Sekilas Info
Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Pokok Di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas HET
Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Uncategorized

Kapolda Kalsel Turut Berduka Atas Wafatnya H Ahmad Makkie

oleh Humas Polda Kalsel 02/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
h-ahmad-makkie-wafat

Kapolda Kalsel, Brigjen Agung Budi Maryoto, dalam sebuah acara bersama H Ahmad Makkie.

Meninggalnya HA Makkie cukup mengejutkan semua kalangan termasuk Kapolda Kalsel, Brigjen Agung Budi Maryoto.

Agung yang tengah mengikuti Rapim Polri di Jakarta pun turut mengucapkan belasungkawa ketika mendengar kabar duka.

“Atas nama Kapolda dan staf turut berdukacita, semoga almarhum diterima disisi Allah SWT,” ucap Agung..

Agung mengungkapkan beliau seorang yang jadi panutan di bidang religi khususnya Islam.

Pernyataan almarhum sendiri selalu menyejukan di tengah kemajemukan sukubangsa dan agama dan serta menjaga toleransi beragama.

Sementara hal sama disampaikan Habib Abdurahman Bahasyim.

Menurutnya, almarhum adalah pimpinan habib di Kalsel karena sebagai Ketua MUI dan juga sudah dianggap sebagai orangtua.

“Kalimantan Selatan sendiri pastinya sangat kehilangan dengan dipanggilnya beliau ke hadirat-Nya. Semoga amal ibadah almarhum dilipatgandaan dan untuk anak-anak almarhum bisa besabar dan buat bangga almarhum dengan hal-hal baik,” paparnya ditemui di rumah duka.

bp/ang/tribratanews

02/02/2016 0 komentar-komentar

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Winny C. Agung Budi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

oleh Humas Polda Kalsel 02/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Winny C. Agung Budi bersama rombongan anggota Yayasan Kemala Bhayangkari melakukan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi di Gang Pare-pare hari Sabtu (16/1/2016) yang menghanguskan 36 buah rumah.

“Bantuan ini memang tak seberapa tapi ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian, dengan harapan bisa sedikit meringankan beban bagi yang terkena musibah,” katanya, Selasa (2/2).

arif

ibu 1 ibu 2a ibu3

02/02/2016 0 komentar-komentar

Karo Ops. Polda Kalsel Pimpin Lat.Pra.Ops. Terpusat ‘Antik Intan’ 2016

oleh Humas Polda Kalsel 02/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

guruh

Guna memberantas peredaran narkoba yang terus berkembang, Polda Kalsel menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Antik Intan 2016 selama 12 hari terhitung tanggal 4 Pebruari hingga 16 Pebruari 2016.

Menurut Karo Ops. Polda Kalsel Kombes Pol. Drs Guruh Ahmad Fadiyanto MH yang membuka acara Lat Pra Ops Terpusat Antik Intan 2016 di Aula Bhayangkara Selasa (2/2) mengatakan, bahwa operasi ini bertujuan, tertangkapnya bandar, penyalur, penjual, pengedar, serta pengguna narkoba secara ilegal. Tertangkap para anggota atau jaringan peredaran gelap narkoba.

Terlaksananya proses penegakan hukum para tersangka kejahatan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Terbongkarnya tempat, pabrik pembuat narkoba serta ladang penanaman ganja. “Agar masyarakat terjamin dan terlindungi, dari segala bentuk kejahatan akibat penyalah gunaan narkoba,” ujarnya.

budi

02/02/2016 0 komentar-komentar

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mencari Anggota Baru

oleh Humas Polda Kalsel 02/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

PENGUMUMAN PENDAFTARAN
SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI KEPOLISIAN NASIONAL TAHUN 2016
NOMOR :Peng-1/1/2016/Pansel

Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Kepolisian Nasional Mengundang Warga Negara Republik Indonesia yang terbaik untuk menjadi Anggota Komisi Kepolisian Nasional.Sesuai dengan Pasal 28Peraturan Presiden Nomor 17 tahun 2011 tanggal 4 Maret 2011 tentang Komisi Kepolisian Nasional, calon Anggota Kompolnas harus memenuhi persyaratan antara lain :

Warga Negara Republik Indonesia;
Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
Berumur paling rendah 40 (empat puluh) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada saat proses pemilihan;
Memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela;
Memahami Tugas Pokok, Fungsi Dan Peranan Kepolisian Dan Mempunyai Visi Tentang Reformasi Kepolisian;
Sehat jasmani dan rohani;
Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana karena melakukan tindak pidana kejahatan;
Bersedia melaporkan harta kekayaan;
Tidak menjadi anggota partai politik
Berijazah Sarjana Hukum atau Sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 (lima belas) tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan atau perbankan;
Tidak merangkap jabatan dan/atau menjalankan profesi lain, selain Tugas, Fungsi, dan Kewenangan sebagai Anggota Kompolnas periode 2016-2020;
Khusus bagi calon Anggota Kompolnas yang berasal dari unsur pakar kepolisian, harus memenuhi persyaratan sarjana yang berpengalaman kerja paling kurang 15 (lima belas) tahun pada lembaga kepolisian/ penegak hukum atau akademisi dibidang ilmu kepolisian/ hukum
Khusus bagi calon Anggota Kompolnas yang berasal dari unsur tokoh masyarakat harus memenuhi persyaratan berpengalaman sebagai pengurus aktif organisasi kemasyarakatan yang bertaraf nasional selama paling kurang 5 (lima) tahun

Pendaftaran Calon AnggotaKompolnasdiselenggarakan mulai tanggal 14 Januari2016 s/d 12Februari 2016 pada jam 00 WIB s/d 16.00 WIB (hari kerja). Berkas pendaftaran hanya dapat diajukan oleh yang bersangkutan dan ditujukan kepada Ketua Panitia Seleksi Calon AnggotaKompolnasdibuat di atas kertas bermeterai cukup (Rp. 6.000,-).

Permohonan pendaftaran harus sudah diterima oleh Panitia Seleksi selambat-lambatnya tanggal 12Februari 2016 jam 16.00 WIB dengan melampirkan :

Daftar Riwayat Hidup;
Fotokopi Kartu Tanda Penduduk dan Fotokopi NPWP, dengan membawa aslinya;
Fotokopi Ijazah yang dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan/instansi yang berwenang baik S1, S2, maupun S3;
Surat Keterangan pengalaman kerja dari instansi tempat kerja;
Pas foto terbaru 3 ( tiga) lembar ukuran (4×6) dengan latar belakang berwarna merah;
Surat Keterangan Sehat Jasmani dari dokter pada Rumah Sakit;
Surat Keterangan Bebas Narkoba dari Instansi yang terkait;
Surat Keterangan Catatan Kepolisian asli dan masih berlaku;
Surat Pernyataan di atas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dan bertanggal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak menjadi pengurus salah satu partai politik;
Surat Pernyataan di atas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dan bertanggal, bahwa apabila terpilih menjadi Anggota Kompolnas bersedia:
Tidak merangkap jabatan dan/atau menjalankan profesi lain, selain Tugas, Fungsi, dan Kewenangan sebagai Anggota Kompolnas periode 2016-2020;
Melaporkan harta kekayaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melampirkan Surat Keterangan sebagaimana tertera pada persyaratan poin (l) dan (m) bagi Calon yang berasal dari unsur pakar kepolisian dan unsur tokoh masyarakat;
Surat Pernyataan di atas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dan bertanggal, bahwa semua dokumen / berkas yang diserahkan kepada Panitia Seleksi Calon Anggota Kompolnas adalah benar dan dapat dipertanggung-jawabkan menurut hukum.

SuratPendaftaran dapat disampaikan langsung kepada Sekretariat Panitia Seleksi atau dikirimkan melalui pos tercatat, dengan alamat :

Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Kepolisian Nasional
d/a. Gedung Komisi Kepolisian Nasional
Jl. Tirtayasa VII No. 20, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12160.
Telp (021) 7392315. fax. (021) 7392317.

rel/ang/tribratanews

02/02/2016 0 komentar-komentar

Anggota Polda Kalsel Dibekali Ilmu Bela Diri ‘Tarung Derajat (Boxer)’

oleh Humas Polda Kalsel 02/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
tarung2

Anggota Personnel Polda Kalsel dibekali ilmu bela diri tarung derajat. (yudha)

 

Polri mengadopsi beladiri Tarung Derajat atau lebih dikenal dengan istilah Boxer sebagai beladiri resmi Polri. Mengapa akhirnya Polri mengadopsi beladiri yang satu ini? Ternyata ini bermula dari kegusaran para pimpinan Polri tentang kondisi riil saat ini, di mana anggota Polri sering kalah berduel dengan penjahat, dan bahkan senjata pun dirampas. Maka Polri pun membutuhkan suatu beladiri yang bisa melumpuhkan lawan dengan cepat, bahkan jika lawan lebih dari satu. Pilihan jatuh ke Tarung Derajat atau Boxer karena ini asli Indonesia dan guru besar beladiri ini, yaitu Achmad Dradjat alias Aa Boxer tinggal di Bandung, sehingga bisa menjadi konsultan pendidikan beladiri di Polri.

Peresmian beladiri Polri ini dilakukan pada acara Sidang Pleno Dewan Pendidikan dan Pelatihan (Wandiklat) Polri tanggal 21-22 Januari 2013 yang lalu di Pusat Pendidikan Lalu Lintas (Pusdik Lantas) Polri di Serpong. Peresmian dilakukan dengan pemberian gelar guru besar kehormatan Tarung Derajat atau Boxer kepada pimpinan Polri. Pemberian gelar kehormatan ini dilakukan oleh Sang Guru Tarung Derajat atau Boxer, yaitu Achmad Dradjat dengan mengikatkan sabuk Tarung Derajat kepada pimpinan Polri. Acara dilanjutkan dengan demonstrasi beladiri ini oleh para personal Polri yang sudah belajar sebelumnya.

Pada Sidang Pleno Wandiklat ini juga dibahas berbagai hal strategis berkaitan dengan sistem pembelajaran di Polri, termasuk peresmian implementasi distance learning (pembelajaran jarak jauh atau PJJ) serta e-learning (sistem pembelajaran yang memanfaatkan keunggulan teknologi informasi) untuk proses pendidikan dan pelatihan di Polri, evaluasi penerapan manajemen mutu di lingkungan pendidikan Polri, kesiapan pelatihan untuk menghadapi Pemilu, dan sebagainya.

Jujur saja, saya tidak begitu mengenal beladiri Tarung Derajat atau Boxer ini secara mendalam sebelumnya. Saya tahu bahwa beladiri ini memang termasuk keras dan latihannya pun tidak mudah. Tetapi saya sempat ngobrol dengan Sang Guru Achmad Dradjat alias Aa Boxer beberapa waktu lalu di tahun 2014. Beliau orangnya berperawakan kecil, jauh dari bayangan saya, di mana tadinya saya bayangkan Aa Boxer itu orangnya tinggi besar dengan postur atletis. Ternyata tidak. Beliau pun sangat rendah hati dan sangat menyenangkan untuk diajak ngobrol. Saya tidak melihat sedikitpun aura arogan atau kesombongan pada diri beliau. Aa Boxer juga mengatakan bahwa suatu kehormatan buat dia karena beladiri Tarung Derajat atau Boxer diadopsi secara resmi menjadi beladiri Polri. Beliau juga akan ikut memikirkan bagaimana teknik-teknik beladiri yang paling sesuai untuk seorang Polisi menyangkut pelaksanaan tugasnya di lapangan.

Mungkin ini memang yang dibutuhkan Polri, suatu sistem beladiri yang bisa di-customized sesuai dengan kebutuhan Polri. Tentu saja pihak yang paling kompeten untuk melakukan customization tersebut adalah seorang ahli beladiri yang sudah memiliki pengalaman tinggi, bahkan menciptakan teknik-teknik beladiri. Dalam konteks pemikiran seperti itu, maka mengadopsi Tarung Derajat dan keberadaan Aa Boxer memang solusi yang pas untuk Polri saat ini berkaitan dengan beladiri.

tarung3

Dengan demikian, beladiri Tarung Derajat akan menjadi bagian dari kurikulum resmi pendidikan Polri dan akan diajarkan di semua sekolah-sekolah di lingkungan Polri. Lebih lanjut, beladiri ini juga akan diajarkan kepada personel Polri se-Indonesia walaupun mereka sudah lulus pendidikan.

Mengutip situs resmi Tarung Derajat / Aa Boxer, maka dijelaskan bahwa beladiri ini adalah logika dan tindakan moral yang pragmatis yaitu sebagai sebuah ilmu olahraga seni bela diri yang memanfaatkan senyawa daya gerak otot, otak serta nurani secara realistis dan rasional. Terutama dalam proses pendidikan dan pelatihan, seluruh pergerakan anggota tubuh beserta bagian-bagian penting lainnya seperti kaki, tangan, kepala dan sebagainya, dilakukan dalam rangka menguasai dan menerapkan lima unsur daya gerak yaitu kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian, dan keuletan. Lima unsur itu melekat secara agresif dan dinamis dalam gerakan-gerakan pukulan, tendangan, bantingan, kuncian, serta teknik- teknik dan strategi bertahan-menyerang lainnya yang praktis dan efektif suatu pembelaan diri.

 

Sebagai suatu cabang olahraga, maka Tarung Derajat sudah dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak tahun 1998, dan rencananya akan dipertanding di SEA Games 2013 yang lalu, tetapi batal. Menurut laporan Tempo, olah raga ini batal dipertandingkan di SEA Games ke-27 di Myanmar karena tidak mendapat banyak dukungan negara Asia Tenggara. Dari 11 negara ASEAN, hanya tuan rumah Myanmar dan Indonesia yang mendukung cabang olahraga tersebut. Padahal, untuk bisa dipertandingkan di pesta olahraga multicabang olahraga itu, suatu cabang olahraga harus didukung empat negara, termasuk dukungan tuan rumah.

Selamat, semoga dengan beladiri baru ini kemampuan anggota Polri semakin meningkat. Harapan masyarakat tentu mereka mendapatkan perlindungan dari Polri, tetapi jika anggota Polri sendiri tak bisa melindungi dirinya, susah bukan?

anangfadhilah/tribratanews

02/02/2016 0 komentar-komentar

Anggota Polda Kalsel Jalankan “Revolusi Mental”

oleh Humas Polda Kalsel 02/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel
sdm4

Tim Training Biro SDM Polda Kalsel berikan pembekalan revolusi mental bagi anggota. (yudha)

sdm1 sdm2 sdm3

 

Tim training Biro SDM Polda Kalsel rutin memberikan pembekalan Revolusi Mental yang telah dicanangkan Presiden Jokowi agar bisa dimaknai dan dijalankan dengan baik.

Pelatihan revolusi mental yang dijalankan institusi kepolisian, merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. Model pelatihan revolusi mental bentuknya bermacam-macam disesuaikan dengan kebutuhan. Penekanannya pada pembentukan karakter dan sikap polisi dalam menjalankan tugas.

Polisi harus lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada pribadi. Mereka juga dilatih menyelesaikan permasalahan dengan baik. “Kita lihat perkembangan situasi sekarang menyangkut kehidupan bermasyarakat dan bernegara juga jadikan bahan evaluasi. Bagaimana anggota kita siap menghadapi segala sesuatu di lapangan .

Dengan pelatihan revolusi mental, sikap dan perilaku polisi diharapkan bisa lebih baik. “Sekarang polisi itu mengutamakan bagaimana melayani masyarakat daripada minta dilayani. Revolusi mental ini bisa jadi perubahan sikap dan perilaku polisi dalam bertugas..

yudha

02/02/2016 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Minta Simulasi Penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan di Kalsel Ditingkatkan

oleh Humas Polda Kalsel 01/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna mengatasi dan menekan aksi kebakaran hutan dan lahan di Kalsel seperti yang kerap terjadi saat kemarau, Kapolda Kalsel Brigjend Pol. Drs Agung Budi M, MSi Polda Kalsel akan melakukan rapat tehnis bersama instansi terkait. Untuk menyamakan persepsi serta langkah komprehensif agar kasus kebakaran hutan dan lahan bisa dilakukan langkah antisipasi dan pencegahan jauh hari sebelumnya.

“Polda Kalsel akan melakukan pelatihan serta simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan,” katanya usai acara pembukaan pelatihan penanganan serangan bom, di lapangan Mapolda Kalsel, Senin (1/2).

kapolda dan sekdaprov

 

 

 

01/02/2016 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Tindak Judi “Bingo” Berkedok Permainan Ketangkasan

oleh Humas Polda Kalsel 01/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalsel Brigjend.Pol. Drs Agung Budi M, M.Si berharap, masyarakat segera melaporkan jika ada kegiatan judi berkedok permainan alat ketangkasan seperti bingo. Karena pihaknya tak segan-segan akan melakukan tindakan. “Seperti judi dengan alat ketangkasan (bingo) di Jalan Gatot Subroto Kota Banjarmasin yang berhasil di amankan dengan 20 alat permainan. Kita akan proses sesuai hukum dan aturan yang berlaku,” katanya, usai membuka acara pelatihan penanganan serangan bom dan teror bersenjata di Lapangan Mapolda Kalsel, Senin (1/2).

Sementara itu, Dir.Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol. Yustan Alfiani mengatakan, ada 6 tersangka yang diamankan yakni 1 pemilik alat permainan serta 5 pemain. Menurut pengakuan tersangka, yang membuka usaha di Jalan Gatot Subroto mengaku sudah beroperasi selama 3 bulan. ‘”Modusnya permainan dengan alat ketangkasan, pemain membayar sejumlah uang untuk mendapatkan koin, jika berhasil mendapatkan poin berupa kertas tiket bisa ditukarkan dengan barang berharga seperti HP atau sejumlah uang,” katanya.

Jam operasional tempat permainan yang diakui pemiliknya sebagai permainan anak ini buka mulai jam 12 siang sampai 12 malam.

ang/tribratanews

permainan-yang-diangkut

 

 

01/02/2016 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel: Kita tak Boleh Takut dan Harus Bersatu Lawan Teroris

oleh Humas Polda Kalsel 01/02/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalsel Brigjend. Pol. Drs Agung Budi M, M.Si berharap, kesiagaan, kesiapan anggota terus ditingkatkan agar mampu menghadapi setiap gangguan keamanan dan kamtibmas yang dilakukan oleh teroris.

“Kita tak boleh takut, lemah dan ragu, harus bersatu melawan aksi teroris. Untuk itu anggota Polda Kalsel harus selalu siap dan siaga. Serta bertindak secara profesional,” katanya usai membuka acara pelatihan penanganan serangan bom dan teror bersenjata, di lapangan Mapolda Kalsel, Senin (1/2).

Kapolda Kalsel berharap, proses latihan terus dilakukan agar setiap anggota semakin terlatih menghadapi aksi teror apapun bentuknya. “Tiada hari tanpa latihan untuk meningkatkan profesionalisme anggota,” katanya.

 

yudha/wendy

 

teror 2 teror HL ok teror HL

01/02/2016 0 komentar-komentar

Anggota Polda Kalsel Antusias Lakukan Simulasi Penanganan Aksi Terom Bom

oleh Humas Polda Kalsel 30/01/2016
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna menangani ancaman dan tindakan gangguan keamanan di wilayah hukum di Kalsel, yang dilancarkan kelompok ekstrem seperti ISIS, dll. Wakapolda Kalsel Kombes Pol. Priyo Widyanto secara langsung memberikan pengarahan kepada anggota Mapolda Kalsel yang melaksanakan siaga, sekaligus memimpin simulasi peragaan penanganan teror bom di Lapangan Mapolda Kalsel, Sabtu (30/1|).

yudha

 

simulasi 1 simulasi 2 simulasi 3 simulasi 4

30/01/2016 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 349
  • 350
  • 351
  • 352
  • 353
  • …
  • 383

Cari

Berita Terkini

  • Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Pokok Di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas HET
  • Biro SDM Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan Tambahan untuk Petani Jagung
  • Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
  • Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar
  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip