Sekilas Info
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian
Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#mabespolri

Pesan Kapolri ke Perwira SIP Angkatan ke-51: Jadilah Agen Penggerak Reformasi Kultural Polri

oleh Humas Polda Kalsel 21/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAWA BARAT – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. memimpin upacara penutupan pendidikan dan pelatihan Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-51, Resimen Satya Intar Adinata Pratapa, di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Senin (03/10/2022).

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan pesan penting kepada 2.123 Perwira Polri untuk menjadi agen penggerak reformasi kultural di internal Korps Bhayangkara. Hal itu untuk kembali meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Oleh sebab itu, guna meningkatkan kepercayaan publik rekan-rekan harus menjadi agen penggerak reformasi kultural Polri. Saya memahami, bahwa untuk melakukan hal tersebut tidaklah mudah, namun harus kita lakukan demi kebaikan institusi Polri yang kita cintai,” kata Kapolri dalam amanatnya.

Ia menekankan bahwa, kepercayaan publik merupakan kunci utama dan harga mati untuk institusi Polri, dalam melaksanakan tugas pokoknya yakni melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Bahkan, lanjutnya, mengutip pesan dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) yakni, jangan sampai menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Itu yang paling penting. Citra Polri apapun harus tetap kita jaga’.

“Apabila kepercayaan publik terhadap Polri tinggi, tentunya setiap upaya pemolisian yang dilakukan akan lebih efektif, karena mendapat dukungan penuh dari  masyarakat. Namun sebaliknya apabila kepercayaan publik rendah, maka apapun tindakan Polri akan selalu kurang di mata publik,” ujar Kapolri.

Lebih dalam, ia menegaskan, usai menjalani pendidikan nantinya para Perwira Polri SIP akan menjalankan tanggung jawabnya yang lebih berat ketika menjalankan tugasnya di lapangan atau sosial masyarakat.

Selain harus memastikan pelaksanaan tugas anggota di lapangan berjalan dengan baik, katanya, Perwira Polri harus mampu menghadapi segala macam bentuk tantangan tantangan kedepan yang semakin kompleks.

Diantaranya adalah, terjadinya potensi krisis pangan dan energi akibat konflik Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan. Perkembangan zaman era digital atau Hyper Connectivity yang berpotensi memunculkan kejahatan jenis baru. Kemudian, pengamanan seluruh rangkaian Pemilu serentak tahun 2024, dimana harus mencegah terjadinya polarisasi, politik identitas, dan penyebaran hoaks yang mampu memecah belah bangsa.

Kemudian, memastikan seluruh pengamanan event internasional yang diselenggarakan di Indonesia, seperti Presidensi G-20. Lalu, antisipasi pergerakan dari kelompok terorisme. Selanjutnya, transnational crime, antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas pada berbagai proyek strategis nasional, pembangunan IKN, sampai dengan bencana alam serta perubahan iklim.

Terkait dengan berbagai macam potensi tantangan yang dihadapi, Kapolri memaparkan, dewasa ini, telah diterapkan konsep transformasi menuju Polri yang Presisi dengan mengedepankan pendekatan predictive policing dan memanfaatkan teknologi informasi.

“Penerapan konsep transformasi menuju Polri yang Presisi tentunya harus didukung oleh seluruh personel Polri. Khususnya rekan-rekan sekalian sebagai first line supervisor yang merupakan motor penggerak di lapangan,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Dirinya menuturkan, hal tersebut tentunya menjadi harga mati tujuan untuk meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Menurutnya, setiap personel harus optimis mampu merebut kembali tingkat kepercayaan publik yang tadinya sangat tinggi kepada Korps Bhayangkara.

“Oleh sebab itu, setiap personel Polri harus melakukan evaluasi dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan dimulai dari diri sendiri, sebagaimana peribahasa ‘jangan buruk rupa cermin dibelah’, karena perbaikan itu sejatinya harus berasal dari diri kita sendiri dan untuk kebaikan kita sendiri,” tuturnya

Dia mengingatkan, Polri merupakan merupakan pelayan publik. Sehingga, setiap personel Polri harus mengabdikan diri dengan seutuhnya kepada publik, sehingga kepercayaan publik dapat diraih.

Terkait reformasi kultural, Kapolri menyatakan terdapat dua pendekatan yang harus dilakukan, yakni, melalui pendekatan Rule Based Definition yaitu dengan seperangkat aturan dan koridor hukum dan yang kedua melalui pendekatan Value Based Definition, yaitu pembatasan berdasarkan nilai-nilai dan etika, termasuk Tribrata maupun Catur Prasetya.

“Upaya reformasi kultural tentunya juga harus diiringi dengan pengembangan SDM Polri yang unggul. Untuk itu, rekan-rekan harus terus mengembangkan tiga kompetensi, baik kompetensi leadership, teknis maupun etika,” ungkap mantan Kapolda Banten itu.

Kaplori menambahkan, setiap personel kepolisian juga harus menerapkan konsep kepemimpinan melayani sebagaimana teori Servant Leadership dengan menjadi teladan dan menempatkan anggota serta masyarakat sebagai prioritas utama.

Tak hanya itu, Kapolri mengungkapkan, polisi harus melakukan pengawasan secara melekat dan memberikan motivasi kepada anggota untuk membiasakan diri untuk berbuat baik serta terjun langsung ke lapangan guna mendengar secara langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat luas.

“Jika mendapatkan kritik dari masyarakat, jadikan sebagai bahan evaluasi. Ingatlah selalu tentang komitmen Polri untuk menjadi institusi yang tidak anti kritik dan modern. Fakta adanya kritik merupakan bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap Polri agar menjadi lebih baik,” tegasnya.

Tak lupa, ia juga meminta kepada seluruh Perwira Polri SIP untuk tidak melupakan serta menanamkan konsep growth mindset, yaitu pola pikir untuk selalu mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Sehingga memiliki tingkat resiliensi yang tinggi.

“Apabila hal ini dilakukan, diharapkan setiap upaya pemolisian yang rekan-rekan lakukan dapat lebih adaptif guna mengatasi berbagai permasalahan di lapangan,” kata Kaplori.

Disisi lain, Kapolri berpesan kepada seluruh aparat kepolisian untuk terus menempa diri agar menjadi talent-talent digital Polri. Dengan begitu, polisi selalu berada satu langkah di depan para pelaku kejahatan dan mampu mengimbangi perkembangan teknologi karena modern problem, require modern solution atau permasalahan modern, membutuhkan solusi yang modern.

“Tentunya berbagai hal yang saya sampaikan ini harus senantiasa dipegang teguh, sehingga rekan-rekan dapat menjadi perwira Polri yang tangguh dan dapat merespon setiap tantangan tugas secara tepat, sebagaimana harapan masyarakat,” ujarnya.

Sebelum menutup amanatnya, ia kembali menegaskan soal pentingnya berpegang tegus terhadap nilai-nilai Satya Haprabu demi kemajuan bangsa. Selain itu, diharapkan juga setiap Perwira Polri juga diharapkan untuk menjadi Satya Intar Adinata Pratapa, yaitu perwira Polri yang setia, pintar, unggul dan berwibawa sebagaimana arti dari nama resimen.

“Sehingga dapat mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama. Selamat bertugas, jadilah perwira Polri yang dekat dan dicintai masyarakat, sebagaimana transformasi menuju Polri yang Presisi,” tutup Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit.

21/11/2022 0 komentar-komentar

Kapolri Jenguk Pasien Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

oleh Humas Polda Kalsel 17/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

MALANG – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menjenguk korban luka-luka kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang dirawat di RSUD Kanjuruhan, Minggu (02/10/2022) malam. Dalam kunjungannya, Kapolri menanyakan kondisi pasien yang dirawat.

Dalam penjelasannya, dokter memaparkan beberapa kondisi pasien kepada Kapolri. Menurutnya, beberapa pasien yang mengalami gejala ringan sudah boleh pulang.

“Dan 93 dari yang kita tangani sisa 11 orang. Kebanyakan ringan dan sedang. Ringannya kami pulangkan. Dari 93 itu sisa 11. 8 orang dirawat di IGD, 2 di ICU dan satu orang di ruang inap,” ujar dokter tersebut.

Kapolri pun sempat menyapa keluarga pasien yang dirawat. Ia pun meminta keluarga sabar dan berjanji akan merawat hingga sembuh.

“Yang sabar ya bu. Yang penting sembuh dulu,” kata Kapolri.

Kapolri sebelumnya menegaskan bahwa, Polri akan menindaklanjuti instruksi dari Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan terjadinya peristiwa tersebut. Ia menekankan, timnya telah dikerahkan untuk mengusut tuntas terkait dengan proses penyelenggaraan, pengamanan sekaligus melakukan investigasi terkait dengan hal itu.

“Saat ini saya telah mengajak tim dari Mabes Polri terdiri dari Bareskrim, Propam, Sops, Pusdkkkes, Inafis, Puslabfor untuk melakukan langkah-langkah terkait pendalaman terhadap investigasi yang kami lakukan,” ujarnya.

Dirinya pun memaparkan bahwa, tim DVI langsung melakukan proses identifikasi terhadap seluruh masyarakat yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Untuk saat ini, kata Kapolri, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan kab/kota, jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut sekarang berjumlah 125.

“Saat ini data terakhir hasil pengecekan verifikasi Dinkes jumlahnya 125, tadi 129, karena ada tercatat ganda. Kemudian tentunya kami lakukan langkah-langkah lanjutan dengan tim DVI kemudian tim penyidik untuk pendalaman lebih lanjut untuk menginvestigasi secara tuntas dan nanti hasilnya kita sampikan ke seluruh masyarakat,” paparnya.

17/11/2022 0 komentar-komentar

Update DVI Polri: Korban Meninggal Peristiwa Kanjuruhan 125 Orang

oleh Humas Polda Kalsel 17/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr. A. Nyoman Eddy Purnama Wirawan, Sp.F. memutakhirkan data terbaru soal korban meninggal dunia dari peristiwa di stadion Kanjuruhan.

Menurutnya, saat ini stelah diperbaharui atau di update, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian itu sebanyak 125 orang.

“Update data terakhir yang dilaporkan meninggal dunia 129 setelah ditelusuri di RS terkait menjadi meninggal dunia 125 orang,” kata Nyoman Eddy kepada awak media, Jakarta, Minggu (02/10/2022).

Ia mengungkapkan, terjadinya selisih angka korban meninggal dunia sebelumnya lantaran adanya kesalahan pencatatan di rumah sakit yang menangani para korban.

Brigjen Pol Nyoman Eddy menuturkan, dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, 125 telah teridentifikasi seluruhnya  (100 %).

“Jumlah korban luka sebanyak 323 orang,” ujarnya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi usai pertandingan antara klub Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 – 3.

Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.

Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H.

Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.

17/11/2022 0 komentar-komentar

Dua Fokus Awal Polri Tangani Kerusuhan Arema Vs Persebaya

oleh Humas Polda Kalsel 17/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan pihaknya akan bergerak cepat menangani kerusuhan pertandingan sepak bola antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali akan berangkat ke Malang hari ini.

“Sesuai dengan perintah bapak Presiden hari ini Kapolri dan Menpora akan berangkat ke Malang,” kata Kadiv Humas, Minggu, (2/10/2022).

Lebih lanjut, ia menuturkan Kapolri telah berangkatkan tim DVI yang langsung menuju ke Malang kemudian mengerahkan seluruh tim dokter dari RS Bhayangkara Malang, RS Bhayangkara Kediri dan RS Bhayangkara Surabaya guna mempercepat proses identifikasi korban dan memberikan pelayanan kesehatan ke korban luka.

Kadiv Humas menuturkan, fokus Polri saat ini ada dua yaitu kerjasama dengan tim medis setempat dalam rangka memberikan pelayanan medis yang terbaik, supaya jumlah korban tidak bertambah.

“Yang kedua dengan jumlah korban yang begitu banyak tim DVI bekerja keras untuk segera identifikasi korban meninggal dunia dengan cepat agar korban dapat dikembalikan kepada keluarga masing-masing,” katanya.

Ia pun meminta rekan-rekan media bersabar menunggu perkembangan lanjutan baik dari sisi investigasi maupun penanganan korban.

“Hari ini Kapolri akan melaksanakan rapat dengan Menpora dan pemerintah daerah setempat dan hasilnya akan dievaluasi terlebih dahulu tentunya akan disampaikan ke rekan-rekan media,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir dengan tragedi. Suporter dan polisi menjadi korban kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam WIB 1 Oktober 2022.

17/11/2022 0 komentar-komentar

Dihadapan Kader Pemuda Pancasila, Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan-Kesatuan

oleh Humas Polda Kalsel 17/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menghadiri undangan acara peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (01/10/2022).

“Mungkin yang pertama saya ucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada kami dan suatu kehormatan kami mendapatkan kesempatan untuk bersama-sama meresmikan gedung baru. Kalau kita sudah bicara Pancasila walaupun kita berbeda-beda tapi kita tetap satu dan satu di dalam ideologi Pancasila,” kata Kapolri mengawali sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengingatkan kepada seluruh pihak terkait soal Bangsa Indonesia yang akan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

Menurutnya, semua pihak harus memiliki rasa semangat dan kepentingan bersama dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Dalam hal ini, Sigit menegaskan soal menjaga dan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Kapolri menuturkan, pelaksanaan Pemilu 2024 harus dapat lebih baik dibandingkan pada tahun 2019 lalu. Pasalnya, untuk pelaksanaan Pemilu selanjutnya, tidak boleh ada lagi polarisasi maupun isu politik identitas.

“Saya hanya mengingatkan bahwa yang namanya persatuan dan kesatuan kita adalah sila ketiga dari Pancasila. Jadi ketika kita bicara politik bangsa, maka politik yang harus kita sampaikan kepada masyarakat adalah politik dan ideologi Pancasila. jadi itu yang saya pesankan,” ujarnya.

Oleh karenanya, Kapolri berharap, siapapun yang nantinya akan menjadi calon Presiden di Pemilu 2024 harus mampu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Serta, menyampaikan gagasan serta visi dan misi Indonesia maju.

“Dengan demikian kita bisa menghindari perpecahan, kita bisa menghindari terjadinya polarisasi. Karena kedepan yang kita butuhkan adalah persatuan dan kesatuan,” ucap Kapolri.

Lebih dalam, dirnya menekankan, seluruh elemen bangsa harus menjaga Pancasila dan tujuan nasional demi mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Karena itu, Sigit menyebut, diperlukan adanya sinergitas dan soliditas seluruh elemen bangsa guna mencapai cita-cita tersebut.

“Sekali lagi, karena kita boleh apa saja, agama kita boleh apa saja, bicara Pancasila maka kita bicara ideologi negara maka kita semua menjadi satu karena Pancasila. Dan kita semua sudah membuktikan bahwa itu adalah dasar negara yang harus selalu kita pertahankan sampai kapanpun,” tutupnya.

17/11/2022 0 komentar-komentar

SSDM Polri Supervisi Penerimaan Tamtama Polri di Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 17/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Sumber daya manusia (SSDM) Polri melaksanakan melakukan kunjungan kerja di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (09/11/2022) pukul 08.30 Wita.

Kedatangan Tim itu disambut langsung oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., didampingi Karo SDM, Kabid Dokkes, Kabag Binkar Ro SDM, Kabag Dalpers Ro SDM, Kabag Watperd Ro SDM dan Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel.

Sementara rombongan Tim SSDM Polri terdiri dari Ketua Tim Supervisi SSDM Polri Kombes Pol Radiant, S.I.K., M.Hum., AKBP dr. Lastri Riyanti, MARS., Kompol AH Hudi Arif, S.T.P., S.I.K., M.A.,  Iptu dr. Leonardo, Sp.F., dan Briptu I Wayan Taurus Eka Putra.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Ro SDM Polda Kalsel dalam rangka supervisi penerimaan Tamtama Polri.

Supervisi ini bertujuan untuk mengecek kesiapan seleksi penerimaan anggota Polri yang akan mengikuti pendidikan ditingkat Panitia Daerah (Panda) Polda aklimantan Selatan.

Selain itu, menurutnya, supervisi dilaksanakan sebagai bentuk bahwa penerimaan anggota Polri memegang teguh prinsip BETAH yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, sehingga dalam proses penerimaan para calon tidak dipungut biaya sepeserpun. Semua murni hasil dari kerja keras masing masing peserta.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

17/11/2022 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Resmi Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Dua

oleh Humas Polda Kalsel 07/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebanyak 10 Perwira Polri mendapatkan kenaikan pangkat oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Satu diantaranya adalah Kapolda Kalimantan Selatan Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H. yang naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) dengan dua bintang di pundak.

Tak lama setelah dimutasikan dari jabatan yang lama menjadi Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Jenderal bintang satu (Brigjen Pol) itu kini naik satu tingkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. mengatakan, upacara kenaikan pangkat Irjen Pol Andi Rian dilakukan di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (01/11/2022).

Dirinya menyampaikan, upacara kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan bagi para Perwira Polri diantaranya Kapolda Kalsel yang telah melaksanakan tugas dengan baik.

“Irjen Pol Andi Rian merupakan sosok Perwira Polri yang memiliki karir yang cemerlang dalam bertugas sehingga beliau mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolda Kalsel dan dinaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Irjen Pol,” ucap Kabid Humas.

Kabid Humas berharap dengan kenaikan pangkat Kapolda Kalsel, menjadi berkah masyarakat Banua.

“Semoga menjadi berkah bagi keluarga besar Polda Kalimantan Selatan dan masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

07/11/2022 0 komentar-komentar

Tim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Pakaian Dinas Harian Polri di Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan kunjungan ke Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam rangka penelitian tentang evaluasi kualitas dan penggunaan pakaian dinas harian (PDH) Polisi tidak berseragam dan pakaian dinas khusus Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) guna mendukung tugas Polri.

Kedatangan Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Harvin Raslin, S.H., selaku Ketua Tim dengan anggota Pembina TK-I Ahmad Munif, S.H., M.Si., Penata TK-I Mulyanto, S.E., dan Irjen Pol (Purn) Dr. Ali Johardi, S.H., M.H. sebagai Konsultan dari Universtas Bhayangkara Jaya ini disambut oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. diruang kerjanya.

Sementara penelitian oleh Tim Puslitbang Polri itu dibuka oleh Karo Rena Polda Kalsel Kombes Pol Tejo Wijanarko, S.I.K. dengan dihadiri Karo Log Polda Kalsel Kombes Pol Switbertus Budhi Prasetiyo, S.I.K. bertempat di Rupatama Polda Kalsel, Banjarmasin, Senin (31/10/2022) pukul 09.30 Wita.

“Kegiatan Penelitian ini merupakan bagian dari Evaluasi tentang Kualitas dan Penggunaan PDH Polisi Tidak Berseragam dan Pakaian Dinas Khusus Pegawai Negeri Pada Polri di Polda Kalimantan Selatan,” ungkap Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Harvin.

Dia menjelaskan, Polri memiliki tugas pokok sebagai pemelihara kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Maka dari itu Polri harus mampu melaksanakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan kejahatan secara profesional, proporsional tuntas dan humanis,” katanya.

Untuk itu, suatu keberhasilan yang telah dicapai oleh institusi Polri tidak serta merta dapat diraih dengan mudah. Namun masih ada faktor lain sebagai pendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas operasional Kepolisian.

“Antara lain dalam penggunaan PDH Polisi yang tidak berseragam. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Baik itu penyelidikan, penyidikan dan tugas polri lainnya,” jelas Kombes Pol Harvin..

Mengacu Perkap Nomor 12 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, tepatnya Pasal 7 Ayat 1 dijelaskan bahwa PDH anggota Polri, terdiri atas PDH Polisi berseragam dan PDH Polisi tidak berseragam.

“Terkait dengan PDH Polisi tidak berseragam, sebagaimana Pasal 7 Ayat (1) huruf b, digunakan oleh fungsi atau satuan kerja. Antara lain Reserse kriminal, Intelijen keamanan, Pengamanan internal, Divisi hubungan internasional Polri dan Detasemen khusus 88 anti teror Polri terdiri dari PDH putih-hitam dan PDH bebas,” pungkasnya.

Melalui penelitian ini diharapkan mendapatkan masukan/saran untuk dijadikan rekomendasi kebijakan bagi pimpinan pengadaan Kaporlap personel dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

01/11/2022 0 komentar-komentar

Kapolda dan Wakapolda Kalsel Dampingi AS SDM Polri Hadiri Pembukaan MTQ Nasional Ke-29

oleh Humas Polda Kalsel 25/10/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. diwakili AS SDM Polri Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil. melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (12/10/2022).

Kedatangan AS SDM Polri itu dalam rangka menghadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-29 tahun 2022 di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., beserta Wakapolda Kalsel dan Pejabat Utama Polda Kalsel nampak hadir mendampingi AS SDM Polri dalam Pembukaan MTQ Nasional ke-29.

Selain AS SDM Polri dan Kapolda Kalsel, MTQ Nasional ke-29 yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (HC.) KH. Ma’ruf Amin juga turut dihadiri Menteri Agama RI, Gubernur Kalsel, Gubernur se Indonesia, Pangdam VI/Mulawarman, Ketua DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, Kabinda Kalsel, Danlantamal XIII Tarakan, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Bupati dan Walikota se Kalsel.

Kegiatan tersebut diawalai dengan Defile seluruh peserta MTQ Nasional ke-29 tahun 2022 dari 34 Provinsi se Indonesia, dilanjutkan dengan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Menyanyikan lagu Mars Bergerak, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Qori Terbaik 1 MTQ Tingkat Nasional ke-28 oleh Sdr. Ilham Mahmudin.

Kemudian Sambutan Selamat Datang dari Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Qoriah Terbaik 1 MTQ Tingkat Nasional ke-28 oleh Sdri. Rofiatul Muna, Laporan Menteri Agama Bapak Yaqut Cholil Qoumas, Pengibaran Bendera MTQ dan Hymne MTQ.

Sambutan Wakil Presiden RI Prof. Dr. (HC.) KH. Ma’ruf Amin yang dilanjutkan dengan pemukulan beduk sebagai tanda Peresmian Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional ke-29 tahun 2022, Dzikir Nasyid dan doa bersama dipimpin oleh Tuan Guru Wildan Salman.

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., melalui Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. berharap pelaksanaan MTQ tingkat Nasional yang berjalan mulai 10-19 Oktober 2022 ini berjalan aman dan lancar.

“Kami berharap MTQ ini melahirkan Qori Qoriah terbaik. Kami juga berharap doa dan dukungan dari warga agar Kalimantan Selatan tetap dapat mengukir prestasi terbaik di ajang yang lebih tinggi,” kata Kabid Humas.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

25/10/2022 0 komentar-komentar

Berkas Perkara Ferdy Lengkap, Mahfud MD Apresiasi Kerja Keras dan Profesionalitas Polri – Kejagung

oleh Humas Polda Kalsel 03/10/2022
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kejagung menyatakan berkas perkara kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan obstruction of justice Ferdy Sambo Cs telah berstatus P-21 atau lengkap. Dengan itu, kasus Ferdy Sambo segera di bawa ke pengadilan.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan apresiasi kepada Polri dan Kejagung yang telah bekerja keras, tapi tetap teliti dan profesional dalam menangani kasus ini.

“Alhamdulillah, Kejaksaan Agung telah menyatakan berkas perkara pembunuhan Brigadir Yosua atau kasus Sambo sudah lengkap (P21). Melibatkan 5 tersangka pembunuhan berencana dan 7 tersangka untuk obstruction of justice,” kata Mahfud MD, Rabu (28/09/2022).

“Kita apresiasi Polri dan Kejagung yang telah bekerja keras, tapi tetap teliti dan profesional,” lanjutnya.

Mahfud juga mengapresiasi Polri yang turut memproses pelanggaran kode etik dalam kasus tersebut.

“Polri secara simultan bukan hanya menangani pidananya tapi juga memproses kode etiknya, sementara Kejagung meneliti secara cermat kelengkapan persyaratannya. Mari terus kita kawal agar bagus sampai akhir,” ujar Mahfud.

Mahfud menegaskan, kelengkapan berkas perkara kasus Sambo menjadi bukti tidak ada proses bolak-balik antara Kejagung dan Polri.

“Seperti saya bilang tidak bolak-balik dari Kejaksaan ke Polri. Hanya bolak sekali, langsung jadi,” tegasnya.

03/10/2022 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 122
  • 123
  • 124
  • 125
  • 126
  • …
  • 136

Cari

Berita Terkini

  • Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
  • Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
  • Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip