Lakukan Kunker, Ini Arahan Kapolda Kalsel Kepada Kapolres dan Jajaran

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Inspektur Jenderal Polisi Drs. Yazid Fanani, M.Si didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani beserta Pengurus Bhayangkari Kalsel melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (9/10/2018).

Dalam kunjungan ini, Kapolda Kalsel beserta rombongan bersilaturahmi ke Pemerintah Kabupaten HSU dan Tokoh Agama, yang disambut langsung oleh Bupati HSU H Abdul Wahid HK, Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi, Ketua DPRD HSU Sahrujani, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno, S.IK.M.H, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten HSU, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan jajaran Pejabat Pemda HSU.

Kedatangan ke Kabupaten HSU khususnya di Polres HSU dimanfaatkan betul oleh Jenderal bintang dua tersebut untuk memberikan arahan kepada Kapolres HSU beserta jajarannya.

Dalam arahannya, Kapolda Kalsel Drs. Yazid Fanani, M.Si menerangkan beberapa hal khususnya dalam tahun politik sekarang ini menjelang Pileg dan Pilpres tahun 2019 seperti  Potensi Ancaman / Ambang Gangguan yang terbaig dalam beberapa Aspek yakni Aspek Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosbud, dan Keamanan.

Sehingga seluruh elemen berperan penting dalam menjaga keamanan dalam Pemilu 2019, sebab hal tersebut tidak hanya menjadi peran TNI-Polri semata namun perlu juga sinergitas komponen terkait seperti Penyelengara (KPU, dan Bawaslu/Panwaslu), Caleg, Parpol, Pendukung, Pemerintah Daerah, Aparat Keamanan (Polri dan TNI), Media (Konvensional dan Medsos), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Pengawas Pemilu Independen, Aktivis LSM, serta seluruh masyarakat lainnya.

Beberapa terobosan dilakukan Polda Kalsel yakni Penguatan Internal : Peningkatan Binkuat melalui langkah Ketauladanan, Katkan Disiplin, Katkan Kinerja Binrohtal, Reward And Punishment, Gelar Bin Pencegahan Dan Rehabilitasi, Konseling, Verifikasi Status Hukum, Peningkatan Tampilan Artefak Untuk Citra Polda Kalsel yang Humanis (SPKT. dll), Peningkatan Sistem Informasi, Peningkatan Kesejahteraan Personel (Kerma Utk Dapatkan Perumahan Terjangkau).

Sambang Cegah Konflik : Bangun Hubungan Kemitraan dengan Stakeholder dan Potensi Masyarakat, Deteksi dan Cegah Dini terjadinya Konflik / Sengketa Lahan terutama di Areal Pemukiman (Ruli), Perkebunan, Pertambangan dan Pariwisata, Rayonisasi Wilayah sehingga mudahkan Koordinasi.

Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi : Peningkatan Pelayanan Masyarakat : SSB, SKCK dan E-Penyidikan Berbasis On Line, Peningkatan Sistem Koneksi CCTV melalui Kemitraan dengan Stakeholder, Peningkatan Sistem Informasi Pelayanan Via Website Dan Medsos.

Selain itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si juga mempersilahkan Kapolres untuk melakukan berbagai terobosan yang inovatif guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Latih terus personel dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polres sebagai kondisi yang operasionalisasinya bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga upaya binaan maupun pengelaran opsnal kegiatan atau operasi kepolisian berada pada tingkat Polres. “Jangan ragu lakukan upaya dan tindakan kepolisian, Pejabat Utama Polda sampai dengan Kapolda akan berikan Asistensi untuk membantu Kapolres jajaran,” ucap Kapolda Kalsel.

Ditambahkan, setiap perkembangan situasi kamtibmas yang menonjol untuk segera dilaporkan kepada pimpinan (Kapolda / Wakapolda) sebagai masukan guna pengambilan keputusan cepat, sehingga Kasatwil dapat mempetakan serta menyusun potensi kerawanan di wilayahnya berikut saran tindak sengketa lahan, konflik sara, kerawanan pemilu, dll.

Kepada Kasatwil, Kapolda Kalsel juga meminta untuk mengevaluasi giat sehingga ada peningkatan kinerja, bukan terjebak giat rutin mengingat harapan masyarakat yang relatif tinggi. Laksanakan lidik sidik sesuai ketentuan hukum dan peraturan per-UU-an yang berlaku serta pengawasan kring serse.

Kapolda Kalsel juga meminta untuk menempatkan unit patroli di tempat tempat rawan kejahatan, macet, pelanggaran lalin, dll sehingga masyarakat dapat merasakan keberadaan personel Polri. “Kasatwil to step down harus turun kelapangan meski hari libur sekalipun, jangan pernah putus berkomunikasi dengan para tokoh yang ada di wilayah masing masing,” kata Kapolda Kalsel.

Setiap Polres juga diminta untuk harus memiliki Media Management Center (M2C) guna Media Intelijen dan Mengelola Trending Topik.

Terkait Fungsi Pembinaan, Kapolda Kalsel menuturkan ”Agar giat diarahkan mendukung fungsi operasional, Analisa dan evaluasi setiap pengaduan masyarakat, Pendataan setiap laporan pengaduan agar termonitor”.

Sementara terhadap pelayanan masyarakat, Kapolda Kalsel mengatakan Masyarakat harus mudah mengakses laporan kepada Polda, Polres, ataupun Polsek, dengan mengharapkan kerjasama antara Irwasda, Kabid Propam, Kabid TI, terutama Kabid Humas dengan tugas catat dan segera tindak lanjuti jika ada complain / dumas.

Ditegaskan sebab Humas memiliki peranan publikasikan pemberitaan layanan masyarakat Image building (Citra Positif) termasuk kontra narasi, dan Optimalisasi Tim Cyber Troops dan Counter Media di dalam Media Center Management.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Berita Terkait

Tuliskan Komentar