumbu, Rabu (25/1).
Pelantikan dan pengukuhan pengurus PP Polri Cabang Tanah Bumbu dilakukan oleh Ketua Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Kalimantan Selatan Kombos Pol (Purn) H Dance M Arsa.
Mardani menambahkan, pemerintah daerah sangat bangga melihat purnawirawan yang sampai saat ini tetap memiliki semangat tinggi dalam memupuk persaudaraan, kerjasama dan menjaga kekompakan.
“Biarpun sudah purna tugas tapi tetap saling berhubungan, saling bersilaturahmi dan saling tukar informasi,” katanya.
Menurutnya, semangat ini hendaknya tetap dijaga, agar tidak saja dapat membantu Polri dalam bidang Kamtibmas di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, akan tetapi saran dan masukan positif sangat dibutuhkan pemerintah daerah dalam rangka turut mendorong dan mendukung kemajuan serta keberhasilan pembangunan di Bumi Bersujud.
“Hal terpenting bentuk dukungan yang nyata dalam mensukseskan pembangunan daerah adalah saling menciptakan rasa aman dilingkungan sendiri, sehingga peran PP Polri sendiri tetap menjadi tauladan berkelanjutan, meskipun sudah purna bhakti,” terang bupati.
Sopir Ambulans Tabrak Ibu Muda di Loktabat Diminta Serahkan Diri

TERGUNCANG – Jaiz (33) memeluk putranya, Rafif (4) di teras kamar mayat Rumah Sakit Idaman. Ibu Rafif menjadi korban tabrak lari di Jalan Ahmad Yani km 32, kemarin pagi. Mobil ambulan yang kabur tersebut masih dalam pelacakan.
Sopir ambulan yang menabrak korban Hermala ibu umah tangga hingga menyebabkan meninggal duni, diharapkan segera menyerahkan diri. Dimana mobil ambulans yang melaju dari arah Banjarbaru menuju Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani kilometer 32. Tepatnya di putar balik seberang Kolam Renang Antasari, Loktabat. Diharapkan segera menyeahkan diri.
Akibat dari peristiwa ini menyebabkan Muhammad Rafif, 4 tahun, kehilangan ibu, sementara ayahnya Ahmad Jaiz, 33 tahun, terus menangis. Pemandangan yang mengguncangkan hati itu tampak di teras kamar mayat Rumah Sakit Idaman, kemarin (25/1).
Ibu Rafif, Hermala menjadi korban tabrak lari. Perempuan 30 tahun itu ditabrak mobil ambulan yang melaju dari arah Banjarbaru menuju Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani kilometer 32. Tepatnya di putar balik seberang Kolam Renang Antasari, Loktabat.
Kecelakaan terjadi sekitar jam 6 pagi. Saat Banjarbaru masih diguyur hujan. Menurut keterangan warga sekitar, Hermala yang mengendarai motor bebek dengan nomor polisi DA 4667 CW sempat terseret sejauh 10 meter. Korban menderita luka berat dari pinggul sampai kaki bagian kanan.
Ambulan itu hanya menyalakan lampu sirine, tanpa bunyi peringatan. Warga pun sempat menghalangi ambulan tersebut. Tapi sang sopir ngotot melarikan diri. Tak ada saksi mata yang berani memastikan nomor polisi atau dari rumah sakit mana ambulan tersebut.
“Pastinya jenis APV terbaru,” kata Bowo, relawan Landu Rescue. Jaiz kebetulan anggota PMK (Pemadam Kebakaran) Pasar Bauntung. Lewat jaringan radio, PMK di Banjarmasin segera dikabari untuk melacak ambulan tersebut.
Karena Jaiz masih syok, sang kakak lah yang banyak bercerita. “Setelah ditabrak Hermala masih bernafas. Ia meninggal dunia ketika masih dalam perjalanan menuju rumah sakit,” kata Budi yang juga anggota UPTD Damkar Pemko Banjarbaru.
Hermala sehari-harinya membuka warung kelontongan. Ia tinggal di Perumahan Seribu, Cindai Alus. Sementara suaminya bekerja di pertambangan di Rantau, Kabupaten Tabin. Diduga, Hermala bersepeda motor untuk berbelanja barang dagangan.
“Saat informasi itu sampai, Rafif dikunci di dalam rumah main Playstation. Tidak mudah menyampaikan kabar duka seperti ini pada anak kecil,” imbuh Budi. Hingga berita ini ditulis, identitas sopir dan mobil penabrak itu belum juga ditemukan.
Dit Sabhara Polda Kalsel Latih Personel Giat Peningkatan Kemampuan, Ketrampilan SAR/LONGMAT dan Penggunaan Peralatan SAR

Personel Dit Sabhara Polda Kalsel melakukan latihan rutin peningkatan kemampuan dan ketrampilan SAR/LONGMAT dan penggunaan peralatan SAR, bertempat di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin Banjarmasin, Jumat (27/1/2017) pukul 08.00 wita.
Latihan SAR ini diikuti oleh peserta dari personel Dit Sabhara Polda Kalsel berjumlah 30 orang dan melibatkan tenaga pelatih dari Dit Polair Polda Kalsel sebanyak 5 orang. Dimana latihan personel oleh DIt Sabhara ini berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak 24-27 Januari 2017, adapun latihan ini dalam rangka kesiapsiagaan Personel Polri dalam penanggulangan bencana alam.
Kegiatan ini dilakukan dalam menyikapi cuaca saat ini tidak menentu bisa terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir, longsor, angin beliung dan bencana lainnya.
Diharapkan personel Dit Sabhara Polda Kalsel siap membantu masyarakat apabila terjadi musibah.
Pelaksanaan latihan SAR ini langsung diawasi dan diarahkan oleh Dir Sabhara Polda Kalsel Kombes Pol Drs Muhamat Khosim, M.Hum, agar kegiatan latihan ini dapat meningkatkan kemampuan personel Sabhara di Bidang SAR/LONGMAT lebih trampil.(dana)

Sat Polair Polres HSU Giat Binluh ke SMAN 1 Pemanggir

Anggota Sat Polair Polres HSU Kamis (26/1/2017) pukul 09.30 wita mendatangi SMAN 1 Pemanggir.
Dalam kunjungan itu di pimpin KBO Sat Polair Polres HSU melaksanakan binluh tentang Penyalahgununaan Narkoba dan Kenakalan Remaja di SMAN 1 Paminggir.
Dimana sebelumnya Sat Polair Polres HSU lebih dulu bekoordinasi dengan pihak sekolah yang pada saat itu di terima langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Pemanggir.
Pada kesempatan tersebut pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan sangat berharap kegiatan tersebut berkesinambungan sehingga siswa SMAN 1 Pemanggir dapat pembinaan dan adanya kerjasama antara Sat Polair Polres HSU dan pihak sekolah.
Pada kegiatan binluh tersebut para siswa menyimak dengan seksama dan ada beberapa orang yang mengajukan pertanyaan.(dana)
