

Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Ade R Suhendi memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Alih Golongan (SAG) dari Bintara ke Perwira Polri tahun ajaran 2016 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kota Banjarbaru, Selasa (20/12/2016) pagi.Pendidikan Alih Golongan dari Bintara ke Perwira Polri tahun ajaran 2016, sebanyak 110 bintara dari Polda Kalsel menjalani pendidikan di SPN Banjarbaru selama 1 bulan. Jumlah totalyang mengikuti SAG yakni, 3.998 orang.
Dalam amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol Moechgiyarto.Kapolda yang dibacakan Irwasda Polda Kalsel menuturkan, upacara penutupan pendidikan ini merupakan pertanda telah berakhirnya seluruh rangkaian program pendidikan dan pelatihan yang berlangsung selama 1 bulan, yang dilaksanakan di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi dan seluruh SPN jajaran Polda.
“Dengan jumlah peserta didik sebanyak 3.998 orang. Program pendidikan dan pelatihan yang telah diberikan kepada para calon perwira ini, merupakan tahapan dan aspek penting sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang mempu melakukan perubahan mindset dan kulturset,” tuturnya.
Lanjutnya, selain itu juga dapat merubah cara pandang dari perilaku negatif menjadi perilaku positif, serta dari penguasa menjadi pelayan masyarakat, sehingga dalam kehidupan sehari-hari mampu menjadi suri tauladan baik dalam penampilan, tutur kata maupun dalam berperilaku dan profesional dalam melaksanakan tugas, sehingga memiliki integritas, dedikasi dan etos kerja tinggi.
“Sebagai manager atau penyelia tingkat pertama di lapangan (first line supervisor). Saudara dituntut untuk mampu menjadi jembatan bagi pimpinan dan bawahan, merupakan pimpinan yang terdekat dengan bawahan,” ujarnya.
Menjadi pimpinan tingkat dasar yang mampu memberikan motivasi dan menggerakkan bawahan, adaptif terhadap perubahan, mampu menterjemahkan tugas pokok menjadi kegiatan operasional harian serta mampu mengawasi dan mengendalikan tugas anggota di lapangan.
Serta menjadi kunci sukses jalannya manajemen, sehingga optimal dalam melaksanakan tugas pokok Polri, yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.
“Dalam memeilihara keamanan dan ketertiban masyarakat, saudara harus mengedepankan upaya pencegahan dengan mengoptimalkan fungsi preemtif edukatif (pendekatan sosial dan penyuluhan), dalam rangka menumbuhkan kesadaran hukum bagi masyarakat,” sambungnya.












