Sekilas Info
Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Masih Terus Dilakukan
Dampingi Wapres Gibran, Kapolda Kalsel Tunjukkan Inovasi Cairan Surfaktan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api Lahan Gambut
Kapolda Kalsel Pimpin Sertijab Dir Binmas, Ka SPN, dan Kapolres Banjar
Polda Kalsel Dampingi Badan Pangan Nasional Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng dan Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla
Tekan Karhutla, Kapolda Kalsel Pimpin Monitoring dan Terjunkan Inovasi Surfaktan di Banjarbaru
Gelar Rakor Penanganan Karhutla Bersama Wamenko Pangan RI, Polda Kalsel Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku Kebakaran Lahan
Polda Kalsel Gunakan Cairan Khusus Untuk Pemadaman Karhutla
Polda Kalsel Racik Formula Cairan MES, Solusi Padamkan Karhutla di Lahan Gambut
Rakor Karhutla, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#divhumaspolri

Turun Langsung ke Titik Api, Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla di Banjarbaru dan Terapkan Metode Gambut Injection

oleh Humas Polda Kalsel 29/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyerahan bantuan masker di Desa Pengayuan dan Kecamatan Tegal Arum, Kota Banjarbaru, Kamis (27/8/2026) sore.

Dalam kesempatan ini, Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Kadis Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari, serta Ketua GAPKI Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dengan mengendarai ranmor roda 2, Kapolda beserta PJU Polda Kalsel menyisir jalur rawan karhutla dari Posko BPBD Tegal Arum menuju Posko Pantau Desa Pengayuan.

Saat patroli, rombongan menemukan titik api di lahan pinggir jalan dekat kawasan Bandara Syamsuddin Noor. Kapolda Kalsel langsung menginstruksikan satu unit Armored Water Cannon (AWC) dan armada karhutla Satbrimob Polda Kalsel untuk segera memadamkan api.

Pemadaman darat dilakukan secara serentak oleh personel Polri, BPBD, dan relawan, dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan turun langsung memegang selang air di lokasi kebakaran. Aksi pemadaman darat ini juga diperkuat oleh bantuan water bombing dari helikopter BPBD Kalsel hingga api di permukaan berhasil dikuasai.

Mendukung pergerakan di lapangan, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha beserta jajaran pengurus yang sebelumnya menggelar bakti sosial di Posko BPBD Tegal Arum turut hadir di lokasi untuk menyalurkan masker, makanan siap saji, dan dukungan moril kepada para petugas penanggulangan karhutla.

Menanggapi kendala lahan gambut yang memicu munculnya kembali api (re-ignition) akibat bara bawah permukaan (underground fire), Polda Kalsel bekerja sama dengan GAPKI menerapkan metode Gambut Injection. Teknik ini menyuntikkan air bercampur foam pembasah hingga kedalaman sekitar dua meter. Uji coba menunjukkan metode ini efektif menurunkan suhu tanah secara signifikan dan memadamkan sumber api bawah tanah.

Saat ini, Labfor Polri tengah memproses penggandaan formula cairan pembasah tersebut. Selain itu, pengujian formula bubuk bantuan Mabes Polri di Jalan Haji Sarkawi juga terbukti efektif menekan laju api.

Penguatan armada dan alat suntik tanah disiapkan secara masif untuk menerapkan metode Gambut Injection secara lebih luas pada titik-titik krusial. Sinergi lintas instansi ini difokuskan pada pemutusan sumber api bawah permukaan guna mengamankan objek vital Bandara Syamsuddin Noor serta kawasan gambut di wilayah Kalsel.

29/08/2026 0 komentar-komentar

Tekan Karhutla di Kalsel, Kapolda Uji Coba Metode Pemadaman Pemadam Tepung dan Cairan Khusus

oleh Humas Polda Kalsel 28/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berupaya menanggulangi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayahnya. Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., mendatangi langsung beberapa titik lokasi kebakaran di Banjarbaru untuk memantau situasi sekaligus melakukan uji coba metode pemadaman baru, Kamis (27/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi oleh Wakapolda beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel. Langkah inovatif ini dilakukan guna menekan dan meredakan titik api yang merambah wilayah tersebut, terutama pada area lahan gambut yang dikenal sulit dipadamkan secara konvensional.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyampaikan upaya penanganan kali ini melibatkan pengujian tepung pemadam kebakaran yang didistribusikan langsung dari Mabes Polri. Selain itu, Polda Kalsel juga menerima masukan teknik pemadaman lain dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) yang memanfaatkan cairan khusus menyerupai sabun untuk membantu melokalisasi dan memadamkan api.

Berdasarkan hasil uji coba di lapangan, campuran air dan tepung pemadam yang disemprotkan ke titik api terbukti efektif. Tidak hanya memadamkan kobaran api di permukaan, formula ini juga mampu menjangkau bara api yang membakar lapisan gambut di bawah tanah.

Kapolda Kalsel menyatakan akan terus terbuka terhadap berbagai masukan dan saran teknis demi mengoptimalkan penanganan karhutla. Evaluasi serta laporan efektivitas dari hasil uji coba ini rencananya akan disampaikan secara berkala kepada Mabes Polri.

Selain menguji efektivitas metode pemadaman, Kapolda menegaskan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan terus berjalan. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka perorangan yang tersebar di wilayah Tabalong, Hulu Sungai Selatan (HSS), Banjarbaru, dan Tanah Bumbu.

Polda Kalsel juga sedang mendalami sekitar 20 kasus Karhutla lainnya, di mana tiga di antaranya melibatkan dugaan keterlibatan korporasi. Pihak kepolisian masih mengumpulkan alat bukti untuk memastikan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian dalam kasus-kasus tersebut.

Sebagai langkah mitigasi dan optimalisasi pemadaman di lapangan, Polda Kalsel penempatan penampungan air berupa kolam bioflok berkapasitas hingga 12.000 liter dekat titik lokasi rawan Karhutla, seperti di kawasan Pengayuan dan Guntung Damar, guna mempermudah akses pasokan air bagi tim pemadam.

Di kawasan Pengayuan, Polda Kalsel telah menyiagakan sebanyak enam unit kolam bioflok guna mendukung upaya pencegahan dan pemadaman Karhutla. Penyiagaan ini menjadi bagian dari komitmen penanganan darurat di lokasi tersebut.

Langkah serupa juga diterapkan di lokasi titik api lain yang telah terbakar selama sepekan. Di titik tersebut, petugas menempatkan kolam bioflok berkapasitas hingga 12.000 liter untuk menjamin ketersediaan pasokan air pemadaman.

Penempatan kolam bioflok ini diprioritaskan di area yang mudah dialiri air, termasuk kawasan Guntung Damar. Keberadaan kolam penampung air portabel yang lebih dekat dengan titik api ini diharapkan memudahkan personel di lapangan dalam melakukan pemadaman secara cepat dan efektif.

Selain itu, Polda Kalsel juga terus menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum setempat. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka perorangan atas kasus kebakaran lahan.

Para tersangka tersebut berasal dari beberapa wilayah seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Kabupaten Tanah Bumbu. Seluruh tersangka yang diamankan merupakan perorangan yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

Selain menindak tersangka perorangan, Kapolda Kalsel mengonfirmasi bahwa penyidik saat ini tengah mendalami 20 kasus Karhutla lainnya. Dari puluhan kasus tersebut, tiga di antaranya mengarah pada dugaan keterlibatan pihak korporasi.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan alat bukti yang cukup guna memastikan adanya unsur kesengajaan maupun kelalaian dari pihak korporasi maupun masyarakat lainnya sebelum mengumumkan status hukum secara resmi.

28/08/2026 0 komentar-komentar

Atasi Karhutla Pengayuan, Polda Kalsel Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

oleh Humas Polda Kalsel 26/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Upaya penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus dimaksimalkan. Sebanyak 350 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta bantuan dari sejumlah perusahaan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang melanda area seluas kurang lebih 900 hektar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan bahwa penanganan di kawasan Pengayuan yang mencakup area sekitar 900 hektar melibatkan sedikitnya 350 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta pihak swasta dan relawan yang dibagi dalam tiga shift operasional.

“Kendala utama kita di sini memang ketersediaan air. Hari ini alhamdulillah sudah ditemukan satu titik sumber air dengan debit cukup besar,” kata Kapolda Kalsel didampingi Wamenko Pangan RI, Gubernur Kalsel, serta Danrem 101/Antasari, Rabu (26/8/2026).

Selain itu, strategi penanganan dilakukan dengan memanfaatkan kolam bioflok portable yang dapat dipindah-pindahkan mendekati titik api. Saat ini, sebanyak 6 dari target 10 kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter per kolam telah siap digunakan. Ke depannya, jumlah kolam penampungan air ini direncanakan akan ditambah hingga 144 unit sesuai arahan koordinasi.

Lebih lanjut disampaikan Kapolda Kalsel bahwa selain penanganan jangka pendek dengan sistem pemadaman estafet, langkah pencegahan jangka panjang juga disiapkan. Pihak kepolisian dan pemerintah daerah melibatkan akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mengedukasi masyarakat dan pemilik lahan agar membuat biopori. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelembapan tanah bawah permukaan sehingga mencegah kebakaran berulang saat musim kemarau.

Guna mendukung operasional personel dan relawan selama pemadaman, dua dapur lapangan beserta fasilitas pengolahan air minum (water treatment) juga telah didirikan di wilayah Pengayuan dan Guntung Damar.

26/08/2026 0 komentar-komentar

Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla, Wakapolda Kalsel: Seluruh personel harus proaktif

oleh Humas Polda Kalsel 26/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Noviar, S.I.K., memimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Posko Pantau Desa Pengayuan, Kabupaten Banjar, Rabu (26/8/2026) pukul 08.00 WITA.

Jajaran pejabat daerah dan unsur TNI-Polri turut hadir mendampingi, di antaranya Kepala BPBD Kalsel, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Kadisbunnak Kalsel, Kasi Ops Korem 101/Antasari, serta Pejabat Utama Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam arahannya Wakapolda Kalsel menjelaskan bahwa penanganan Karhutla ini diselaraskan secara berjenjang dari pusat hingga daerah, mulai dari Menko Pangan, Gubernur Kalsel, Kapolda, Danrem, hingga seluruh jajaran teknis di lapangan.

“Satuan tugas (Satgas) terpadu yang dibentuk difungsikan sebagai satuan pemukul untuk pemadaman di samping tetap mengedepankan upaya pencegahan. Operasi ini berlangsung selama 14 hari terhitung sejak hari apel digelar,” ujarnya.

Menghadapi tantangan kawasan Pengayuan yang membentang hampir 900 hektar, Polda Kalsel bersama instansi terkait menerapkan beberapa langkah teknis mendesak:

– Penyediaan Sumber Air Portable: Membangun kolam penampungan atau embung portable berkapasitas 12.000 liter per titik sebagai solusi krisis air. Penentuan lokasi titik embung berkoordinasi langsung dengan BNPB dan tim teknis.
– Manajemen Shift Personel: Pembagian jadwal kerja diatur ketat guna menjaga efektivitas kerja, efisiensi tenaga anggota, serta optimalisasi sarana dan prasarana.
– Dukungan Alutsista: Pemenuhan dan penambahan keterbatasan peralatan pemadaman terus dicukupi secara bertahap.
– Keterlibatan Lintas Fungsi: Satgas terpadu turut melibatkan unsur struktural Polda Kalsel, mulai dari Satuan Lalu Lintas, Tim Kesehatan, hingga Penegakan Disiplin (Provos).

Wakapolda Kalsel menegaskan agar seluruh personel proaktif. Seluruh pergerakan pasukan wajib terkoordinasi dan berdasarkan perintah resmi—tidak diperbolehkan ada tim atau individu yang bekerja sendiri-sendiri tanpa garis komando Satgas.

Fokus dan sinergitas antar-unsur menjadi kunci utama agar operasi penanggulangan Karhutla selama 14 hari ke depan berjalan efisien, efektif, serta memberikan dampak maksimal bagi lingkungan masyarakat.

26/08/2026 0 komentar-komentar

Atasi Karhutla, Kapolda Kalsel Bersama Wamenko Pangan dan Forkopimda Tinjau Langsung Posko Tegal Arum

oleh Humas Polda Kalsel 23/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di VIP Room Lanud Syamsuddin Noor, Minggu (23/8/2026).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, usai menggelar rapat koordinasi, Kapolda Kalsel bergerak menuju lapangan untuk meninjau dan turun langsung ke titik lokasi kebakaran di sekitar Posko Tegal Arum, Kota Banjarbaru untuk memadamkan api. Kegiatan ini dilakukan bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Komandan Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, serta jajaran Forkopimda Provinsi Kalsel.

Dari hasil pengecekan di lapangan, area yang terbakar merupakan kawasan lahan gambut dengan kedalaman mencapai 1 hingga 3 meter. Meski kobaran api di permukaan mulai mereda dan kabut asap berangsur berkurang, petugas mendapati masih adanya bara api aktif yang tertanam di bawah permukaan tanah. Kondisi ini memerlukan proses pembasahan secara menyeluruh agar titik api tidak kembali menyala.

Guna mempercepat proses pemadaman dan pendinginan lahan (mopping up), lanjut Kabid Humas Kombes Pol. Nur Khamid, disiapkan sebanyak 300 unit pompa air yang didistribusikan ke tiga wilayah prioritas, yakni Pengayuan/Liang Anggang, Guntung Damar, dan Hutan Lindung, dengan alokasi masing-masing 100 unit. Dukungan sarana ini bersumber dari kolaborasi lintas sektor, meliputi pihak swasta, Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan, serta BPBD/Pemprov Kalsel.

Strategi pemadaman dilakukan dengan memanfaatkan pasokan air dari saluran irigasi utama Sultan Adam/Cindi Alus yang dialirkan menuju kanal-kanal di titik kebakaran. Untuk menjaga efektivitas dan stamina petugas di lapangan, setiap unit pompa dioperasikan oleh 6 personel yang terbagi ke dalam pola 3 sif kerja secara berkelanjutan.

Operasi pemadaman terpadu ini melibatkan gabungan personel dari Polri, TNI, Dinas Kehutanan, Dinas ESDM, Satpol PP, Damkar, serta partisipasi dari 7 perusahaan di sekitar lokasi. Langkah cepat ini disokong oleh anggaran operasional tahap awal sebesar Rp.7,6 miliar untuk jangka waktu 2 minggu, dengan target pemadaman total dapat dirampungkan secara maksimal dalam periode tersebut.

Selain pemadaman fisik, penanganan difokuskan pada pengendalian bara bawah tanah serta penguatan layanan kesehatan bagi personel dan masyarakat sekitar melalui posko kesehatan dan edukasi penggunaan masker. Di saat yang sama, upaya penegakan hukum dan tindakan preventif terhadap praktik pembukaan lahan dengan cara membakar terus diperketat guna mencegah meluasnya kembali Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.

23/08/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Bersama Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Penanganan Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 23/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Astamaops Polri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Peninjauan turut dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolda Kalsel beserta jajaran Forkopimda dan unsur terkait.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalsel turun langsung memadamkan api dengan upaya pemadaman yang dilakukan secara terpadu oleh Polri, TNI, BPBD, BNPB, dan Basarnas. Pemerintah pusat juga telah memberikan dukungan berupa pesawat udara, helikopter serta personel BNPB untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

Astamaops Polri Komjen Pol. Fadil Imran dalam pernyataannya menegaskan penanganan karhutla dilakukan melalui dua langkah utama, yakni pemadaman dan penegakan hukum.

“Untuk penegakan hukum dan pencegahan, ini kita fokuskan. Upaya pemadaman dan hukum kita fokuskan dengan hukum,” kata Komjen Pol. Fadil Imran.

Beliau juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan ikut menjaga lahan masing-masing agar potensi karhutla dapat dicegah sejak awal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, kemudian menjaga lahannya masing-masing. Mudah-mudahan antara pemerintah bersama segenap komponen masyarakat bersama-sama melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemadaman kebakaran ini,” tuturnya.

Sementara itu KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan penanganan karhutla di Kalsel terus dilakukan melalui kerja sama seluruh unsur terkait.

“Ini semua bisa ditangani karena kerja sama yang bagus. Saya lihat Forkopimda semua hadir dan semua aparat bekerja sama dengan baik,” ujar KSAL.

Beliau menyebut dukungan pemerintah pusat juga telah diberikan melalui pengerahan sejumlah pesawat udara, helikopter dan personel BNPB pusat untuk membantu penanganan karhutla.

Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, peninjauan tersebut menunjukkan sinergi seluruh unsur dalam menghadapi karhutla di Kalimantan Selatan. Polda Kalsel bersama jajaran Forkopimda dan seluruh unsur terkait terus bekerja sama untuk menanggulangi karhutla di Kalimantan Selatan, mulai dari pencegahan, pemadaman hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran.

“Sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan utama dalam penanganan karhutla. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ucap Kabid Humas Kombes Pol. Nur Khamid.

Polda Kalsel memastikan penanganan karhutla terus dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, BNPB, Basarnas, BPBD dan unsur terkait lainnya untuk menjaga wilayah Kalimantan Selatan tetap aman dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

23/08/2026 0 komentar-komentar

Apresiasi Dedikasi dan Prestasi Personel, Kapolda Kalsel Serahkan Penghargaan di Hari Juang Polri 2026

oleh Humas Polda Kalsel 23/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Jumat (21/8/2026).

Mengusung tema “Dengan Semangat Hari Juang Polri Untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju”, momen bersejarah ini dimanfaatkan jenderal bintang dua tersebut untuk memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada puluhan personel berprestasi di lingkungan Polda Kalsel.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kapolda Kalsel kepada jajaran yang dinilai sukses dalam penegakan hukum keberlanjutan, pemberantasan kejahatan terorganisir, hingga kesiapsiagaan penanganan bencana alam.

Berikut rincian personel dan jajaran yang menerima penghargaan atas dedikasi luar biasa mereka:

– Ditreskrimsus Polda Kalsel (15 Personel): Berhasil membongkar kasus tindak pidana penyelundupan satwa dilindungi dengan barang bukti ±64 kg sisik trenggiling.

– Ditreskrimum Polda Kalsel (13 Personel): Mengungkap sindikat pemalsuan dokumen kendaraan bermotor skala besar, mengamankan barang bukti berupa 20.000 STNK palsu dan 20 unit mobil.

– Ditresnarkoba Polda Kalsel (34 Personel): Menumpas jaringan peredaran gelap narkotika dengan total barang bukti 31.955,84 gram sabu, termasuk 32 paket sabu kemasan khusus bergambar naga warna emas dan teh Cina warna hijau.

– Satbrimob Polda Kalsel (29 Personel): Dinilai berdedikasi tinggi dalam aksi cepat penanganan serta antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalsel.

– Ditsamapta Polda Kalsel (35 Personel): Menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam kesatuan antisipasi dan mitigasi bencana karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas loyalitas, kerja keras, dan dedikasi anggota dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta kelestarian lingkungan.

Ia berharap penghargaan ini dapat terus memicu semangat seluruh personel Polda Kalsel untuk memberikan pengabdian terbaik, profesional, dan responsif dalam melayani masyarakat demi mewujudkan Indonesia Maju.

23/08/2026 0 komentar-komentar

Ditreskrimsus Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling Jaringan Internasional, Ratusan Satwa Diduga Mati

oleh Humas Polda Kalsel 19/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil membongkar upaya penyelundupan bagian satwa yang dilindungi berupa 64 kilogram sisik trenggiling. Bagian tubuh satwa bernilai tinggi tersebut disita dari sebuah mobil di kawasan Banjarmasin sebelum rencananya dikirim ke luar negeri melalui Surabaya.

Keberhasilan pengungkapan kasus tindak pidana konservasi sumber daya alam ini dipaparkan langsung dalam konferensi pers, pada Rabu (19/8/2026) yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., bersama Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Yeremias Tony Putrawan, S.I.K., M.H., serta perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel selama kurang lebih satu tahun. Petugas yang melacak jaringan perdagangan satwa liar tersebut akhirnya melakukan penyergapan pada 31 Juli 2026 di area parkir Hotel TreePart Banjarmasin.

Dalam operasi penindakan tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HJ dan P yang mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi DA 1276 CP. Saat penggeledahan, ditemukan dua karung putih berisi sisik trenggiling kering dengan berat masing-masing 33 kilogram dan 31 kilogram (total 64 kg).

Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono mengungkapkan bahwa penyelundupan ini memiliki rantai jaringan lintas negara yang terorganisir rapi.

“Barang bukti sisik trenggiling ini tadinya hendak dikirim ke Surabaya. Berdasarkan hasil analisis dan informasi jaringan kami, dari Surabaya sisik-sisik ini rencananya akan diselundupkan lebih jauh ke luar negeri, yakni ke Vietnam dan Tiongkok,” ujar Kombes Pol Sigit Haryono dalam keterangannya.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Yeremias menambahkan bahwa penindakan ini merupakan komitmen konkret Polri dalam menjalankan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Pembangunan Berkelanjutan.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan drh. Agus Ngurah Krisna Kepakisan, M.Si. memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepolisian atas penegakan hukum ini. Pihaknya menegaskan bahwa trenggiling merupakan satwa terlindungi yang keberadaannya sangat krusial bagi keseimbangan ekosistem alam.

“Trenggiling berstatus Critically Endangered (sangat terancam punah) menurut IUCN dan masuk dalam Lampiran I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species). Secara hukum internasional, perdagangan satwa ini dilarang keras. Reproduksinya sangat lambat, hanya melahirkan satu ekor anak dalam setahun. Jika terus diburu, satwa ini terancam punah,” tegas perwakilan BKSDA Kalsel.

Senada dengan BKSDA, perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Faidil, S.Hut., M.Hut. menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga kawasan hutan Kalsel seluas kurang lebih 1,6 juta hektar dari praktik perburuan liar.

Skala kerusakan lingkungan dari kasus ini terbilang sangat besar. Berdasarkan kalkulasi pakar konservasi, 1 kilogram sisik trenggiling rata-rata diperoleh dari 4 hingga 5 ekor trenggiling dewasa. Dengan penyitaan barang bukti seberat 64 kilogram, diperkirakan ada sekitar 250 hingga 320 ekor trenggiling yang telah dibantai oleh para pemburu liar di kawasan hutan.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 40A ayat (1) huruf f jo Pasal 21 ayat (2) huruf c UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, jo UU No. 1 Tahun 2026. Kedua tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 11 tahun serta denda maksimal Kategori IV sebesar Rp.2 miliar.

Polda Kalsel berharap penindakan tegas ini dapat memberikan efek jera serta menjadi langkah preventif bagi masyarakat agar tidak terlibat dalam perdagangan satwa ilegal.

19/08/2026 0 komentar-komentar

Dampak Kemarau, Polda Kalsel Gelar Shalat Istisqa Berjamaah

oleh Humas Polda Kalsel 19/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna mengatasi dampak musim kemarau panjang serta terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pelaksanaan Shalat Istisqa bersama jajaran Forkopimda, para ulama dan masyarakat, Rabu (19/8/2026) pagi.

Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Banjar, serta KH. Muhammad Mukri Yunus yang memimpin jalannya ibadah shalat dan Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd. dan khutbah Istisqa.

Kegiatan ibadah ini dilakukan sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon petunjuk dan diturunkannya hujan, mengingat kondisi kekeringan di wilayah Kalimantan Selatan yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa dampak kekeringan saat ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari munculnya titik api dan kabut asap yang mengganggu aktivitas harian, hingga penurunan produktivitas di sektor pertanian dan perternakan.

“Sudah satu bulan lebih kita di Kalimantan Selatan tidak turun hujan. Titik api dan asap mulai mengganggu kegiatan masyarakat, sektor pertanian, perternakan, serta roda perekonomian. Melalui Shalat Istisqa ini, kita memohon ampunan dosa dan berdoa agar Allah SWT segera menurunkan hujan,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Kalsel untuk mengagendakan dan melaksanakan kegiatan serupa bersama masyarakat setempat.

Dukungan senada disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK. Ia mengapresiasi inisiatif Polda Kalsel dan berharap upaya doa bersama ini dapat membawa keberkahan serta memulihkan kondisi wilayah.

“Ini adalah hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Kemarau dan asap tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga menyebabkan gangguan pada penerbangan dan transportasi. Kami mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk turut serta memohon doa, baik secara berjamaah maupun mandiri,” tutur Supian HK.

Sementara itu, KH. Muhammad Mukri Yunus yang hadir mengingatkan pentingnya berserah diri dan mengintrospeksi diri. Menurutnya, Salat Istisqa merupakan bentuk itba’ atau meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam menghadapi ujian bencana alam.

“Shalat pada hakikatnya adalah doa. Bencana dan kerusakan yang terjadi tidak lepas dari ulah manusia sendiri. Oleh karena itu, kita wajib berikhtiar dan memohon ampunan agar doa serta harapan kita dikabulkan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Shalat Istisqa serentak ini, diharapkan kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dapat segera membaik dan ancaman karhutla dapat teratasi.

19/08/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel dan Forkopimda Turun Langsung Padamkan Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 11/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. turun langsung ke lapangan untuk meninjau sekaligus memimpin proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).

Langkah cepat ini diambil menyusul diterimanya informasi terkait masuknya kobaran api yang kian meluas dan mengancam kawasan pemukiman warga setempat. Menanggapi situasi kritis tersebut, Kapolda Kalsel bergerak bersama Gubernur Kalsel serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan penanggulangan darurat berjalan optimal secara presisi.

Turut hadir mendampingi di lokasi bencana, di antaranya Gubernur Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, Kabinda Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, Kasi Ops Korem 101/Antasari, Karo Ops Polda Kalsel, Dir Samapta Polda Kalsel, Dansat Brimob Polda Kalsel, hingga Kapolres Banjarbaru.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. ditempat terpisah mengatakan bahwa dilokasi titik api, rombongan pimpinan daerah ini tidak hanya melakukan evaluasi visual, tetapi juga berbaur langsung dengan tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dan barisan relawan pemadam kebakaran. Bahu-membahu di tengah asap tebal, petugas berupaya memblokir dan melokalisir pergerakan si jago merah agar tidak melompati jalur sekat menuju area permukiman.

Dalam peninjauan tersebut, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengevaluasi langsung efektivitas pasokan air, taktik pemadaman darat, serta kesiapan alat material pendukung. Di sela pemadaman, Kapolda memberikan arahan taktis sekaligus membakar semangat para personel lapangan.

“Tetap utamakan keselamatan kerja, perkuat sinergi lintas sektoral, dan maksimalkan penyekatan area secara masif. Prioritas utama kita adalah memastikan warga masyarakat aman dan permukiman mereka terbebas dari bahaya kebakaran,” tegas Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di lokasi kejadian.

Aksi tanggap darurat ini menjadi wujud komitmen nyata sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam merespons ancaman Karhutla di Kalimantan Selatan demi menjaga keselamatan masyarakat dan memelihara situasi kamtibmas yang kondusif.

11/08/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • …
  • 53

Cari

Berita Terkini

  • Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Masih Terus Dilakukan
  • Dampingi Wapres Gibran, Kapolda Kalsel Tunjukkan Inovasi Cairan Surfaktan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api Lahan Gambut
  • Kapolda Kalsel Pimpin Sertijab Dir Binmas, Ka SPN, dan Kapolres Banjar
  • Polda Kalsel Dampingi Badan Pangan Nasional Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
  • Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng dan Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip