
Setelah dilakukan pencarian kurang dari tujuh hari oleh Tim SAR gabungan Basarnas, Satpolair, kepolisian daerah setempat dan dibantu Polda Kalsel, akhirnya penumpang speedboat yang hilang kontak saat menjelang pergantian tahun di perairan Samber Gelap Kotabaru telah ditemukan dan hal ini tentunya melegakan dan menjadi kabar bahagia khususnya bagi keluarga korban.
Seperti diketahui speedboat tersebut hilang di perairan Kotabaru, ketika berangkat dari Sarang Tiung, Kotabaru, tanggal 31 Desember 2016 pukul 16.00 wita dan diperkirakan harusnya sampai pukul 19.30 wita, tapi sampai pukul 23.00 wita tak kunjung ada kabar.
Adapun korban speedboat hilang yang berhasil ditemukan berjumlah enam orang yakni : Abdurahman (Operator speed), Alvian, (25 tahun, alamat Jln A.Yani Km.38 Martapura), H.Alan (28 tahun, alamat Jln. Sekumpul Martapura), Hendra (40 tahun, alamat Banjarbaru), M.Fahdi (32 tahun, alamat Jln Tunggul orang Martapura), M.Endi (32 tahun, alamat Jln, Sekumpul Martapura).
Para korban pun diterima oleh Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Agus Praptop, ST dan Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto, Sik,MM disaksikan juga Kabag Ops Polres Kotabaru Kompol Joseph Edward Purba, SIK, Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP John Louis Letedara, SIK, Kasat Lantas Polres Kotabaru AKP Alvian, Kasat Polair Polres Kotabaru AKP Tony Hartono, SE, Kepala Kesehatan Pelabuhan Wilker Kotabaru H. Abd Samad, SKM,MM, Perwakilan KSOP Kotabaru Eka Riyani, Kepala Kantor SAR Banjarmasin Abram Benyamin Kolimun, SE, MSi serta para kerabat dan keluarga korban.
Sebelumnya tanggal 4 Januari 2016 pukul 20.30 wita enam korban speedboat hilang, lebih dulu tiba dengan menggunakan Kal Kelambau yang dipimpin oleh Kapten Laut Mauludin di PPIS (Pelabuhan Pendaratan Ikan Saijaan) beralamat Jln. Raya Stagen Kec. Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.
Para korban langsung di dampingi oleh 4 Dokter dari Dinas Kesehatan Kotabaru untuk proses pemeriksa terhadap para korban, keempat dokter itu yakni Dr. Aswin Febria, Dr. Deni Anugrah, Dr. Hera dan Dr. M.Iqbal.










