Sekilas Info
Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Masih Terus Dilakukan
Dampingi Wapres Gibran, Kapolda Kalsel Tunjukkan Inovasi Cairan Surfaktan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api Lahan Gambut
Kapolda Kalsel Pimpin Sertijab Dir Binmas, Ka SPN, dan Kapolres Banjar
Polda Kalsel Dampingi Badan Pangan Nasional Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng dan Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla
Tekan Karhutla, Kapolda Kalsel Pimpin Monitoring dan Terjunkan Inovasi Surfaktan di Banjarbaru
Gelar Rakor Penanganan Karhutla Bersama Wamenko Pangan RI, Polda Kalsel Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku Kebakaran Lahan
Polda Kalsel Gunakan Cairan Khusus Untuk Pemadaman Karhutla
Polda Kalsel Racik Formula Cairan MES, Solusi Padamkan Karhutla di Lahan Gambut
Rakor Karhutla, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#divhumaspolri

Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital

oleh Humas Polda Kalsel 22/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta, 20 Mei 2026 — Ancaman keamanan saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk yang mudah dikenali. Ia bisa tumbuh perlahan melalui ruang digital, interaksi sosial, budaya visual, hingga paparan informasi yang terus berulang dan memengaruhi cara berpikir seseorang.

Perubahan pola ancaman tersebut menjadi benang merah dalam buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, karya Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, S.I.K., M.H., dan Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K., yang dibedah dalam rangkaian Rakernis Densus 88 Antiteror Polri Tahun Anggaran 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Buku ini hadir dengan perspektif yang berbeda. Jika pembahasan terorisme selama ini identik dengan jaringan, organisasi, atau aksi yang terlihat, “Gamifikasi Kekerasan” justru mengajak pembaca memahami fase yang sering luput diperhatikan: bagaimana ancaman terbentuk, berkembang, lalu bertransformasi di tengah ekosistem digital yang bergerak cepat.

Melalui pendekatan yang memadukan keamanan, psikologi, hukum, teknologi digital, pendidikan, hingga perlindungan anak, buku ini mencoba menjawab satu pertanyaan penting: bagaimana negara dan masyarakat membaca ancaman sebelum ancaman itu nyata terjadi?

Dalam pemaparannya, Wakapolri menegaskan bahwa perubahan pola ancaman harus diikuti dengan perubahan cara berpikir dan strategi penanganan.

“Ancaman saat ini bergerak lebih cepat dibanding pola penanganan lama. Karena itu, kita perlu membangun kemampuan membaca gejala lebih awal, memperkuat pencegahan, dan meningkatkan ketahanan masyarakat,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, ancaman ekstremisme modern semakin bersifat cair, tidak selalu terikat struktur formal, dan sering kali berkembang melalui jejaring digital yang sulit dipetakan dengan pendekatan konvensional.

Karena itu, buku ini menekankan pentingnya deteksi dini, literasi digital, perlindungan anak, penguatan sekolah, keluarga, serta kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari strategi pencegahan jangka panjang.

Yang menarik, buku ini tidak hanya berbicara tentang ancaman, tetapi juga menawarkan cara melihat keamanan sebagai tanggung jawab bersama. Bahwa keamanan masa depan tidak cukup dijaga oleh aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, dunia pendidikan, komunitas, platform digital, hingga masyarakat luas.

Lebih dari Kajian Keamanan, Ini Tentang Membaca Perubahan

Membaca Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital seperti diajak memahami wajah baru ancaman yang berkembang diam-diam di tengah perubahan zaman. Buku ini tidak dibangun dengan pendekatan yang kaku, tetapi mencoba menjelaskan keterhubungan antara teknologi, perilaku manusia, ruang sosial, dan keamanan.

Kekuatan buku terletak pada keberaniannya mengangkat isu yang relatif baru dan masih jarang dibahas secara utuh di Indonesia: bagaimana ruang digital dapat membentuk pola pikir, memengaruhi perilaku, dan menciptakan risiko yang membutuhkan pendekatan pencegahan lebih adaptif.

Pembahasan buku turut diperkaya melalui tanggapan para penanggap lintas disiplin, yakni Dr. Zora Arfina Sukabdi, Prof. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D., Dra. Adityana Kasandra Putranto, dan Dr. Ismail Fahmi, yang memperkuat perspektif psikologi, hukum, perlindungan sosial, serta dinamika informasi digital.

Dalam kesempatan tersebut, para penulis juga menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi pemikiran dan pengembangan literatur terkait keamanan serta pencegahan ekstremisme di era digital.

Pengakuan HKI ini menandai bahwa buku tersebut bukan hanya menjadi ruang diskusi akademik, tetapi juga bagian dari penguatan pengetahuan dan inovasi pemikiran dalam membaca tantangan keamanan masa depan.

Menutup pemaparannya, Wakapolri menegaskan prinsip yang menjadi benang merah buku tersebut:

“Negara tidak boleh hanya hadir saat ancaman sudah membesar. Pencegahan harus datang lebih awal, sementara penegakan hukum menjadi langkah terakhir yang dilakukan secara terukur.”

Melalui buku ini, Polri menegaskan bahwa Indonesia yang aman dibangun melalui kemampuan memahami perubahan, memperkuat ketahanan masyarakat, dan menghadirkan pencegahan sebelum ancaman berkembang.

Sebab di era digital, yang paling berbahaya bukan hanya ancaman yang terlihat, tetapi ancaman yang tumbuh tanpa disadari.

22/05/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Torehkan Prestasi Gemilang, Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri

oleh Humas Polda Kalsel 12/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Beliau resmi menerima penghargaan bergengsi dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. sebagai Kapolda Terbaik dalam kategori “Menambah Aset Polri Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat.”

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polri Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (12/5/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dalam mengelola dan mengembangkan aset kepolisian di wilayah hukum Kalimantan Selatan. Di bawah kepemimpinannya, Polda Kalsel dinilai progresif dalam melakukan pengadaan serta optimalisasi aset yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh jajaran Polda Kalsel. Fokus kami adalah bagaimana aset yang ada dapat mendukung tugas kepolisian agar masyarakat merasa lebih aman dan terlayani dengan fasilitas yang memadai,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Beberapa kriteria yang membuat Polda Kalsel unggul dalam Rakernis Logistik tahun ini antara lain:

– Inovasi Pengelolaan Aset: Transparansi dan akuntabilitas dalam inventarisasi barang milik negara.

– Hibah dan Kerja Sama: Keberhasilan dalam menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder untuk penambahan fasilitas operasional.

– Dampak Pelayanan: Pembangunan dan renovasi pos pelayanan serta kantor polisi yang lebih humanis dan modern di berbagai titik strategis di Kalimantan Selatan.

Langkah yang diambil Kapolda Kalsel dapat menjadi role model bagi pimpinan satuan wilayah lainnya. Penambahan aset yang tepat sasaran dianggap sebagai fondasi utama dalam mendukung transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan motivasi personel Polda Kalsel semakin meningkat dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Banua.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

12/05/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar

oleh Humas Polda Kalsel 05/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) bersama Polres jajaran berhasil membongkar praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi dalam sebuah penegakan hukum selama 29 hari.

Hal itu diungkap dalam konferensi pers Satgas BBM dan LPG Ditreskrimsus Polda Kalsel pencapaian program Asta Cita Presiden RI yang berlangsung di Polda Kalsel, Banjarbaru, pada Senin (4/5/2026).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. diungkapkan bahwa penegakan hukum yang dipimpin oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri untuk menindak tegas segala bentuk penyimpangan BBM ilegal di masyarakat.

Selain mengamankan 33 tersangka dari 35 laporan polisi, Ditreskrimsus Polda Kalsel turut menyita barang bukti berupa 9.500 liter BBM Pertalite, 2.900 liter BBM Solar, 723 tabung gas 3 kg berisi, 488 tabung gas 3 kg kosong, 2.213 tabung gas portabel, 277 jerigen berbagai ukuran, 1 tandon kapasitas 1.000 liter, 4 unit kendaraan roda enam, 7 unit kendaraan roda empat, 1 unit kendaraan roda tiga, dan 12 unit kendaraan roda dua.

Kapolda menjelaskan modus operandi yang digunakan oleh para pelaku untuk meraup keuntungan pribadi dari barang subsidi pemerintah tersebut seperti memindahkan isi LPG tabung 3 kg (subsidi) ke dalam kaleng gas portabel ukuran 230 gram menggunakan selang regulator khusus.

Sementara dalam penyalahgunaan BBM, modus yang dilakukan Pelaku yakni membeli Pertalite dan Bio Solar di SPBU dengan memodifikasi tangki kendaraan agar dapat menampung kapasitas yang lebih besar, kemudian menjualnya kembali dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menerangkan, bahwa berdasarkan perhitungan, total kerugian negara akibat praktik ilegal ini diperkirakan mencapai Rp.12.416.000.000. Nilai barang bukti yang disita sendiri jika dikonversikan ke dalam rupiah berjumlah sekitar Rp.74 juta.

“Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dengan hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp.60 miliar,” pungkas Kapolda.

Beliau juga menegaskan komitmennya untuk menindak anggota Polri jika terbukti terlibat dalam praktik pungutan liar atau pembekingan BBM ilegal. Masyarakat pun diimbau untuk aktif melaporkan temuan penyimpangan melalui hotline pengaduan 110 yang telah disediakan.

Dalam konferensi pers tersebut, hadir Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kepala Dinas Perdagangan Prov Kalsel, Kepala Dinas Perindustrian Prov Kalsel, Kepala PT. Pertamina Persero Cabang Banjarmasin, Kepala PT. Pertamina Patra Niaga Cabang Banjarmasin, Ketua Hiswana Migas Wilayah Kalsel, Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, para Kasubdit Reskrimsus Polda Kalsel dan Kasat Reskrim Jajaran Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

05/05/2026 0 komentar-komentar

Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 30/04/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar rangkaian kegiatan bermanfaat bagi masyarakat dan para pekerja, pada Rabu (29/4/2026). Acara yang dipusatkan di Polresta Banjarmasin ini diisi dengan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa agenda ini merupakan wujud kesepakatan antara pihak kepolisian dengan para Ketua Serikat Buruh di Kalimantan Selatan untuk merayakan May Day dengan cara yang positif.

“Kita sepakati akan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, baik itu untuk buruh maupun masyarakat di Kalimantan Selatan. Salah satunya adalah bakti sosial dan bakti kesehatan yang kita laksanakan hari ini,” ujar Kapolda saat memberikan keterangan kepada awak media.

Menariknya, kegiatan yang diinisiasi oleh Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. ini tidak hanya dihadiri oleh elemen buruh, tetapi juga diikuti oleh komunitas ojek online (ojol) yang turut memeriahkan suasana di Polresta Banjarmasin.

Terkait pengamanan di hari buruh, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap menjalankan prosedur rutin dengan mengedepankan aspek pelayanan kepada rekan-rekan buruh. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan ketua organisasi serikat buruh di seluruh wilayah Kalimantan Selatan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Untuk pengamanan 1 Mei, kita tetap bersama-sama dengan rekan-rekan, terutama ketua organisasi serikat buruh. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan kepada rekan-rekan buruh yang merayakan hari internasional ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk terus mendukung tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Menurutnya, situasi Kalimantan Selatan yang kondusif merupakan modal utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para pekerja. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan elemen buruh diharapkan terus terjaga demi kemajuan bersama di Bumi Lambung Mangkurat.

Bakti sosial dan Bakti kesehatan yang digelar Polda Kalsel ini dihadiri oleh Gubernur Kalsel, Staf Ahli Bidang Pemerintah Hukum dan Politik, Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Kabinda Kalsel, Kasi Ops Korem 101/Antasari, Wa kapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, Plh. Kapolresta Banjarmasin beserta Pejabat Utama dan Bhayangkari Cabang Polresta Banjarmasin.

Selain itu turut hadir juga Presidium Asosiasi Pekerja Buruh Banua Kalsel, Ketua Serikat FSPMI, Ketua Serikat KSPSI, Ketua Serikat KSBSI, Ketua Gojek Banjarmasin, Ketua Gojek Banjarbaru, Ketua Grab, Ketua Maxim, Ketua Shopee Food, dan Ketua dari DOKB.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

30/04/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau

oleh Humas Polda Kalsel 18/04/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung Apel Gelar Kesiapsiagaan Sarana Prasarana (Sarpras) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Peralatan Pengamanan Pengendalian Massa (Dalmas) di Lapangan Dit lantas Polda Kalsel Km. 21 Banjarbaru, Selasa (14/4/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini menghadapi musim kemarau serta memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya, Kapolda menekankan bahwa wilayah Kalimantan Selatan memiliki kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan, terutama pada lahan gambut. Apel ini bertujuan untuk memastikan seluruh peralatan, mulai dari mesin pompa air, selang, hingga kendaraan taktis penjinak api, dalam kondisi prima dan siap digerakkan sewaktu-waktu.

Kapolda menegaskan bahwa, Kita tidak boleh lengah. Pengecekan ini adalah bentuk komitmen Polri dalam melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat dari ancaman kabut asap.

“Kami telah menyiapkan sedikitnya 750 personel yang siap diterjunkan untuk mengantisipasi situasi di lapangan agar kebakaran tidak meluas,” pungkasnya.

Selain fokus pada bencana alam, Polda Kalsel juga melakukan inspeksi mendalam terhadap peralatan Dalmas dan PHH (Penanggulangan Huru-Hara). Hal ini dilakukan untuk menjamin kesiapan personel dalam menghadapi dinamika sosial dan menjaga ketertiban umum.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus pengecekan meliputi:
Kendaraan Taktis Water Cannon, Security Barrier, dan kendaraan operasional lainnya.

Perlengkapan Perorangan seperti Helm, tameng, rompi pelindung, hingga alat komunikasi gas air mata. Serta sinergitas Koordinasi antar-satuan fungsi agar tercipta gerak cepat (quick response) saat terjadi situasi darurat.

Kapolda Kalsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk turut serta dalam menjaga lingkungan. Beliau mengimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat sanksi hukum yang berat bagi pelaku pembakaran hutan.

Dengan dilaksanakannya apel gelar ini, diharapkan seluruh jajaran Polres di bawah naungan Polda Kalsel memiliki standar kesiapsiagaan yang sama dalam menjaga Bumi Lambung Mangkurat dari bencana Karhutla maupun gangguan kamtibmas.

Dalam apel tersebut turut hadir Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar, Kapolres Tanah Laut dan Wakapolres Barito Kuala.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

18/04/2026 0 komentar-komentar

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan

oleh Humas Polda Kalsel 06/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyelenggarakan buka puasa bersama yang hangat dan penuh kebersamaan di Polresta Banjarmasin pada Kamis (5/3/2026). Acara ini dihadiri oleh puluhan anak yatim, komunitas ojek online (ojol), serta sejumlah awak media.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Ustadz Dr. H. Karyono Ibnu Ahmad, M.Si., Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin beserta Pejabat Utama Polresta Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya di hadapan media, Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas di bulan Ramadhan, melainkan sebuah ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan antar elemen masyarakat.

“Hari ini kita melaksanakan buka puasa bersama dengan komunitas ojek online, rekan-rekan wartawan, dan anak yatim. Momen ini kita gunakan untuk bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujar Kapolda.

Kapolda merincikan bahwa sebanyak 15 orang anak yatim, 30 orang Driver Ojek Online, dan 51 orang wartawan diundang secara khusus dalam acara tersebut. Tak hanya sekadar berbuka puasa, pihak Polda Kalsel juga membawa kabar gembira terkait persiapan mudik lebaran.

Polda Kalsel telah menyiapkan program Mudik Gratis dengan armada 11 unit bus dan berkapasitas mampu menampung hingga 540 orang. Bus ini dijadwalkan berangkat pada tanggal 13 April 2026 mendatang, namun akan disesuaikan kembali dengan animo dan kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan juga, mengajak komunitas ojol dan wartawan untuk bersama-sama menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kalimantan Selatan agar tetap aman, damai dan harmonis. Beliau menekankan pentingnya penyampaian informasi yang menyejukkan bagi masyarakat.

Selain itu, Kapolda juga menyinggung mengenai prestasi Polda Kalsel yang meraih predikat terbaik dalam pengelolaan layanan Call Center 110.

“Layanan 110 adalah pusat pelayanan kepolisian saat ini. Kami terus mendorong sosialisasi agar masyarakat bisa mendapatkan respon cepat dari kepolisian. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan ini demi meningkatkan kepuasan masyarakat,” pungkasnya.

Acara juga diisi dengan pembacaan doa, pemberian santunan kepada anak yatim, pemberian bingkisan kepada wartawan dan driver ojek online, serta ramah tamah yang memperlihatkan kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

06/03/2026 0 komentar-komentar

Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan

oleh Humas Polda Kalsel 05/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Komisi III DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunjungan Kerja) Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Provinsi Kalimantan Selatan. Pertemuan yang berlangsung di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, pada Rabu (4/3/2026) ini dihadiri oleh jajaran Polda Kalsel, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel, dan BNNP Kalsel.

Habib Aboe Bakar Al-Habsyi selaku Ketua Tim Komisi III DPR RI menyampaikan bahwa fokus utama kunjungan kali ini adalah memastikan kesiapan aparat penegak hukum di daerah dalam mengimplementasikan KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) serta memantau dinamika penegakan hukum terkini di wilayah Kalimantan Selatan.

Komisi III mengapresiasi pemahaman jajaran Polda, Kejati, dan BNNP Kalsel terhadap KUHP baru yang dinilai lebih humanis. DPR mendorong percepatan penyesuaian SOP, penguatan SDM, dan koordinasi antar sub-sistem peradilan pidana agar transisi berjalan tertib tanpa menimbulkan ketidakpastian hukum.

Komisi III menekankan pentingnya menjaga marwah institusi penegak hukum pasca peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Amuntai. DPR meminta penguatan pengawasan internal agar kepercayaan publik tetap terjaga dan institusi tidak kalah oleh oknum.

Anggota dewan menyerap aspirasi terkait kendala anggaran dan fasilitas yang dihadapi mitra kerja di daerah untuk diperjuangkan dalam Rapat Kerja (Raker) di tingkat pusat bersama Kapolri, Jaksa Agung, maupun Kepala BNN.

“Kedatangan kami bukan sekadar mengevaluasi, tetapi untuk memastikan penegakan hukum di Kalsel berjalan profesional, berintegritas, dan berkeadilan sesuai napas KUHP baru yang lebih humanis,” ujar Habib Aboe Bakar Al-Habsyi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa di depan anggota DPR RI, Kapolda Kalsel Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan terkait dengan kesiapan anggaran dan penggunaan anggaran.

Selain itu juga memaparkan pengawasan internal oleh Itwasda dan Propam terkait pengaduan-pengaduan masyarakat dan adanya pelanggaran anggota.

Kemudian disampaikan juga mengenai kasus-kasus menonjol sebagai implementasi pelaksanaan KUHAP dan KUHP baru. Serta capaian kinerja terkait penanganan dan pengungkapan kasus narkoba.

Terkait Restorative Justice (RJ), Polda Kalsel berpedoman sesuai dengan KUHAP baru, dan para penyidik juga melaksanakan sesuai dengan KUHAP dan Perkap Kapolri.

Selain penegakan hukum, Polda Kalsel juga melaporkan dukungan terhadap program ketahanan pangan dan penyaluran beras SPHP sebagaimana program Presiden RI dan Kapolri, serta kesiapan rencana Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

05/03/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres

oleh Humas Polda Kalsel 26/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan menggelar pengecekan urine secara mendadak kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) serta para Kapolres jajaran, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan internal dan komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.

Kapolda Kalsel Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. turut mengikuti tes urine bersama Wakapolda dan Irwasda. Pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. atas perintah Kapolri melalui Kadiv Propam Polri agar seluruh anggota Polri wajib mengikuti pengecekan urine, dimulai dari pimpinan hingga ke tingkat bawah.

Kabid Humas Polda Kalsel Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel mengaku sempat terkejut dengan pelaksanaan tes urine yang dilakukan secara mendadak. Namun demikian, beliau menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

“Kita harus bisa memberikan contoh kepada bawahan, jangan sampai ada yang positif. Akan saya tindak tegas apabila ada pimpinan yang urine-nya positif,” tegasnya.

Kapolda menambahkan bahwa dari sisi medis, kondisi personel saat akan menjalani pemeriksaan juga menjadi perhatian. Beliau menyebutkan, apabila terdapat personel yang menunjukkan tanda-tanda ketakutan berlebihan atau kecemasan seperti gemetar dan berkeringat saat hendak diperiksa, hal tersebut dapat menjadi indikator yang perlu dicermati lebih lanjut oleh tim pemeriksa.

Sementara itu Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan bentuk komitmen nyata institusi dalam menjaga integritas serta profesionalisme anggota Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Kalsel.

“Dari hasil akhir pemeriksaan, dipastikan tidak ditemukan satu pun PJU maupun Kapolres jajaran Polda Kalsel yang dinyatakan positif narkoba. Seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif,” terang Kabid Propam.

Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan internal dan komitmen Polri dalam mewujudkan institusi yang bersih, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

26/02/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Diawal Ramadhan

oleh Humas Polda Kalsel 25/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers pada Selasa (24/2/2026) siang terkait pengungkapan kasus besar peredaran gelap narkotika. Dari tangan seorang kurir, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 29.944,33 gram (29,9 Kg) dan 15.056 butir pil ekstasi dengan berat bersih 5.767,47 gram.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kasus ini merupakan pengungkapan besar diawal Ramadhan ini.

“Kasus ini merupakan jaringan antarprovinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), dan diduga kuat terafiliasi dengan jaringan internasional yang dikendalikan oleh seorang bandar berinisial FP alias M,” pungkas Kapolda Kalsel.

Tersangka yang diamankan berinisial IW (32), seorang pria yang memiliki dua alamat tinggal, yaitu di KP. Pasir Rancajatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten; serta di Jalan Maduhara, Komplek Graha Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkurai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng.

Dijelaskan oleh Kapolda Kalsel, Penangkapan bermula pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa IW kerap melakukan transaksi dan mengantar narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Berdasarkan informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis data-data scientific untuk melacak keberadaan IW. Setelah berhasil memastikan posisi target, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang telah ditentukan.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dalam sebuah tas ransel berwarna orange yang dibawa oleh IW. Dari dalam tas tersebut, ditemukan 30 paket sabu dan 3 paket besar berisi ribuan butir ekstasi. IW beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolda Kalsel untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap modus yang digunakan untuk mengelabui petugas. Sabu-sabu tersebut dikemas secara rapi dalam kemasan berwarna gold dengan logo harimau. Sementara itu, ribuan butir ekstasi dikemas dalam kemasan besar berwarna putih. Seluruh barang bukti tersebut dimasukkan ke dalam ransel warna orange yang dibawa tersangka.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas bulan suci Ramadhan agar tetap kondusif dengan cara menambah amal ibadah serta menghindari perbuatan yang tidak baik seperti mengkonsumsi narkoba, balap liar, dan tawuran.

“Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, dengan memberikan kepolisian informasi peredaran-peredaran narkoba yang ada di Kalimantan Selatan sehingga kita dapat memberantas dan menangkap pelaku narkoba demi masa depan generasi pemuda kita dan meningkatkan kesejahteraan Banua kita tercinta,” imbau Kapolda Kalsel.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menambahkan bahwa keberhasilan ini menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dari jumlah barang bukti yang diamankan, diperkirakan sebanyak 164.777 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

“Jika barang bukti ini sampai beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat luar biasa. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan ribuan anak bangsa,” ujar Dirresnarkoba.

Selain menyelamatkan jiwa, pengungkapan ini juga menghemat potensi biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara maupun masyarakat. Apabila para penyalahguna ini harus direhabilitasi, diperlukan biaya sebesar Rp.823.885.000.000,- (Delapan ratus dua puluh tiga miliar lebih rupiah).

Adapun nilai barang bukti yang disita jika diuangkan mencapai Rp.68.955.794.000,- (Enam puluh delapan miliar lebih rupiah).

Tersangka IW kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polda Kalsel berkomitmen untuk terus memburu dan membongkar jaringan narkotika di wilayah hukumnya, serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna memberantas peredaran gelap narkoba.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

25/02/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama OKP Cipayung Plus Kalsel, Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas

oleh Humas Polda Kalsel 24/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menggelar acara buka puasa bersama dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Acara yang diinisiasi oleh Direktorat Intelkam Polda Kalsel dipimpin Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. ini berlangsung di Kalimantan Ballroom, Hotel Rattan Inn Banjarmasin, pada Senin (23/2/2026) yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus dialog konstruktif antara pihak kepolisian dan generasi muda.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam sambutannya Kapolda Kalsel menekankan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan bangsa serta pentingnya sinergi dengan Polri.

Kapolda mengapresiasi peran vital mahasiswa dalam setiap momentum perubahan sejarah bangsa. Menurutnya, generasi muda, terutama mahasiswa, memiliki energi besar berupa idealisme, keberanian, dan daya kritis yang mampu mendorong perbaikan dalam kehidupan bernegara.

“Kritik yang membangun harus dilandasi oleh keilmuan, data akurat, analisis objektif, dan argumentasi kuat. Bukan sekadar reaksi, tetapi kontribusi yang bermakna bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tegasnya.

Menyikapi hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban. Unjuk rasa atau demonstrasi yang dijamin Undang-Undang harus dilakukan dengan menaati aturan, prosedur, dan etika yang berlaku.

“Beraspirasi boleh, bahkan harus. Namun, lakukan dengan tegas dan tertib, keras namun santun. Tujuannya adalah perbaikan, bukan kekacauan,” pesan Kapolda Kalsel.

Kapolda menegaskan bahwa Polri memandang mahasiswa sebagai mitra strategis, bukan pihak yang berseberangan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Beliau menjelaskan bahwa personel Polri hadir untuk menjamin keamanan aksi dan siap memfasilitasi audiensi agar aspirasi mahasiswa sampai kepada pengambil kebijakan.

“Koordinasi yang baik sangat krusial untuk meminimalisir potensi gesekan. Komunikasi adalah kunci agar dinamika di lapangan tetap kondusif,” imbuhnya.

Di hadapan para mahasiswa, Kapolda menyampaikan komitmen Polri untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang lebih humanis. Ia mengajak mahasiswa untuk selalu mengedepankan dialog dan “kepala dingin” dalam membahas setiap persoalan atau perbedaan.

“Fokus utama kita bersama adalah menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan harmonis. Silaturahmi seperti ini harus terus kita rawat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalsel juga memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang berperan aktif membantu jamaah dalam perhelatan Haul Abah Guru Sekumpul. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Selain itu, secara simbolis diserahkan pula tali asih kepada perwakilan panti asuhan sebagai wujud kepedulian sosial Polri terhadap sesama.

Acara buka puasa bersama ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan diskusi interaktif antara Kapolda dan para mahasiswa. Diharapkan sinergi yang terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kalsel yang aman, damai, dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum MUI Kalsel dan Guru Besar UIN Banjarmasin Prof. Dr. H. Abdul Hafiz Anshari, AZ, MA., Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Para Ketua OKP Cipayung Plus Provinsi Kalsel, Ketua IMM Kalsel, Ketua Presidium PMKRI Banjarmasin, Ketua HIKMAHBUDHI, Ketua GMNI, Ketua KMHDI, Ketua GMKI, Ketua KAMMI, Mahasiswa Politeknik Unggulan Kalimantan Banjarmasin dan Mahasiswa Universitas Sari Mulia Banjarmasin.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

24/02/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • …
  • 53

Cari

Berita Terkini

  • Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Masih Terus Dilakukan
  • Dampingi Wapres Gibran, Kapolda Kalsel Tunjukkan Inovasi Cairan Surfaktan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api Lahan Gambut
  • Kapolda Kalsel Pimpin Sertijab Dir Binmas, Ka SPN, dan Kapolres Banjar
  • Polda Kalsel Dampingi Badan Pangan Nasional Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
  • Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng dan Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip