Pelaksanaan peringatan malam Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan 1440 H / 21 Mei 2019 dilaksanakan secara serempak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Di Kalsel peringatan tersebut di gelar di Ruang Induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Selasa (21/5/2019) pukul 21.00 wita.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Provinsi Kalsel, MUI Kalsel, Kanwil Kementerian Agama Kalsel, Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Polda Kalsel, Korem 101 Antasari, Banjarmasin Post Group, Bank Kalsel dan PWNU se Kalsel, Baznas dan UIN Antasari Banjarmasin.
“Peringatan Nuzulul Quran ini selain memperingati turunnya kitab suci Al Quran juga diisi dengan doa bersama dalam rangka menyikapi dinamika politik nasional, bahwa Pemilu yang telah dilaksanakan secara transparan dan jurdil ini hendaknya kita sikapi dengan bijak, dan tanpa gejolak” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si melalui Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin didampingi Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalsel yang hadir dalam kesempatan itu.
Selain itu, imbuh Wakapolda, “kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI, jangan sampai terjadi perpecahan antara kita”.
Wakapolda sendiri berharap bahwa dengan bertepatan dengan Bulan Ramadhan ini, apapun hasil Pemilu 2019 yang diumumkan oleh KPU RI janganlah menjadikan perpecahan warga masyarakat.
“Kita berupaya menjaga, jangan sampai terjadi pertikaian, kita harus saling rukun dan tetap saudara, terlebih warga masyarakat Provinsi Kalsel,” tutup Jenderal Bintang Satu dipundak itu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel H. Noor Fahmi menerangkan, peringatan Nuzulul Qur’an tersebut memang dilaksanakan berkerjasama dengan berbagai pihak sebagai bentuk sinergisitas.
“Peringatan Nuzulul Qur an tersebut dilaksanakan secara bersama sama, sesuai dengan tema Nuzul Qur an tersebut yakni kebersamaan dalam keberagamaan perspektif alquran, ” terangnya.
Selanjutnya, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dalam sambutannya mengaku bersyukur sampai saat ini wilayah Kalsel selalu dalam keadaan yang aman dan nyaman dalam hidup beragama. “Semua ini berkat para Ulama kita,” kata Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel.
Menurutnya yang terpenting dari peringatan Nuzulul Qur’an tersebut adalah bagaimana caranya kita dapat mengimplementasikan segala ilmu ilmu yang terkandung dalam Al Quran tersebut.
Selanjutnya Peringatan Nuzulul Qur an tersebut di isi dengan tausiyah agama oleh Ketua MUI Kabupaten Banjar Guru H. Muhammad Fadlan.
Dalam tausiyahnya beliau mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir agar menjadikam Al Qur’an sebagai landasan dalam mencari ketenganan hidup di dunia dan akhirat.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto