Uncategorized
Wakapolda Kalsel Pimpin Simulasi Penanganan Aksi Teror Bom
Guna menangani ancaman dan tindakan gangguan keamanan di wilayah hukum di Kalsel, yang dilancarkan kelompok ekstrem seperti ISIS, dll. Wakapolda Kalsel Kombes Pol. Priyo Widyanto secara langsung memberikan pengarahan kepada anggota Mapolda Kalsel yang melaksanakan siaga, sekaligus memimpin simulasi peragaan penanganan teror bom di Lapangan Mapolda Kalsel, Sabtu (30/1|).
yudha
Satlantas Banjarmasin Sosialisasi Aturan “Lalin” ke Kampus
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin, sosialisasikan masalah aturan lalu lintas “Lalin” ke salah satu kampus di wilayah kota setempat.
“Kami sosialisasikan aturan lalu lintas ini ke kampus Poliban Banjarmasin dalam acara Police Goes to Campus,” ucap Kasubnit Dikyasa Satlantas Polresta Banjarmasin Bripka Budi di Banjarmasin, Jumat.
Dikatakannya, sosialisasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dari pihak pelajar yang menduduki urutan kedua terbanyak selama 2015 setelah pekerja swasta.
Mahasiswa termasuk kategori pelajar dan masih memiliki jiwa yang labil atau masih mengedepankan emosi dalam berkendara di jalan raya.
Selain itu, mahasiswa juga perlu diberikan pembinaan dan sosialisasi agar tidak terjerumus dalam pemahaman yang salah saat mengendarai kendaraan bermotor.
“Kami ingin agar tidak ada lagi korban kecelakaan lalu lintas dari pelajar dan angka kecelakaan dari pelajar dapat berkurang nantinya,” ujar pria yang menekuni sekali bidang Pendidikan dan Rekayasa itu.
Ia terus mengatakan, besarnya angka kecelakaan lalu lintas dari pelajar itu berdasarkan dari perhitungan Satlantas Polresta Banjarmasin.
Selain memberikan sosialisasi, pihak juga melakukan penegakkan hukum seperti melaksanakan razia terhadap pelajar yang belum waktunya untuk mengedari sepeda motor ataupun mobil.
Bukan itu saja, razia juga dilakukan terhadap masyarakat pada umumnya agar dapat memberikan efek jera untuk ke depannya menaati aturan berlalu lintas.
Satresnarkoba Banjar Tangkap Pedagang Jual Ribuan Carnophen
Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan bahan adiktif lain Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, menangkap seorang pedagang yang menjual obat-obatan terlarang.
“Tersangka berinisial Zu ditangkap bersama barang bukti ribuan butir Carnophen yang siap dijualnya,” ujar Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo di Martapura, Jumat.
Menurut kapolres yang didampingi Kasat Resnarkoba AKP Aris Munandar, penangkapan tersangka pengedar sediaan farmasi tanpa izin dilakukan pada Jumat (29/1) dinihari.
Dijelaskan Kasat Narkoba tersangka Zu ditangkap saat hendak transaksi, setelah digeledah ditemukan barang bukti obat Carnophen atau Zenith yang jumlahnya mencapai 2.000 butir.
“Penangkapan dilakukan petugas saat tersangka hendak bertransaksi dengan pembeli dan digeledak di jok motornya ditemukan ribuan butir obat Carnophen,” ucap kasat.
Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp410 ribu yang diduga hasil penjualan obat-obatan terlarang itu.
Dikatakan kasat, penangkapan tersangka Zu merupakan bagian dari pengembangan kasus ditangkapnya pria berinisial Za yang merupakan warga Desa Sei Tuan Ilir.
Disebutkan, Za merupakan anggota jaringan pengedal pil memabukkan itu dan berhasil ditangkap petugas unit Satgas Basmi Narkoba Polres Banjar pada Senin (25/1).
“Bukti keterlibatan Zu sebagai penjual maupun jaringan pengedar Carnophen bersama tersangka Za didapat dari percakapan keduanya melalui sambungan telepon,” ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya masih memproses kasusnya dan kedua tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Banjar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
bp/ang/tribrata
rel/a
Residivis Berjuluk Amat Borgol Ini Pun Takluk di Tangan Polisi Kotabaru

Amat Borgol, tersangka pencurian dengan pemberatan, yang ditangkap Polres Kotabaru, Jumat (29/1/2016)
Mariansyah terlihat meringis ketika dipapah dari ruang tahanan markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kotabaru.
Terduga pelaku pencurian dengan pemberatan itu tampak kesakitan akibat luka bekas timah panas yang dimuntahkan senjata petugas bersarang di kaki kanan tersangka.
Residivis yang memiliki julukan nama Amat Borgol ini, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mengancam dan berusaha melarikan dengan cara melompat mobil anggota setelah ditangkap polisi.
Amat Borgol ditangkap anggota buru sergap (Buser)satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Kotabaru, di sebuah rumah kontrakannya di Jalan Titian Beringin, Desa Rampalama, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru, Kamis (28/1) sekitar pukul 19.00 Wita.
Kasatreskrim Polres Kotabaru AKP Alfian Tri Permadi, mengatakan, penangkapan terduga pelaku pencurian dengan pemberatan diawali pengembangan penangkapan tersangka Samad.
Samad lebih awal ditangkap tim Buser Satreskrim Polres Kotabaru, karena diduga kuat sebagai pengumpul atau penadah barang hasil kejahatan yang dilakukan Amat Borgol.
bp/ang/tribrata
Polda Kalsel Ungkap Kasus Jaringan Sabu Medan, KS Masuk DPO Petugas
Petugas jajaran Subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan terus mengembangkan penangkapan tiga pelaku sabu jaringan Medan yang ditangkap di Jalan Gerilya Komplek Mahatama Regen 1 Rw24 Rw02, Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan.
Saat ini bahkan petugas terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka.
Kasubdit 1 Ditnarkoba AKBP Rahmat Budi, Jumat (29/1/2016), membenarkan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap satu tersangka berinisial KS (37) yang berhasil kabur saat penggerebekan.
Saat ini KS masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sebelumnya, Direktur Narkoba Kombes Joko Purwanto melalui Kasat 1 AKBP Rahmat Budi SIK didampingi Kompol Hadi Supriyanto mengatakan menangkap tiga tersangka.
“Kita lidik di lapangan cukup lama hingga mendapatkan informasi ada barang jumlah banyak di lokasi. Kita langsung melakukan penggrebekan sekitar pukul 00.15 Wita,” tuturnya.
Saat penggerebekan itulah dua tersangka loncat ke bawah rumah dan satu kabur ke rawa-rawa belakang rumah.
Dari penggerebekan tersebut petugas mengamankan RS alias Iwan (24), Az alias Pakcik (50), IS alias Iwan (38) Dari penangkapan ini petugas menyita 94,45 gram sabu.
bp/ang/tribrata
Jajaran Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel membawa puluhan mesin permainan ke Mako Polda, Jumat (29/1) siang.
Info diperoleh, 20 mesin permainan ini diamankan di Jalan Gatot Subroto, pada Kamis (28/1) malam.
Pada penggrebekan ini petugas Subdit 3 Direktorat Kriminal Umum Polda menyetop dan menghentikan beberapa pemain yang tengah bermain di lokasi tersebut.
Pantauan di ruangan lantai 2 Kriminal Umum Polda Kalsel, para petugas penyidik memeriksa beberapa orang yang diduga adalah pemain.
Direktur Kriminal Umum Kombes Yustan Alfiani yang dikonfirmasi sebelum salat Jumat tak mau berkomentar banyak. “Tunggu anggota melakukan pemeriksaaan dulu,” paparnya.
bp/ang/tribrata
Keamanan Perairan di Kalsel Jadi Salah Satu Fokus Perhatian Dit Pol Air Polda Kalsel
Keamanan sektor sungai dan perairan di wilayah hukum Kalsel terus ditingkatkan bahkan menjadi salah satu fokus perhatian dari jajaran Dit Sat Pol Air Polda Kalsel. Bidang Gakkum Satpol Air Polda Kalsel juga aktif menggelar dialog interaktrif dan penyuluhan lewat media salah satunya di RRI Banjarmasin, Jumat (29/1).
yudha
Bongkar Jaringan Sabu Medan, Anggota Satnarkoba Polda Kalsel Terluka
Bripka Herkules berjalan tertatih-tatih saat keluar dari klinik Polda Kalsel, Kamis (28/1) siang. Telapak kaki kirinya terbungkus perban, dan di tangan kanannya menenteng beberapa bungkusan obat.
Anggota Sat 1 Direktorat Narkoba itu terluka saat melakukan penangkapan terhadap tersangka pengedar narkoba, Rabu (27/1) dinihari.
“Saat itu saya terinjak paku hingga tembus,” ucap Herkules, Kamis (28/1/2016).
Bersama beberapa anggota, Bripka Herkules menggerebek sebuah rumah di Jalan Griya, Kompleks Mahatama Regen 1 RT 24 RW 02, Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalsel.
Beberapa tersangka meloncat dan kabur ke kolong rumah. Mengetahui itu dia dan rekan anggota lainnya masuk ke kolong rumah memburu para tersangka agar tak hilang.
Herkules berhasil menangkap satu tersangka dan membawanya naik ke pinggir. Saat itulah kakinya terinjak sebuah paku yang ada hingga tembus.
“Nggak apa-apa sudah lumayan, ” ucapnya.
Meski anggota terluka, penangkapan ‘berbuah’ manis dimana ditemukan hampir satu ons sabu siap edar dari rumah tersebut.
Direktur Narkoba Kombes Joko Purwanto melalui Kasat 1 AKBP Rahmat Budi SIK didampingi Kompol Hadi Supriyanto mengatakan, tiga orang tersangka diamankan dalam penggerebekan tersebut.
Tiga tersangka yang diamankan yakni RS alias Iwan (24 ) warga Jalan Azela Raya, Serang, Jawa Barat, Az alias Pakcik (50) warga Jalan. Nakula XIII Pemurus Dalam, IS alias Iwan Komo (38) warga Jalan Padat Karya Blok Mutiara II, Sungai Andai.
Sementara satu tersangka KS (37) warga Kampung Tegal Gede, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berhasil melarikan diri.
bp/ang/tribrata
Antisipasi Kejadian Lapas Tangerang, Polresta Sisir Lapas Teluk Dalam Banjarmasin
Jajaran Polresta Banjarmasin menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam Jalan Sutoyo S Banjarmasin, Jumat (29/1/2016) pagi.
Belasan aparat Polresta Banjarmasin memeriksa dan menyisir Lapas dengan penghuni mencapai 2400 orang tersebut.
Kepala Lapas Teluk Dalam Edy Widodo membenarkan adanya pemeriksaan dan penyisiran oleh aparat Polresta Banjarmasin tersebut.
Dia menjelaskan bahwa kedatangan aparat Polresta Banjarmasin untuk memeriksa keadaaan dan persenjataan serta amunisinya di dalam Lapas.
“Sebenarnya kalau pemeriksaan dari Polresta Banjarmasin ada yang rutin ada yang khusus. Sepertinya ini tadi khusus ya,” katanya
Edy juga tak menampik soal pemeriksaan senjata yang masih berkait dengan kejadian di Lapas Tangerang, dimana 9 senjata api milik petugas yang disimpan di gudang, dicuri kelompok teroris melalui salah satu narapidana.
Dia menjelaskan, di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin hanya beberapa petugas yang dibekali senjata api.
“Laras panjang dengan peluru tambur untuk petugas jaga di pos atas, di pos utama menggunakan senjata laras pendek, serta di pos jaga depan juga laras pendek,” ujarnya.
Soal keamanan gudang penyimpanan senjata api, dirinya mengaku sudah berusaha maksimal.
“Amunisi dan senjata kita pisah gudangnya. Dan yang punya kunci adalah petugas khusus. Saya sendiri tidak pegang kunci itu. Sesuai SOP,” jelasnya.
Bp/ang/tribrata











