Jumat Curhat, Kapolda Kalsel Blusukan ke Pangkalan Ojek

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

Selaku Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H. ingin mendengarkan keluh kesah, permasalahan dan aspirasi dari masyarakat yang ada di Banua. Hal itu dikatakannya saat melaksanakan Jumat Curhat di Pangkalan Ojek Hotel Amaris Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Jumat (10/03/2023) pukul 11.00 Wita.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi beberapa Pejabat Utama Polda Kalsel yakni Karo SDM, Dir Reskrimum, Dir Samapta, Dir Lantas, Kabid Propam, dan Kabid TIK Polda Kalsel, serta dihadiri Kapolres Banjar dan para Tukang Ojek pangkalan KM 7 Kertak Hanyar.

Sejumlah pertanyaan pun disampaikan para warga yang hadir dalam kegiatan tersebut seperti halnya dari Bapak Ahmad Zainudin mengenai Solusi perpanjangan STNK yang memerlukan KTP pemilik aslinya yang ditanggapi langsung oleh Kapolda Kalsel yang mengatakan agar melengkapi persyaratannya terlebih dahulu sebelum nantinya akan di data oleh Kasat Lantas Polres setempat dalam hal ini Polres Banjar untuk di proses lebih lanjut dan cepat sebagai bentuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian juga menanggapi pertanyaan dari Bapak Sarbaini yang sebelumnya menyampaikan bahwa apabila pihaknya mengantar seseorang yang membawa barang curian dan dia tidak mengetahui hal itu, bagaimana nasibnya? Tanggapan Kapolda Kalsel pun dalam posisi seperti itu, dipastikan orang tersebut adalah Saksi dan teman-teman yang bersangkutan akan dimintai keterangan untuk memastikan bahwa pekerjaan orang itu adalah Ojek.

Kemudian Kapolda Kalsel juga menjawab pertanyaan dari Bapak Mirda mengenai Tindakan tilang kepada pengendara yang memiliki SIM aktif namun STNK ranmornya mati, yang ditanggapi Kapolda Kalsel bahwa saat ini Polri tidak melaksanakan tilang di tempat namun memaksimalkan penindakan dengan tilang online / elektronik yang disebut dengan ETLE, kecuali pelanggaran seperti tidak memakai plat itu kita langsung tindak.

“Saya pastikan masuk Polisi gratis, kalau ada yang menawarkan masuk polisi itu ibarat telur mata Sapi. Kayak telur itu punya ayam tapi dinamakan telur Sapi. Padahal itu perjuangan anak tersebut dan diakui oleh orang yang menjanjikan,” terang Kapolda Kalsel saat menjawab pertanyaan Bapak Mirda mengenai Apakah masuk polisi bayar?.

Terkait SIM dan STNK mati sebagaimana pertanyaan Bapak Arpana, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian menerangkan khusus perpanjang SIM bisa dilakukan dimana saja dengan mendatangi counter terdekat.

Sementara untuk STNK itu kaitannya dengan Dispenda/Samsat sehingga untuk menghidupinya bisa dilakukan di Kantor Samsat terdekat. Namun, apabila warga bingung, silahkan datang ke Polsek terdekat dan nantinya akan dibantu oleh anggota Kepolisian untuk mengurusnya.

“Sebenarnya bagus kalau BPK cepat dating ke TKP kebakaran, namun mereka juga harus memperhatikan keselamatan di jalan, jangan sampai merugikan warga pengguna jalan lainnya hingga terjadi insiden bahkan timbul korban jiwa,” ucap Kapolda Kalsel menjawab pertanyaan Bapak Abdul Fahmi sembari menegaskan akan memproses BPK yang ugal-ugalan bahkan mengakibatkan terjadinya laka lantas

Apresiasi ucapan terimakasih pun disampaikan Bapak Mulyadi selaku Pembakal / Kepala Desa Simpang Empat Kertak Hanyar kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian dan Jajarannya yang telah mewujudkan program Bedah Rumah yang selama 2 tahun diharapkan oleh warga masyarakat setempat.

Kapolda pun menyampaikan bahwa di tahun 2023 ini, pihaknya mencanangkan progam Bedah Rumah dengan target 10 rumah per Kabupaten.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

Berita Terkait

Tuliskan Komentar