Sekilas Info
Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Pokok Di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas HET
Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Uncategorized

POLRESTA BANJARMASIN SETAHUN TANGKAP 492 PELAKU NARKOBA

oleh Humas Polda Kalsel 22/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin, selama satu tahun 2016 menangkap 492 pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di wilayah kota setempat.

“Sebanyak 492 pelaku itu terdiri atas laki-laki dan perempuan dan kebanyakan dari mereka tertangkap tangan,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin, Rabu.

Dia mengatakan, untuk jumlah pelaku laki-laki yang ditangkap sebanyak 432 orang dan pelaku perempuan sebanyak 60 orang.

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan dalam satu tahun ini diketahui untuk sabu-sabu seberat 977,79 gram dengan Laporan Polisi (LP) sebanyak 279 LP.

Terus dikatakannya, untuk barang bukti ekstasi sebanyak 203 butir dari 44 LP dan ganja seberat 15, 47 gram dari 2 LP yang diterima.

Sedangkan untuk obat berbahaya seperti Carnophen Produksi Zenith yang berhasil diamankan sebanyak 1.174.893 butir dari 6 LP.

Untuk pelaku Narkoba yang ditangkap dengan barang bukti terbanyak diketahui bernama Khairil Fadil yaitu sebanyak 15 paket seberat 192,36 gram.

“Semua kasus Narkoba yang kami tangani terus lanjut dan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tuturnya saat menggelar kaleidoskop 2016.

22/12/2016 0 komentar-komentar

Wakapolda Kalsel Pimpin Upacara Bendera Hari Ibu ke-88

oleh Humas Polda Kalsel 22/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

ibu1 ibu2

Wakapolda Kalsel Kombes Pol Iriyanto membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Upacara bendera Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-88 Tahun 2016, di halaman Mapolda Kalsel (22/12).
Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersamasama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidupnya. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan Peringatan “Mother Days” di beberapa negara di dunia. Hari Ibu di
Indonesia dilandasi oleh tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai, adil, dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Peristiwa inilah yang kemudian dijadikan sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Ibu, baik di dalam maupun luar negeri. Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus Hari Nasional bukan hari libur.

Peringatan Hari Ibu juga menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia, telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya potensial yang menentukan keberhasilan pembangunan. Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan. Perjalanan panjang selama 88 tahun, telah mengantarkan berbagai keberhasilan bagi kaum perempuan dan kaum laki-laki dalam menghadapi berbagai tantantan global dan multi dimensi, khususnya perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia.

Sementara itu di era kekinian, Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat unfuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.
 

22/12/2016 0 komentar-komentar

Polres Batola Razia Hingga Malam

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
polisi-gencar-razia-di-malam-buta-ada-apa

RAZIA: Polisi saat merazia sejumlah pemuda di malam buta.

Pengendara yang melintas di kawasan terminal Handil Bakti, Barito Kuala, dibuat kaget, Jumat (9/12) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Pasalnya, beberapa orang petugas berbaju seragam dan preman berdiri di tengah jalan yang gelap melaksanakan razia penyakit masyarakat (Pekat).

Banyak pengguna jalan dibuat kaget. Ada juga yang menerobos penjagaan, dan ada juga memalingkan arah motornya menuju kembali ke jalan Perumnas untuk menghindari razia tersebut. Karena gelap, pengendara banyak yang terkejut begitu mengetahui ada razia.

Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi malam itu, dua orang pengendara yang mencoba menerobos menuju Handil Bakti, nyaris saja jatuh dari motornya karena ditendang salah satu petugas berbaju preman yang berjaga di atas jembatan.

“Mungkin orang itu bawa obat atau barang terlarang, sehingga nekat menerobos,” ucap Kapolsek Berangas Iptu Lukman Simbolon, kepada salah satu anggotanya.

Razia dilaksanakan dalam rangka Operasi Cipta Kondisi Mantap Praja. “Sasarannya pengendara motor, barang kali ada motor-motor hasil curian dan selain itu obat-obatan terlarang,” ujar Lukman.

Ditambahkan Lukman, pihaknya memilih kawasan tembus terminal, karena salah satu pintu masuk ke Handil Bakti, Barito Kuala.
“Operasi ini dilakukan dalam rangka Pilkada Batola 2017,nanti,” ujar Lukman.

21/12/2016 0 komentar-komentar

Polresta Banjarmasin Gencarkan Razia Salon

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

razia-salon-antisipasi-warga-pembatuan-ke-banjarmasin
Demi mengantisipasi warga Pembatuan ke Banjarmasin Mapolsek Banjarmasin Tengah (Bantneg) melakukan razia salon-salon yang di duga adalah tempat plus-plus, Sabtu (17/12).

Razia yang dipimpin langsung Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Uskiansyah, mendatangi salon-salon yang ada di wilayahnya. “Kan di Pembatuan sudah ditutup, jadi kami mengantisipai jangan sampai ada warga Pembatuan ke Banjarmasin khususnya Banjarmasin Tengah,” ungkap Uskiansyah.

Dia juga menambahkan bahwa di salon-salon pijat harus sesuai dengan orangnya. “Laki-laki harus laki-laki yang melayaninya, sedangkan perempuan harus perempuan,” ungkap Kapolsek saat diwawancarai.

Dalam razia kali ini tidak ada orang yang terjaring oleh aparat kepoilisian. Ada empat salon yang dirazia. Pertama, Salon Oktavia yang langsung diberi police line, Salon Amelia, Salon Devina dan satu salon yang ada di jalan Mawar.

21/12/2016 0 komentar-komentar

Operasi Zebra Intan 2016 di Tiga Kota, Incar yang Lawan Arah

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
operasi-zebra-intan-2016

Satlantas Polres Banjar menangkap basah pengguna roda dua yang melawan arah di Kertak Hanyar, kemarin.

Operasi Zebra Intan 2016 digelar berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, lebih menekankan mencari dan menindak pengendara yang melakukan pelanggaran berpotensi kecelakaan. Salah satu yang paling diburu adalah mereka yang melawan arah dalam berkendara.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Eko Wahyuniawan melalui Baur Tilang Bripka Heriyadi mengatakan, jenis pelanggaran berpotensi kecelakaan diantaranya yaitu melawan arah. Lalu, menggunakan u-turn yang dilarang. Kemudian menggunakan ponsel saat berkendara dan melanggar lampu lalu lintas.

“Ini atensi langsung dari Polda Kalsel, agar kami lebih menekankan menindak pengendara yang melakukan pelanggaran berpotensi Laka,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk mencari pengendara yang melanggar tersebut Polres Banjarbaru lebih aktif memburu (hunting). Yaitu dengan cara menyebar anggota di titik-titik yang dianggap sering terjadi pelanggaran. “Anggota ditempatkan di lokasi-lokasi u-turn, kemudian di lampu lalu lintas. Serta di kawasan-kawasan lain yang sering ada pelanggaran, seperti di daerah Trikora,” jelasnya.

Dengan sistem hunting tersebut, Polres Banjarbaru telah menindak 40 pelanggar sejak hari pertama operasi pada 16 November. Pelanggaran terbanyak yaitu membawa muatan melebihi kapasitas, dengan 15 pelanggar yang keseluruhannya adalah kendaraan roda enam.

Kemudian, terbanyak kedua yaitu pelanggaran melawan arah dengan jumlah sembilan pelanggar. Di mana keseluruhannya adalah pengendara roda dua. “Yang roda dua ini yang biasanya bandel, sudah tahu salah malah mau kabur,” ujar Heriyadi.

Ia mengungkapkan, sebagian besar pengendara roda dua yang melakukan pelanggaran ketika ingin ditindak selalu mencoba kabur. Meski sudah dihadang di depan, pengendara malah berbelok dan melawan arah. “Untung ketika pengendara berbelok dan mencoba kabur, sudah ada petugas lain yang menghadang,” ungkapnya.

Setelah tertangkap, penggendara akan ditindak dengan cara menahan surat-suratnya. Namun, jika surat-menyurat tidak ada dengan terpaksa anggota akan membawa kendaraannya. “Tapi kebanyakan suratnya yang kami tahan, hanya ada tiga sepeda motor yang sekarang kami tahan di Mapolresta Banjarbaru,” kata Heriyadi.

Ia menuturkan, bukti tilang sendiri baru dapat diambil setelah 15 hari kemudian. Melalui sidang di Pengadilan Negeri Banjarbaru.

Di Kabupaten Banjar, operasi berjalan selama 5 hari. Satuan Lalu Lintas Polres Banjar berhasil menulis 129 surat tilang. Sebanyak 35 anggota polisi lalu lintas di lapangan selalu menerapkan razia hunting system yang sifatnya menjebak para pengguna kendaraan roda dua yang paling sering melawan arus.

Sasaran razia itu lebih banyak dilaksanakan di bagian barat Kota Martapura tepatnya Kecamatan Ketak Hanyar dan Gambut. Di sana arus lalu lintas dikenal sangat ramai dan padat dengan tingkat kecelakaan cukup tinggi.

“Setiap patroli dan melihat ada pelanggaran langsung kami setop di jalan, rata-rata tidak menggunakan helm dan melawan arus,” kata Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo melalui Kasat Lantas AKP Andhika Aris Prasetya, kemarin (21/11) siang.

Kasus melawan arah paling banyak ditemukan di Gambut dan Kertak Hanyar. dua kawasan ini termasuk jalur rawan kecelakaan, tiap pengguna kendaraan yang berani melanggar arus lalu lintas dan rambu-rambu langsung diambil tindakan di tempat. Petugas patroli hunting sistem juga menyasar mobil yang kelebihan muatan.

“Alhamdulillah, selama 5 hari operasi belum ada catatan kecelakaan lalu lintas. Harapannya, sampai berakhir operasi tidak ada kecelakaan lalu lintas yang fatal,” pungkasnya.

Di Banjarmasin, 127 pelanggar terjaring sejak 16 November lalu. Sama seperti dua kota lain, Seorang personel Satlantas Polresta Banjarmasin mengatakan pelanggaran tidak jauh berbeda.

Alasan yang diberikan bermacam-macam. “Ada yang bilang karena dekat saja perjalanan dan ada juga Karena lupa pakai helm,” ujar petugas yang namanya tak mau dikorankan.Terlepas dari itu, penindakan tetap dilakukan. Surat tilang diberikan.

21/12/2016 0 komentar-komentar

Polsek Pulau Laut Tengah Berhasil Amankan Mobil Penuh Miras

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
polsek-pulau-laut-tengah-berhasil-amankan-mobil-penuh-miras-jpeg

polsek-pulau-laut-tengah-berhasil-amankan-mobil-penuh-miras.jpeg

Laju mobil berwarna putih dari arah Kotabaru mendadak terhenti ketika melihat jajaran anggota Polsek Pulau Laut Tengah, sedang melakukan giat pengamanan menjelang hari natal dan tahun baru, Senin (19/12) malam, di depan Mako Polsek Pulau Laut Tengah.

Melihat ada yang tak beres dengan mobil yang dikemudikan, salah seorang anggota kepolisian pun menghampiri. Alhasil, berdus-dus miras jenis whisky isi 750 Ml, ditemukan di dalam mobil tersebut.

“Dua orang pengemudi kita amankan. Dan setelah dimintai keterangan, rencananya miras mau diedarkan ke daerah Batulicin kab Tanah Bumbu dengan harga Rp1juta perdus,” ujar Kapolsel Pulau Laut Tengah, Ipda Yakob Sihasale

21/12/2016 0 komentar-komentar

Dit Polair Polda Kalsel Tangkap Pencuri Batubara Karungan

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
pencuri-batubara-karungan-kepergok-polisi

TERTANGKAP – Perahu yang digunakan mencuri batubara tertangkap Ditpolair Polda Kalsel.

Sepuluh dari sebelas orang pencuri batubara karungan berhasil dicokok anggota Ditpolair Polda Kalsel, ketika beraksi diperairan Muara Banjar, Kecamatan Tanifah, Senin (12/12) sekitar pukul 23.30 Wita.

Mereka adalah Hendri (22), Latif (22), M Noor (29) dan Sukma (19), TT (13) serta Abi (19)) Subi (27) Ijam (30) dan Mamar (26) serta Bukhori Muslim (25), semuanya warga Desa Kuin Kecil, RT 4, Banjarmasin Selatan. Para pelaku dalam beraksi menggunakan dua buah kelotok (perahu bermesin) untuk memuat hasil curian dari TK Bungur yang ditarik TB MBP 3216.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Kalsel, AKBP Afebrianto Widhi N didampingi Kasi Tindak Kompol Windy Syaputra mengungkapkan lokasi pencurian terjadi pada posisi kordinat 03° 31′ 764″ S – 144° 29′ 485″ E , KecamatanTanipah, Kabupaten Banjar. Para pelaku tertangkap tangan sedang beraksi yaitu memuat batubara ke dalam karung.

“Para pelaku berjumlah 11 orang, tapi satu berhasil kabur. Mereka tertangkap anggota yang sedang patroli,” jelas Afebrianto kemarin (15/12).

Dikatakan Afebrianto, ada 300 karung barang bukti batubara curian dan tiga sekop dua kelotok serta 30 karung kosong membuktikan mereka bersalah. Berdasarkan pengakuan sejumlah pelaku mereka baru pertama melakukan aksi pencurian tersebut.

Ada dua wilayah yang kerap diincar pelaku kejahatan pencurian batubara yakni Pulau Kaget dan Tabunganen, Batola. Namun, lanjut dia dalam empat bulan terakhir ini aksi pencurian batubara karungan minim terjadi itu karena patroli intensif terus ditingkatkan.

“Semua pelaku masih menjalani pemeriksaan dan dijerat pasal 363 KUHP. Mereka ini salah satu komplotan pencurian batubara karungan yang beraksi di perairan Kalsel,” ujar Afebrianto.

21/12/2016 0 komentar-komentar

Ibu Rumah Tangga Nyambi Jual Narkoba, Diringkus Polsekta Banjarmasin Timur

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

irt-jual-narkoba

 Banjarmasin – Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur berhasil menangkap tiga orang perempuan yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) yang kedapatan melakukan peredaran Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di wilayah kota setempat.

“Ketiga ibu rumah tangga yang diduga pengedar Narkoba itu ditangkap berkat hasil pengembangan dari pelaku FR bersama tiga rekannya yang telah tertangkap lebih dulu,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin, Kamis.

Ia mengatakan, berkat pengakuan FR bersama teman-temannya itu membuat jaringan Narkoba ketiga ibu rumah tangga itu terbongkar dan tertangkap polisi.

Ketiga ibu rumah tangga itu ditangkap pada Kamis dini hari, sekitar pukul 01.48 WITA di tempat yang berbeda.

Untuk ketiga pelaku yang juga ibu rumah tangga itu diketahui berinisial RU (34) ibu rumah tangga, warga Pelambuan, MG (28) ibu rumah tangga dan YP (30) ibu Rumah tangga, warga Sungai Baru Kota Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin terus mengatakan, dari hasil pengakuan FR mereka membeli 4 butir pil yang diduga ekstasi itu dari RU, kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap RU serta ditemukan satu paket sabu-sabu dan uang tunai Rp1.200.000.

Selanjutnya, dari pengakuan RU barang bukti tersebut didapat dari MG, kemudian dilakukan pengembangan dan MG pun tertangkap beserta barang bukti 13 paket sabu-sabu dan 25 butir pil warna coklat yang diduga ekstasi dan satu butir pil warna hijau yang diduga ekstasi jenis ineks.

Kemudian atas pengkuan MG barang tersebut didapat dari pelaku YP, polisipun langsung melakukan pengembangan dan YP. Selanjutnya para pelaku dibawa ke Polsekta Banjarmasin Timur guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Guna diketahui total barang bukti yang diamankan dari ketiga pelaku ibu rumah tangga itu di antaranya satu paket sabu-sabu, uang tunai Rp1.200.000, 13 paket diduga sabu-sabu, 25 butir pil warna coklat yg diduga ekstasi, satu butir pil warna Hijau diduga ineks, satu unit timbangan digital dan dua unit HP Samsung.

21/12/2016 0 komentar-komentar

Polsek Amuntai Selatan Ambil Sampel Daging yang Dikonsumsi Korban Keracunan Massal

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
korban-keracunan-massal-amuntai-selatan

Kapolsek Amuntai Selatan, Ipda Heri, beserta anggota langsung mendatangi korban saat diketahui terjadi keracunan massal di Desa Murung Panggang, Selasa (20/12/2016

 

Kapolsek Amuntai Selatan, Ipda Heri, beserta anggota langsung mendatangi korban saat diketahui terjadi keracunan massal di Desa Murung Panggang, Selasa (20/12/2016).

Sebanyak 50 warga Desa Murung Panggang mengeluh pusing, mual, serta sering buang air besar setelah makan Kari kambing pada acara aqiqah dan maulid yang diselenggarakan di rumah Akhmadi Rt 01 pada Minggu (18/12).

Ipda Heri mengatakan pihaknya telah mengamankan sampel Kari daging yang diduga menjadi penyebab dari keracunan warga.

“Kami sudah mengambil sampel dan rencananya akan diserahkan ke BPOM untuk mengetahui pasti penyebabnya dari daging atau bumbunya,” ungkapnya.

21/12/2016 0 komentar-komentar

SDM dan PNS Polda Kalsel Siap Wujudkan Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya

oleh Humas Polda Kalsel 21/12/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

rakor1

rakor2

rakor3
Guna menindak lanjuti hasil rapat koordinasi dan pembinaan (rakorbin) bagi PNS dan Polri tahun 2016 di Jakarta, 14 s/d 16 Desember 2016, yang diikuti peserta dari seluruh Polda se Indonesia. Yang merekomendasikan para Pembina Fungsi, pengemban fungsi SDM terkait dan para Karo SDM Polda dapat menindak lanjuti hasil Rapat Kerja Pembinaan SDM ini kedalam pelaksanaan tugas pada Satkernya masing-masing.

Biro SDM Polda Kalsel menggelar Rakorbin SDM PNS dan Polri tahun 2016, Rabu (21/12) di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri yang diikuti seluruh satuan kerja dilingkungan Polda Kalsel.
Kegiatan rakorbin dipimpin langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Kalsel Kombes Pol Drs Joko Suharyadi MSi, Bagbinkar AKBP Arief, Bagdalpes AKBP Bagus dan Bagwatpers AKBP Toetoes.

Menurut Kombes Joko, pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri merupakan suatu kegiatan penting bagi organisasi Polri, untuk menata dan membentuk personel Polri agar mampu melaksanakan tugas dengan baik, serta dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pencapaian organisasi Polri, sehingga Polri mampu melaksanakan tugas secara professional dengan menjunjung tinggi HAM dan supremasi hukum, transparan danakuntabel.

Kegiatan yang dilangsungkan di Jakarta ini juga diikuti Karo SDM Polda kalsel Kombes Pol Drs Joko Suharyadi MSi, Bagbinkar AKBP Arief, Bagdalpes AKBP Bagus, serta Ketua KORPRI unit Polda Kalsel Drs Hamsan ini juga bertjuan untuk mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan tugas di bidang pembinaan SDM Polri tersebut, tentunya harus dilaksanakan secara terprogram dan berkelanjutan (Sustainable) sesuai dengan kebutuhan organisasi, menuju Postur Polri yang professional, bermoral dan modern melalui kegiatan penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis;

Dalam rangka memantapkan Program Revitalisasi Polri di bidang Sumber Daya Manusia Polri yang bersih, transparan, akuntabel dan Humanis dalam mewujudkan pelayanan prima, maka diselenggarakan Rapat Koordinasi Pembinaan SDM (Rakor Bin SDM) Polri T.A. 2016.

Guna menjamin kelancaran dalam pelaksanaan Rakor Bin SDM Polri T.A 2016 dan untuk memperoleh hasil yang maksimal, maka perlu disusun buku panduan bagi panitia penyelenggara, peserta dan semua pihak yang berkepentingan, dalam kegiatan tersebut.

Rakor Bin SDM Polri TA. 2016 dilaksanakan dengan maksud untuk memberikan informasi sekaligus arahan kepada peserta Rakor Bin SDM Polri tentang tugas pokok dan fungsi SDM Polri serta hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan tugas.

Sedangkan tujuan dari pelaksanaan Rakor Bin SDM Polri adalah agar para peserta memiliki pemahaman dan persepsi yang sama tentang Kebijakan Pimpinan Polri di Bidang Pembinaan Sumber Daya Manusia Polri.

Diharapkan para Pembina Fungsi, pengemban fungsi SDM terkait dan para Karo SDM Polda dapat menindak lanjuti hasil Rapat Kerja Pembinaan SDM ini ke dalam pelaksanaan tugas pada Satkernya masing-masing.

21/12/2016 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 271
  • 272
  • 273
  • 274
  • 275
  • …
  • 383

Cari

Berita Terkini

  • Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Pokok Di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas HET
  • Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
  • Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
  • Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip