Uncategorized
Satlantas Polresta Banjarmasin Rakor dengan Kantor Balai Besar 7 Palangkaraya
Kepolisian Resor Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengelar razia cipta kondisi di beberapa titik sebagai bentuk memelihara keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kota setempat.
Kepala Bagian Operasional Polres Tanah Bumbu Komisaris Polisi Norhayar di Batulicin, Kamis, mengatakan, razia ini dalam rangka cipta kondisi agar wilayah Tanah Bumbu selalu terjaga keamanannya dan sekaligus meminimalisir pelanggaran dan tindak kriminalitas.
“Target dalam razia ini kami fokuskan di tempat hiburan malam dan di tempat-tempat tertentu yang dianggap rawan dengan prilaku tindak kriminal,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, dalam razia ini satuan yang terlibat akan bekerja sesuai dengan fungsinya seperti Satnarkoba akan menangani dan malakukan tindakan dalam pemeriksaan khusus pelanggaran narkoba.
Kegiatan razia cipta kondisi dilaksanakan hampir setiap malam yang dimulai pada pukul 11.00 hingga pukul 02.00 dini hari.
Untuk sementara, hasil dalam kegiatan razia itu nihil atau tidak ada yang terjaring dalam dalam hal melakukan melanggar hukum.
Meskipun tidak membuahkan hasil atau nihil, pihaknya kan terus melakukan pemantauan agar daerah Tanah Bumbu benar-benar bersih dari tindakan kriminal dan peredaran narkoba.
Bukan itu saja walau daerah ini terlihat aman dan kondusif namun pihaknya juga terus meningkatkan program utama pelaksanaan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).
Dalam program kegiatan tersebut anggota kepolisian diharapkan memberikan pembinaan terhadap warga di masing-masing desa ataupun kelurahan tempat dia ditugaskan.
“Program tersebut merupakan program utama kapolri dimana polisi lebih proaktif dalam meminimalisir tindakan kriminal dengn cara melakukan pembinaan terhadap masyararakat,” tuturnya.
rel/ant/tribrata
Kelebihan Pistol Baru CZ 99. Milik Kapolda Kalsel

Kapolda Kalsel Brigjen Pol. Agung Budi M saat latihan menembak di Lapangan Mebnembak Korem 101/Antasari Banjarbaru.
Tidak hanya anggota khusus di lingkungan Polri yang memiliki senjata api. Para pejabat utama Polda Kalsel pun sekarang memegang senjata jenis pistol bantuan dari Mabes Polri.
Kapolda Brigjen Agung Budi Maryoto mengamini bahwa dirinya mendapat bantuan senjata dari Mabes Polri untuk pejabat utama.
“Tetapi sebenarnya sejak lama pejabat utama pegang pistol, tapi jenisnya revolver,” jelas Agung, Rabu (17/2) siang.
Sekarang, sebut dia, pistol jenis revolver diganti dengan yang terbaru yakni jenis Zastava CZ 99. Apakah nantinya pejabat utama akan selalu membawa pistol, Agung mengatakan tentunya disesuaikan atau dalam keadaan tertentu.

Wakapolda Kalsel Kombes Pol. Priyo Widyanto saat latihan menembak di Lapangan Mebnembak Korem 101/Antasari Banjarbaru.
Terpisah, Kabag Peralatan dan Angkutan Biro Sapras Polda (Kabag PAL) AKBP Dwi Tjahyono SIK, menuturkan, jajaran Polda Kalsel mendapatkan pistol semi otomatis jenis CZ 99 serta Scorpion. Untuk pistol jenis CZ 99 diperuntukkan untuk pejabat utama Polda Kalsel.
“Pistol jenis itu diperuntukkan untuk pejabat utama seperti Dirkrimsus, Dir Reskrimun, Dir Sabhara , Dirmarkoba, Dirpolair dan lainnya,” ucapnya.
Termasuk juga Kalsel’>Kapolda Kalsel, sebut dia. Sebanyak 10 pucuk pistol jenis CZ 99 itu diperuntukkan untuk para pejabat utama.
Tak hanya senjata yang diberikan namun juga berikut sarungnya. Kelebihan pistol jenis CZ 99 lebih kecil pelatuknya dan nyaman di tangan dan ringan.
Untuk senjata Scorpion Polda Kalsel mendapatkan 10 pucuk dan diperuntukkan untuk para anggota di unit Ditnarkoba, Ditkrimsus Polda, Ditkrimum DitPolair serta Polresta.
“Anggota yang memegang senjata ini juga telah melalui uji kelayakan dan psikotes pada 9 Pebruari lalu, ” papar Dwi.
Sebelumnya, Polda Kalsel mendapat bantuan motor dari mabes berjumlah 292 motor yang digunakan untuk patroli Sabhara.
rel/bp/tribrata

Dansat Brimob Polda Kalsel Kombes Puji Santosa saat latihan menembak di Lapangan Mebnembak Korem 101/Antasari Banjarbaru.
Polsek Batumandi Amankan Pria Bawa Senjata Tajam
Beralasan untuk menjaga diri, Rafianoor alias Rafi (36) terpaksa diamankan oleh jajaran Polsek Batumandi, Kabupaten Balangan, dalam kegiatan cipta kondisi di wilayah hukum Polsek Batumandi, kemarin.
Warga Desa Pantai Hambawang Timur, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, ini membawa sentaja tajam tanpa izin, saat dimintai keterangan oleh kepolisian, dirinya berkilah hanya membawa dan buat menjaga-jaga diri.
“Kadada gasan apa-apa, cuman membawa saja, gasan menjaga diri,” ucapnya.
Di hari yang sama, pihak kepolisian Polsek Batumandi juga mengamankan seorang pengedar obat daftar G di wilayah Kecamatan Batumandi.
Adalah Hadiansyah alias Hadi (31) diamankan karena menjual zenit tanpa izin.
Dari pengakuannya, warga Desa Lokbatu, Kecamatan Batumandi, ini menjual untuk menambah pendapatan.
“Pencarian sakit wahini, jual zenit lumayan buat tambahan,” ujarnya.
rel/bp/tribrata
Para Pejabat Polda Kalsel Pegang Senpi CZ 99
Tak hanya para anggota kepolisian yang sekarang memegang senjata api. Para pejabat utama Polda Kalsel pun memegang senjata api jenis pistol menyusul adanya bantuan dari Markas Besar (Mabes) Polri.
Kapolda Kalsel Brigjen Agung Budi Maryoto membenarkan Polda mendapatkan bantuan senjata dari Mabes termasuk untuk pejabat utama.
“Polda tertentu saja, tetapi sebenarnya sejak lama pejabat utama pegang pistol tapi jenisnya revolver,” papar Agung yang juga mendapatkan pistol baru.
Namun sekarang pistol tersebut diganti dengan yang terbaru yakni jenis CZ 99.
Menurut Agung, pejabat utama yang membawa pistol waktunya bisa disesuaikan atau dalam keadaan tertentu saja.
Terpisah, Kabag Peralatan dan Angkutan Biro Sapras Polda (Kabag PAL), AKBP Dwi Tjahyono SIK, tak mengelak jajaran Polda Kalsel mendapatkan pistol jenis CZ 99 serta Scorpion. Pistol jenis CZ 99 diperuntukkan untuk pejabat utama Polda Kalsel.
“Pistol jenis ini diperuntukkan untuk pejanbat utama seperti Dirkrimsus, Dirreskrimun, Dirsabhara, Dirmarkoba, Dirpolair dan lainnya,” ucap AKBP Dwi.
rel/bp/tribrata
Polisi Sahabat Anak Polres Kota Banjarbaru Bermain Bersama Anak TK dan PAUD di Kota Banjarbaru
Program Dikmas Lantas Polres Kota Banjarbaru terhadap anak usia dini terus dilakukan, Polisi Sahabat Anak dilakukan di TK dan PAUD di Kota Banjarbaru, rambu lalu lkintas dan ketertiban lalu lintas di kenalkan dengan sarana edukasi yang mudah dicerna anak. Bahkan anggota berbaur dengan anak TK bermain di Taman Lalu Lintas Kota Banjarbaru. (Kamis 18/2).
(dikyasa polda kalsel)
Polresta Banjarmasin Amankan Acara Sertijab Wali Kota, Pengunjung ‘Wajib Diperiksa Metal Detector’
Aparat kepolisian dari Polresta Banjarmasin sifap mengamankan acara serah terima jabatan (sertijab) Wali Kota Banjarmasin. Meski bertajuk pesta rakyat namun penjagaan memasuki area sertijab wali kota dan pesta rakyat di Siring Balaikota diwarnai penjagaan ketat, Kamis (18/2/2016).
Metal detector yang dijaga polisi mengadang bagi yang mau masuk. Mereka kadang diperiksa bila membawa tas ke area tersebut.
Acara sertijab dijadwalkan mulai pukul 09.00 Wita. Setelah itu disambung dengan pesta rakyat.
“Kami sediakan beragam acara termasuk makanan bagi warga,” kata Kabag Umum, Rudy Prasetya.
rel/bp/tribrata

