Sekilas Info
Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Pokok Di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas HET
Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Uncategorized

Irwasda Polda Kalsel Pimpin Upacara Penutupan Pendidikan Alih Golongan dari 110 Bintara ke Perwira

oleh Humas Polda Kalsel 20/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

suhendi1

suhendi2
Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Ade R Suhendi memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Alih Golongan (SAG) dari Bintara ke Perwira Polri tahun ajaran 2016 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kota Banjarbaru, Selasa (20/12/2016) pagi.Pendidikan Alih Golongan dari Bintara ke Perwira Polri tahun ajaran 2016, sebanyak 110 bintara  dari Polda Kalsel menjalani pendidikan di SPN Banjarbaru selama 1 bulan. Jumlah totalyang mengikuti SAG yakni, 3.998 orang.

Dalam amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol Moechgiyarto.Kapolda yang dibacakan Irwasda Polda Kalsel menuturkan, upacara penutupan pendidikan ini merupakan pertanda telah berakhirnya seluruh rangkaian program pendidikan dan pelatihan yang berlangsung selama 1 bulan, yang dilaksanakan di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi dan seluruh SPN jajaran Polda.

“Dengan jumlah peserta didik sebanyak 3.998 orang. Program pendidikan dan pelatihan yang telah diberikan kepada para calon perwira ini, merupakan tahapan dan aspek penting sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang mempu melakukan perubahan mindset dan kulturset,” tuturnya.

Lanjutnya, selain itu juga dapat merubah cara pandang dari perilaku negatif menjadi perilaku positif, serta dari penguasa menjadi pelayan masyarakat, sehingga dalam kehidupan sehari-hari mampu menjadi suri tauladan baik dalam penampilan, tutur kata maupun dalam berperilaku dan profesional dalam melaksanakan tugas, sehingga memiliki integritas, dedikasi dan etos kerja tinggi.

“Sebagai manager atau penyelia tingkat pertama di lapangan (first line supervisor). Saudara dituntut untuk mampu menjadi jembatan bagi pimpinan dan bawahan, merupakan pimpinan yang terdekat dengan bawahan,” ujarnya.

Menjadi pimpinan tingkat dasar yang mampu memberikan motivasi dan menggerakkan bawahan, adaptif terhadap perubahan, mampu menterjemahkan tugas pokok menjadi kegiatan operasional harian serta mampu mengawasi dan mengendalikan tugas anggota di lapangan.

Serta menjadi kunci sukses jalannya manajemen, sehingga optimal dalam melaksanakan tugas pokok Polri, yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.

“Dalam memeilihara keamanan dan ketertiban masyarakat, saudara harus mengedepankan upaya pencegahan dengan mengoptimalkan fungsi preemtif edukatif (pendekatan sosial dan penyuluhan), dalam rangka menumbuhkan kesadaran hukum bagi masyarakat,” sambungnya.

20/12/2016 0 komentar-komentar

Cara Medapatkan SIM Baru Online yang Diluncurkan oleh Polri

oleh Humas Polda Kalsel 19/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

e-samsat

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meluncurkan pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) baru secara online. Untuk mendapatkan SIM secara online ini warga harus memenuhi beberapa syarat. Dimanan pemohon harus memiliki e-KTP, selanjutnya pembuatan SIM bisa dilakukan dimana saja.

Bagi pemohon SIM, yang dilakukan pertama adalah pemohon melakukan pendaftaran melalui Web Registrasi SIM Online yaitu http://sim.korlantas.polri.go.id.

Kedua, pemohon melakukan pembayaran melalui teller, ATM, EDC BRI. Ketiga, datang ke lokasi Satpas, Gerai SIM Keliling yang telah dipilih saat registrasi melalui website.

Keempat, pihak kepolisian akan mengecek data yang dimasukkan di website. Kelima, jika data cocok langsung dilakukan identifikasi dan verifikasi (pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan).

Keenam, pemohon akan menjalani ujian teori dan praktik seperti halnya pada pembuatan SIM baru konvensional. Ketujuh, jika lulus ujian, SIM diterbitkan. (Baca panduan SIM Online di link ini)

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, pembuatan SIM online selama ini memang sudah ada, namun itu hanya untuk perpanjangan SIM saja.

“Yang belum ada ialah membuat SIM baru dengan cara online. Tapi dengan e-KTP maka pemohon bisa memasukkan data, apply di mana saja di seluruh di Indonesia,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di SatPas SIM Jakarta Barat, Jumat (16-12-2016).

Kapolri berharap, dengan adanya pembuatan SIM baru secara online ini warga tidak perlu lagi repot-repot untuk pulang kampung dulu untuk mendapatkan SIM baru.

“Enggak perlu lagi yang punya KTP Papua pulang kampung dulu, Untuk bikin SIM baru ini bisa dilakukan di seluruh Indonesia,” jelas Tito Karnavian.

Selain itu Kapori juga berharap dengan adanya pembuatan SIM baru sistem online ini bisa menghilangkan praktik percaloan. “Dengan adanya online calo-calo berkurang saya nggak bilang hilang tapi berkurang cukup jauh,” ungkaop Tito.

Selain meluncurkan layanan elektoronik berupa SIM online, Polri juga hari ini meluncurkan e-Tilang dan e-Samsat.

19/12/2016 0 komentar-komentar

Kasubbid Penmas Humas Polda Kalsel Narasumber FGD Bersama Tokoh Masyarakat Kota Banjarbaru

oleh Humas Polda Kalsel 16/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

fgd1 fgd3 fgdok

Kasubbid Penmas Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani menajdi salah satu narasumber Focus Group Discussion (FGD) bersama para tokoh masyarakat/pemuda Kota Banjarbaru. FGD mengambil tema pencegahan pafam radikalisme dan aksi teror.  Hadir pada acara tersebut perwakilan dari TNI AD, pemda, dan LSM/OKP.

Penyebaran radikalisame dan terorisme jadi perhatian serius pemerintah. Dari sekian upaya untuk membendung penyebaran paham tersebut, mencegah adalah upaya paling efektif.

Mencegah jelas lebih baik untuk menanggulangi terorisme yang berkedok agama, dibandingkan harus menyembuhkan. Dari sisi agama, ada beberapa langkah yang dapat menangkal propaganda radikalisme terorisme tersebut.

Langkah itu, antara lain untuk meluruskan pemahaman ajaran agama dan menghindari kekeliruan yang sering terjadi. Tokoh agama dan tokoh masyarakat harus saling bekerjasama untuk menangkal paham ini. Juga melakukan pencegahan dari dalam umat beragama sehingga benih-benih itu tidak timbul.

Apabila ada orang atau kelompok yang terjangkiti paham radikalisme, hendaknya dilakukan pendekatan keagamaan secara simpatik, sehingga dapat menyadarkan kelompok ini. Perlu juga diadakan ceramah dan diskusi-diskusi yang simpatik dengan kelompok-kelompok yang terkontaminasi oleh kelompok radikal.

Paham radikalisme yang mengarah pada terorisme, sebenarnya bukan masalah baru tapi telah terjadi pada awal perkembangan agama-agama dunia. Kelompok ini salah dalam memahami agama, sehingga mengarah pada radikalisme. Penyebabnya sebagian karena pemahaman agama yang sempit dan dangkal. Sebab lainnya karena menggunakan agama untuk kepentingan-kepentingan pribadi, kelompok, atau kepentingan politik.

Dengan mengatasnamakan agama, mereka meyakini akan dapat mempengaruhi banyak orang, sehingga ambisinya terwujud. Mencegahnya adalah dengan jalan memberikan pemahaman agama secara utuh, integral dan komprehensif sehingga ajaran agama itu tidak dipahami secara parsial yang mengakibatkan terjadi kesalahpahaman.

Langkah berikutnya adalah memberikan informasi kepada umat beragama agar tidak mudah diprovokasi oleh kelompok ini, sehingga rencana mereka akan gagal. Kaitannya dengan keutuhan NKRI, para penganut agama harus menyadari bahwa NKRI adalah merupakan bagian dari kehidupan beragama. Karena itu wajib dipertahankan dengan sungguh-sungguh.

Dengan demikian, kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa, dan bernegara akan menjadi tenang, dan kekacauan akan dapat dihindari dengan baik.

Paham radikal terorisme tidak bisa diselesaikan dengan cara kekerasan seperti yang dulu digunakan pemerintah Orde Baru. Sekarang pemerintaah dan negara harus hadir melindungi rakyatnya dari ancaman-ancaman yang ditimbulkan dari gerakan tersebut terutama dengan memperkuat ideologi bangsa dan ekonomi rakyat.

 

16/12/2016 0 komentar-komentar

Wakapolda Kalsel Ikuti Video Conference Bersama Kapolri Pemberlakuan E-Tilang, E-Samsat dan Sim Baru Online

oleh Humas Polda Kalsel 16/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

e-tilang-2
Wakapolda Kalsel Kombes Pol Iriyanto bersama pejabat utama mengikuti kegiatan video conference (vicon) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Aula Rupatam Polda Kalsel. Kegiatan vicon, dijelaskan soal pelaksanaan e-tilang dan e-samsat dan sim baru online yang akan diberlakukan di 16 Polda se Indonesia.

Seperti diketahui, Polri melakukan reformasi penegakan hukum di jalan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dimulai pada awal November. Mengawali reformasi penegakan hukum untuk pelanggaran lalu lintas.

Reformasi penegakan hukum dengan bukti pelanggaran (tilang), dilatarbelakangi banyak hal yang dirasakan menjadi potensi berbagai masalah antara lain; terjadinya pungli, perdebatan yang tak berujung dan saling merasa benar baik dari pelanggar ataupun penegak, penindakan secara manual tidak dapat menindak secara simultan.

Ketika terjadi pelanggaran lalu lintas, ibaratnya satu ditindak seratus yang lepas atau lolos dari tindakan. Selain itu, sistem peradilan yang berlaku sekarang dirasakan panjang dan jauh dari kondisi yang diharapkan dalam penyelesainnya yakni cepat, aman, dan nyaman. Lha kondisi tidak nyaman ini menjadi sarang calo. Sementara itu, uang denda tilang belum secara maksimal dapat dimanfaatkan sebagai investasi road safety atau keselamatan di jalan.

e-tilang-1

Bahkan yang memprihatinkan, tindakan atas pelanggaran lalu lintas itu belum dapat memberi efek untuk pencegahan terjadinya kecelakaan maupun kemacetan, memberi perlindungan pengayoman kepada pengguna jalan lainnya secara optimal dan membangun kesadaran tertib berlalu-lintas.

Reformasi penegakan hukum atas pelanggaran lalu lintas dapat dilakukan denggan mendorong masyarakat pengguna untuk membayar denda tilang dengan cepat dengan sistem apapun baik manual, online ataupun elektronik. Di pihak lain, petugas polisi dalam melakukan penindakan akan meyiapkan tiga alternatif yakni secara manual, online dan elektronik.

Sekalipun secara manual, polisi menindak dengan menulis pada lembar blanko tilang, menilai dengan membaca bar code / data-data yang ada pada dokumen pelanggar (KTP, SIM, STNK) dan mengirim info data ke bank, kejaksaan maupun pengadilan. Kedua hal ini diperkuat dengan penindakan dengan kamera digital untuk memantau pelanggaran kecepatan, parkir, main terobos traffic light dan sebagainya.

Bahwa sistem elektronik akan memerlukan proses panjang karena keterkaitan dengan berbagai pihak. Namun yang paling utama, reformasi penegakan hukum di jalan adalah dengan membantu masyarakat dapat membayar dengan mudah dan cepat tanpa melalui birokrasi yang bertele-tele. Tanpa melalui birokrasi yang bertele-tele adalah mereformasi proses penegakan hukum yang kurang manusiawi.

16/12/2016 0 komentar-komentar

Hadrah Brimob Polda Kalsel Meriahkan Maulid di Mesjid Al Muhtadin Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 15/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

hadrah-bromob
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H, yang digelar di Masjid Al Muhtadin Polda Kalsel, Kamis (15/12), pagi. Semakin semarak dan khidmat dengan hiburan musik hadrah Brimob Polda Kalsel yang membawakan syair maulid.

Hadir dalam acara tersebut, Karo Rena, Dir Binmas, Dir Sabhara, Dir Lantas Polda Kalsel serta personel di lingkungan Polda Kalsel, dalam kata sambutannya Karo Rena Kombes Pol Drs Iwan Prasodjo S, SH membacakan amanat Kapolda Kalsel mengatakan, bahwa dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini , sebagai pengayom masyarakat harus bertugas secara humanis menjadi polisi yang modern, dengan landasan nilai-nilai Ketuhanan, karena tugas Polisi kedepan semakin berat.

Selalu menjaga keimanan, menjadi Polisi baik dengan mendekati guru-guru agama untuk mencerahkan hati supaya berbuat kebaikan, tidak salah jalan dan tidak merugikan kita dalam mengemban tugas Negara.

Peringatan maulid Nabi harus bisa mengambil tema “Keteladanan akhlak dan kepemimpinan Nabi besar Muhamad SAW sebagai inspirasi revolusi mental POLRI guna mewujudkan aparatur yang bersih dan berintegritas”.

Pada puncak acara, siraman rohani dari KH Ahmad Sufian mengajak untuk merefresing, mengingatkan kembali serta meneladani tentang perilaku ketika Nabi Muhammad SAW memimpin umatnya, dan bahwa eksitensi kita hidup didunia adalah beribadah baik ibadah bersifat ritual yaitu sholat maupun ibadah ditengah-tengah masyarakat berbuat baik dengan sedekah.

15/12/2016 0 komentar-komentar

Rakorbin SDM dan PNS Polri 2016 Wujudkan Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya

oleh Humas Polda Kalsel 15/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

rakorbin-1

rakorbin-ok

 

Kegiatan rapat koordinasi dan pembinaan (rakorbin) bagi PNS dan Polri tahun 2016 di Jakarta, 14 s/d 16 Desember 2016, yang diikuti peserta dari seluruh Polda se Indonesia diharapkan para Pembina Fungsi, pengemban fungsi SDM terkait dan para Karo SDM Polda dapat menindak lanjuti hasil Rapat Kerja Pembinaan SDM ini ke dalam pelaksanaan tugas pada Satkernya masing-masing.

Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri merupakan suatu kegiatan penting bagi organisasi Polri, untuk menata dan membentuk personel Polri agar mampu melaksanakan tugas dengan baik, serta dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pencapaian organisasi Polri, sehingga Polri mampu melaksanakan tugas secara professional dengan menjunjung tinggi HAM dan supremasi hukum, transparan danakuntabel.

Kegiatan yang dilangsungkan di Jakarta ini juga diikuti Karo SDM Polda kalsel Kombes Pol Drs Joko Suharyadi MSi, Bagbinkar AKBP Arief, Bagdalpes AKBP Bagus, serta Ketua KORPRI unit Polda Kalsel Drs Hamsan ini juga bertjuan untuk mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan tugas di bidang pembinaan SDM Polri tersebut, tentunya harus dilaksanakan secara terprogram dan berkelanjutan (Sustainable) sesuai dengan kebutuhan organisasi, menuju Postur Polri yang professional, bermoral dan modern melalui kegiatan penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis;

Dalam rangka memantapkan Program Revitalisasi Polri di bidang Sumber Daya Manusia Polri yang bersih, transparan, akuntabel dan Humanis dalam mewujudkan pelayanan prima, maka diselenggarakan Rapat Koordinasi Pembinaan SDM (Rakor Bin SDM) Polri T.A. 2016.

Guna menjamin kelancaran dalam pelaksanaan Rakor Bin SDM Polri T.A 2016 dan untuk memperoleh hasil yang maksimal, maka perlu disusun buku panduan bagi panitia penyelenggara, peserta dan semua pihak yang berkepentingan, dalam kegiatan tersebut.

Rakor Bin SDM Polri TA. 2016 dilaksanakan dengan maksud untuk memberikan informasi sekaligus arahan kepada peserta Rakor Bin SDM Polri tentang tugas pokok dan fungsi SDM Polri serta hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan tugas.

Sedangkan tujuan dari pelaksanaan Rakor Bin SDM Polri adalah agar para peserta memiliki pemahaman dan persepsi yang sama tentang Kebijakan Pimpinan Polri di Bidang Pembinaan Sumber Daya Manusia Polri.

Diharapkan para Pembina Fungsi, pengemban fungsi SDM terkait dan para Karo SDM Polda dapat menindak lanjuti hasil Rapat Kerja Pembinaan SDM ini ke dalam pelaksanaan tugas pada Satkernya masing-masing.

15/12/2016 0 komentar-komentar

Keteladanan Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Muhamad SAW Inspirasi Revolusi Mental Polri

oleh Humas Polda Kalsel 15/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

maulid-2

maulid1
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H, Polda Kalsel menggelar pengajian dan ceramah agama di Masjid Al Muhtadin Polda Kalsel, Kamis (15/12), pagi.
Hadir dalam acara tersebut, Karo Rena, Dir Binmas, Dir Sabhara, Dir Lantas Polda Kalsel serta personel di lingkungan Polda Kalsel, dalam kata sambutannya Karo Rena Kombes Pol Drs Iwan Prasodjo S, SH  membacakan amanat Kapolda Kalsel mengatakan, bahwa dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini , sebagai pengayom masyarakat harus bertugas secara humanis menjadi polisi yang modern, dengan landasan nilai-nilai Ketuhanan, karena tugas Polisi kedepan semakin berat.

Selalu menjaga keimanan, menjadi Polisi baik dengan mendekati guru-guru agama untuk mencerahkan hati supaya berbuat kebaikan, tidak salah jalan dan tidak merugikan kita dalam mengemban tugas Negara.

Peringatan maulid Nabi harus bisa mengambil tema “Keteladanan akhlak dan kepemimpinan Nabi besar Muhamad SAW sebagai inspirasi revolusi mental POLRI guna mewujudkan aparatur yang bersih dan berintegritas”.

Pada puncak acara, siraman rohani dari KH Ahmad Sufian mengajak untuk merefresing, mengingatkan kembali serta meneladani tentang perilaku ketika Nabi Muhammad SAW memimpin umatnya, dan bahwa eksitensi kita hidup didunia adalah beribadah baik ibadah bersifat ritual yaitu sholat maupun ibadah ditengah-tengah masyarakat berbuat baik dengan sedekah.

15/12/2016 0 komentar-komentar

Ditsabhara Polda Kalsel Beri Penyuluhan Puluhan Tukang Parkir tak Miliki Ijin

oleh Humas Polda Kalsel 15/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
jajaran-direktorat-sabhara-polda-kalsel_20161214_203055

Jajaran Direktorat Sabhara Polda Kalsel melaksanakan razia penertiban parkir yang tak berizin, Selasa (13/12) sore hingga malam.

Jajaran Direktorat Sabhara Polda Kalsel melaksanakan razia penertiban parkir yang tak berizin, Selasa (13/12) sore hingga malam.

Dalam razia ini puluhan petugas parkir yang diduga tak berizin digelandang ke Polda Kalimantan Selatan untuk di data dan diberikan nasehat. Info diperoleh kegiatan razia ini berlangsung dari pukul 15:00 Wita hingga sekitar pukul 19:30 Wita.

Dalam razia ini petugas menyisir mulai Jalan Veteran hingga Jalan Pangeran Antasari. Disini petugas parkir yang tak memiliki izin langsung dibawa ke Polda.

Dalam razia ini puluhan tukang parkir pun dibawa petugas ke Polda Kalsel. Tak hanya itu pengelola pun dibawa untuk di data.

Direktur Sabhara Kombes M Khosim melalui Kasi Turjawali Kompol Hakim, Rabu (14/12) siang mengungkapkan razia mereka lakukan di Jalan Veteran, Jalan Kuripan, Jalan P Antasari.

“Kita mengamankan 18 orang juru parkir dan 7 orang pengelola ,” paparnya.

Dimana mereka lakukan pendataan dan legalitas parkir mereka dan membuat surat pernyataan harus resmi.
“Kita juga harap mereka menjaga situasi kemanan parkir . Tidak bikin onar dan mabuk-mabukan dan tidak memungut biaya parkir diluar ketentuan aturan yang ada,” paparnya.

15/12/2016 0 komentar-komentar

Polair Polda Kalsel Gelar Sunatan Massal hingga Sosialisasi Hukum di Batola

oleh Humas Polda Kalsel 15/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

bakti-sosial-polairud-polda-kalsel-di-tabunganen-barito-kuala_20161214_191626
Masih dalam rangkai HUT Kepolisian Perairan dan Udara ke 66 HUT ke 66, Polair Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan bakti sosial di Desa Tabakan Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala , Rabu (14/12) siang.

Dimana kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Tabunganen ini diadakan kegiatan beragam seperti sunatan massal dan lainnya. Sontak kegiatan ini disambut antusias warga Kecamatan Tabunganen,

Direktur Polair Polda Kalsel Kombes Gatot Wahyudi , Rabu ( 14/12) siang mengungakpak Polair bersama dengan PT Mitra Bahtera Segara Sejati melaksanakan kegiatan Bakti Sosial .

“Kegiatan sosial ini masih dalam rangka rangka HUT Pol Airud ke 66 ,” ucap Gatot.

Kegiatan sendiri berupa sunatan masal, pengobatan gratis , pembagian sembako, dan juga hiburan Arnavat Band.

Pada kesempatan ini Gatot mengatakan selain bakti sosial , anggota juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat untuk tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum khususnya pencurian batu bara.

15/12/2016 0 komentar-komentar

Dir Lantas Polda Kalsel: Pendidikan Lalu-lintas Mulai Diajarkan di Sekolah Lewat Pelajaran PKN

oleh Humas Polda Kalsel 15/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
dir-lantas-polda-kalsel-akbp-e-zulpan-s-ik-m-si

Dir Lantas Polda Kalsel AKBP E Zulpan SIK MSi

Pendidikan mengenai cara berlalu lintas di jalan memang masih minim diketahui oleh generasi muda. Pasalnya masih banyak anak dibawah umur yang sudah menggunakan kendaraan pribadi, selain itu tidak jarang mereka pun belum memenuhi aturan lalu lintas. Selain itu, kasus kecelakaan yang menyebabkan kematian di jalan raya angkanya terus meningkat di Kalsel. Mencermati kondisi tersebut tentu menjadi keprihatinan.

Dir Lantas Polda Kalsel AKBP E Zulpan SIK MSi menuturkan generasi muda perlu dididik sejak dini mengenai pendidikan berlalu lintas. Gayung pun bersambut, Diknas Pendidikan Kalsel ternyata merespon keinginan ini, terbukti sudah ditanda tangani MoU Dit Lantas Polda Kalsel dengan Dikna Pendidikan Kalsel untuk memasukkan pendidikan berlalu lintas di sekolah di Kalsel pada mata pelajaran PKN tahun 2016.

“Lewat pendidikan lalu lintas di sekolah bagi anak sejak usia dini, diharapkan akan memberikan gambaran dan pengetahuan akan pentingnya keselamatan di jalan raya serta tata cara ber lalu lintas yang benar. Generasi muda kita harus dibina secara terus-menerus mengenai perlunya pendidikan lalu lintas. Karena hal itu sangatlah perlu,” ungkapnya.

Pentingnya pendidikan lalu lintas terutama bagi generasi muda. “Makanya persoalan lalu lintas perlu terus disosialisasikan. Karena hanya ada dua cara untuk menertibkan lalu lintas, pertama pada tatanan hukum. Kedua adalah pada pendidikan,” tambahnya

15/12/2016 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 272
  • 273
  • 274
  • 275
  • 276
  • …
  • 383

Cari

Berita Terkini

  • Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Pokok Di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas HET
  • Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
  • Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
  • Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip