
Kepolisian Resor Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjaga kebhinekaan untuk mewujudkan masyarakat yang cinta damai sehingga tercipta kerukunan antar suku maupun antaragama.
Kepala Kepolisian Resor Banjarbaru AKBP Eko Wahyuniawan di Banjarbaru, Selasa, mengatakan pihaknya berusaha menjaga kebhinekaan melalui apel besar di halaman Mapolres setempat.
“Kami sengaja menggelar apel besar yang dihadiri perwakilan suku, agama dan golongan sehingga bisa menyatukan mereka guna mewujudkan kedamaian di seluruh Banjarbaru,” ujar kapolres.
Ia mengatakan tujuan kegiatan yang dihadiri seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda dan pelajar adalah menyatukan perbedaan.
Dia menjelaskan melalui apel besar itu diharapkan membangkitkan kesadaran masyarakat menjaga kerukunan maupun situasi kondusif di lingkungan masing-masing sehingga tercipta kedamaian.
“Inti dari apel besar membangkitkan semangat rasa persatuan dan kesatuan sebagai refleksi atas keberagaman suku, agama dan golongan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan mengatakan, Banjarbaru dihuni masyarakat yang heterogen baik suku, agama dan golongan tetapi tetap terpelihara kerukunannya.
“Kita semua patut bersyukur karena meski pun masyarakatnya heterogen tetapi kerukunan dan kedamaian selalu tercipta di Banjarbaru,” ucap wawali yang hadir di acara tersebut.
Dia menekankan kerukunan yang tercipta ditengah keberagaman berkat sikap toleransi antarsuku, agama dan golongan sehingga memiliki kebersamaan dalam mewujudkan ketenangan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat agar menjaga sikap toleransi sehingga kedamaian, ketenangan maupun situasi kondusif di tengah masyarakat dapat terus terjaga,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri penandatanganan deklarasi kebhinekaan cinta damai di atas kain putih yang menunjukkan dukungan moral seluruh pihak dalam mewujudkan kedamaian di kota itu.











