Jumat Curhat, Kapolres Banjarbaru Jalin Komunikasi dengan FKUB

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

Polres Banjarbaru, Polda Kalsel – Tugas kami sebagai Polisi yakni mengamankan setiap masyarakat yang ingin beribadah di wilayah Kota Banjarbaru, kami tidak melihat apakah bangunan maupun tempat itu ada ijin atau tidak karena kami melihat dari adanya kerumunan serta mengantisipasi terjadinya konflik sosial yang dapat menggangu Kamtibmas.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah, S.H., S.I.K., M.Si., di sela-sela kegiatan Jum’at Curhat yang dilaksanakan di Warung Bu Joko Kota Banjarbaru, Jumat (03/02/203) pagi.

Kali ini Kapolres yang didampingi Wakapolres Banjarbaru, Pejabat Utama Polres Banjarbaru, Kapolsek Banjarbaru tersebut bertemu dan bersilaturrahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarbaru.

Dalam dialognya dengan Ketua beserta Pengurus FKUB itu, Kapolres Banjarbaru juga sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Kota Idaman. Selaku Kapolres, dirinya juga ingin mendengarkan keluh kesah, permasalahan dan aspirasi dari FKUB terkait permasalahan keagamaan yang ada di wilayahnya.

“Jum’at Curhat ini merupakan salah satu program yang kita laksanakan untuk menjaring persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, khusunya keagamaan yang kita bahas hari ini sehingga nantinya bisa dicarikan solusi terbaik untuk penyelesaiannya dengan melibatkan segenap unsur Forkopimda,” terangnya.

Kegiatan ini pun turut diapresiasi oleh Pemerintah Daerah setempat dalam hal ini Pemko Banjarbaru. Hal tersebut nampak dari kehadiran salah satu Unsur Forkopimda Kota Banjarbaru yaitu Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, S.E., dalam pelaksanaan Jum’at Curhat kali ini.

Dari diskusi yang disampaikan itu membahas mengenai persoalan terkait peningkatan status Musholla menjadi Mesjid, paham dan aliran keagamaan tertentu yang rentan menimbulkan potensi konflik, serta pembangunan tempat-tempat ibadah.

Ketua FKUB Kota Banjarbaru Dr. H. Muslih Amberi, M.Si., menjelaskan jika hingga saat ini segala permasalahan yang terjadi di Banjarbaru masih bisa ditangani oleh internal FKUB sendiri.

“Alhamdulillah hingga sekarang setiap ada pemasalahan masih bisa kami selesaikan dan tidak berkelanjutan, ini juga tidak lepas berkat adanya toleransi antar umat yang sangat tinggi dari masyarakat Kota Banjarbaru, namun tetap kami FKUB juga perlu pengayoman serta masukan dari bapak Wakil Walikota dan bapak Kapolres selaku Dewan Penasehat FKUB,” jelasnya.

Menanggapi itu, AKBP Dody Harza Kusumah sebelumnya menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa melakukan silaturrahmi dengan FKUB pada hari ini.

“Sebetulnya saya bersama pak Wakil Walikota sudah dari lama mengagendakan kegiatan ini, namun karena padatnya kegiatan jadi kita baru bisa bersilaturrahmi dengan bapak dan ibu sekalian pada hari ini, kedepan saya juga mohon kiranya apabila ada mediasi atau pertemuan antara FKUB dengan masyarakat tolong undang juga kami,” ucapnya.

Namun perlu digaris bawahi, lanjut Kapolres Banjarbaru, bahwa kami disitu bukan ingin mengintervensi, tapi sifatnya lebih kepada pengamanan dan antisipasi apabila terjadi gesekan yang berujung pada bentrokan fisik seperti perkelahian maupun penganiayaan.

“Saya pun menyadari bahwa Banjarbaru ini karakteristik masyarakatnya heterogen namun saya salut karena walaupun kaya akan keberagaman tapi masyarakat masih sangat toleran disini, untuk itu mari kita jaga dan rawat bersama kerukunan serta kondusifitas yang sudah terajut dengan baik selama ini,” pungkas Kapolres.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

Berita Terkait

Tuliskan Komentar