Sekilas Info
Kapolda Kalsel Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan KSAD dan Kepala BNPB, Tinjau Proses Pemadaman Karhutla dan Uji Coba Water Bombing Surfaktan
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Kalsel Gelar Donor Darah
Polda Kalsel Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru
Kapolda Beserta PJU Polda Kalsel Turun Langsung Melaksanakan Pengaturan Lalu Lintas
Wujudkan Program 100 Hari Kapolri, Kapolda Kalsel Gelar Minggu Kasih di Gereja GKE Maranatha Banjarbaru
Kapolda Kalsel Turun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Banjarbaru
Kapolda Kalsel Gelar Shalat Subuh Keliling, Tegaskan Komitmen “Polisi Bersama Masyarakat”
Polda Kalsel Sambut Kedatangan 200 Personel Brimob NTB untuk Bantu Penanganan Karhutla Di Kalteng
Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda dan Wakapolda Kalsel Gelar Jum’at Keliling
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalsel Gelar Green Policing di Pasar Galuh Cempaka Banjarbaru
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#poldakalsel

Selain Anak, Polwan Satgas RI dan Bhayangkari Indonesia Juga Berikan Trauma Healing Pada Orang Dewasa

oleh Humas Polda Kalsel 11/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kebutuhan trauma healing terhadap pengungsi gempa Lombok terus dilakukan oleh Tim Psikologi, Polwan dan Bhayangkari Daerah Kalsel yang tergabung dalam Tim Trauma Healing Polwan Satgas RI dan Bhayangkari Indonesia. Selain ditujukan untuk anak-anak, trauma healing juga diberikan kepada orang dewasa.

Hal itu terlihat saat tim kemanusiaan ini melaksanakan trauma healing kepada anak anak beserta orang tua, di Desa Duyu Kecamatan Tatanga/Palu Barat, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (11/10/2018).

Kegiatan yang langsung bersinergi dengan personel TNI dari Kesatuan Kostrad Kota Makassar tersebut diawali dengan Do’a Bersama dilanjutkan dengan Permainan, Menyanyi Bersama, Berbagi Cerita dan Makanan Ringan.

Kepada orang tua, tim pertama kali memberikan trauma healing agar ke depannya saat terjadi gempa susulan, mereka akan mengamankan anak anaknya dengan cara yang tidak mengganggu psikologis anak.

Hal ini penting sebagai upaya trauma healing kepada orang tua sebelum dilakukan pada anak, karena setiap tindakan orang tua akan membekas pada anak dan akan berefek di kemudian hari.

Menurut Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel AKBP Novian Susilo, S.Psi., MM yang juga selaku Pimpinan Tim Trauma Healing Polda Kalsel mengungkapkan, trauma healing sangatlah penting karena masih banyak korban bencana alam mengalami trauma dan ketakutan yang berlebih ketika mendengar suara-suara yang menyerupai gaung, getaran, atau semacamnya.

Selain ditujukan untuk anak-anak, tim juga melakukan pendampingan trauma healing kepada orang dewasa.

“Orang dewasa juga mengalami trauma karena gempa, stres karena rumah hancur, pekerjaan hilang atau belum bisa bekerja, tidur di tenda darurat dan masih banyak faktor lain. Oleh karena itu orang dewasa juga perlu mendapatkan trauma healing,” kata Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel.

Adapun beberapa metode pelayanan trauma healing yang dilakukan tim yaitu, menggambar, permainan, pendampingan personal hingga aktivitas meronce untuk orang dewasa dan anak-anak tingkat SLTP-SLTA.

“Salah satu cara yang kita lakukan adalah kita mengajak anak-anak bercerita tentang kesibukan atau keseharian mereka. Dengan begitu, kenangan bencana yang mereka alami bisa berkurang,” kata Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel.

Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel AKBP Novian Susilo, S.Psi., MM juga mengatakan, tujuan utama trauma healing yang diberikan kepada anak-anak adalah agar mereka mampu melupakan kejadian yang terjadi pada masa lampau. Selain itu, juga membuat mereka siap apabila kembali terjadi bencana.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/10/2018 0 komentar-komentar

Tiga Pilar Kabupaten HSS Gelar Do’a Bersama untuk NTB dan Sulteng

oleh Humas Polda Kalsel 11/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Resort Hulu Sungai Selatan (HSS) yang dipimpin Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko, SIK menghadiri Do’a Bersama dengan TNI, Polri, Aparat Pemerintahan dalam rangka Peduli Bencana Nasional di Indonesia (Lombok, Sumbawa, Palu, Sigi, dan Donggala).

Kegiatan tersebut berlangsung di Mesjid Ar Raudah Jalan Al Falah Kelurahan Kandangan Kota Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (10/10/2018) pukul 08.00 wita.

Dalam Do’a Bersama ini dihadiri Forkopimda Kabupaten HSS, Ketua DPRD Kabupaten HSS, Ketua Pengadilan Negeri Kandangan, Ketua MUI Kabupaten HSS, Pimpinan Majelis Raudhatul Ghanna Annabawiyah KH Ahmad Syairazi, Kepala Kementrian Agama HSS, para SKPD Kabupaten HSS, para Kapolsek Jajaran Polres HSS, Danramil Jajaran Kodim 1003 Kandangan, Kepala Desa se Kabupaten HSS, para Polres HSS, Kodim 1003 Kandangan dan 1500 Jemaah lainnya. Do’a Bersama tersebut dipimpin oleh KH Ahmad Syairazi.

“Saya atas nama pribadi dan pimpinan Polres HSS turut berduka cita yang sangat mendalam atas terjadinya bencana di Lombok, Palu, Sigi dan Donggala. Semoga kita bisa membantu meringankan saudara kita yang terkena musibah, dan doa kita diterima Allah SWT,” katanya.

Usai doa bersama, juga dilaksanakan Shalat Hajat yang diimami KH Ahmad Syairazi. Selain itu, juga disematkan jaket kepada KH Ahmad Syairazi sebagai simbol dan ikatan silaturahmi. (Polres HSS)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/10/2018 0 komentar-komentar

Peduli Musibah Bencana Alam Sulteng, Tiga Pilar Kabupaten HSU Do’a Bersama

oleh Humas Polda Kalsel 11/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bertempat di Mesjid Raya At – Taqwa Amuntai Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dilaksanakan Shalat Dzuhur Berjamaah yang dilanjutkan dengan Do’a Bersama untuk Keselamatan Negeri dan korban bencana alam gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala oleh para TNI, POLRI, Pemda, Toga, Tomas dan Komponen masyarakat di wilayah Kabupaten HSU, Rabu (9/10/2018) sekira pukul 12.15 – 12.50 Wita.

Dalam kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerjasama antara Pemda Kabupaten HSU, Kodim 1001 Amuntai dan Polres HSU.

Kegiatan ini diikuti oleh Bupati HSU Drs. H. Abdul Wahid, HK, MM, M.Si, Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi, Lc, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno, S.IK, MH, Dandim 1001 Amuntai yang diwakili oleh Pasi Ops Kapten Inf Mahmud, Wakapolres HSU H.M. Tukiman, SH, MH beserta Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran Polres HSU, Pejabat Utama Kodim 1001 Amuntai, para Pejabat SKPD Pemkab HSU, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Jamaah Mesjid Raya Amuntai serta anggota Kodim 1001 Amuntai dan Polres HSU berjumlah kurang lebih 200 orang.

Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno, S.IK., M.H mengatakan “Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara saudara yang sedang mengalami musibah, semoga selalu diberikan kekuatan dan ketabahan,” ucapnya. (Polres HSU)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/10/2018 0 komentar-komentar

Kapolres HSU Ajak Masyarakat Perang Melawan Peredaran Narkoba

oleh Humas Polda Kalsel 11/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil mengungkap kasus UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang dilakukan oleh AH dalam sebuah rumah di Jalan Brigjen Hasan Basri Rt.003 Rw.002 Kelurahan/Kota Raden Hilir Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten HSU.

Dalam kasus ini petugas menemukan barang bukti 9 (sembilan) bungkus plastik klip yang berisikan obat Carnophen dengan jumlah keseluruhan 56 butir, 2 (dua) bungkus plastik piper klip, 1 (satu) buah plastik kantong warna hitam, 1 (satu) buah HP merk Samsung lipat warna hitam lengkap dengan Sim Card, Uang tunai sebesar Rp.264.000,- dan satu buah sepeda motor Yamaha Fino warna Hitam Hijau dengan Nomor Polisi DA 6395 BAZ beserta STNK.

AH yang berada dalam sebuah rumah di amankan oleh Sat Resnarkoba Polres HSU guna proses Penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno, S.IK. M.H mengatakan “Mari kita bersihkan wilayah Kabupaten HSU dari barang haram yang dapat merusak masa depan”. (Polres HSU)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/10/2018 0 komentar-komentar

Kapolres Tanah Laut Do’a, Dzikir dan Istighatsah Bersama TNI, Pemkab dan Masyarakat Tanah Laut

oleh Humas Polda Kalsel 11/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan, S.IK, MH menghadiri Do’a Bersama, Dzikir dan Istighatsah untuk mendoakan warga yang sedang tertimpa musibah di Palu, Sigi dan Donggala, bertempat di Masjid Al Manar Pelaihari, Rabu (10/10/2018).

Musibah gempa bumi di sertai dengan gelombang tsunami di Palu, menjadi satu catatan bagi bangsa ini. Fasilitas publik pun porak poranda, dan banyak jatuh korban. Sejumlah bantuan pun datang dari beberapa prvovinsi bahkan dari negara tetangga. Ratusan relawan bersaman Tim SAR,TNI dan Polri pun di terjunkan ke Palu untuk melakukan evakuasi korban yang masih tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi.

Do’a Bersama ini dihadiri Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman, S.Pd yang pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bencana alam merupakan peringatan dari Allah SWT dan hikmah di balik musibah itu adalah menguatnya Ukhuwah antar sesama, saling membantu sesama manusia yang sedang tertimpa musibah bencana alam.

“Semoga Allah SWT melindungi Kabupaten Tanah Laut dari bencana alam,” kata Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman, S.Pd.

Dalam Do’a Bersama juga turut dihadiri KH Abdurrahman, para Pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, jajaran TNI dan Polri serta masyarakat. (Polres Tala)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/10/2018 0 komentar-komentar

Polsek Jorong Polres Tanah Laut Ringkus Kawanan Pencuri Baterai Tower BTS

oleh Humas Polda Kalsel 11/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Maraknya aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Jorong Polres Tanah Laut  memaksa Kapolsek Jorong Iptu Sufian Noor, SE dan jajaran bekerja keras melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikaan tidak mengecewakan, kecurigaan Polisi terhadap gerak-gerik GR sebagai anggota komplotan pencuri terbukti.

Di rumah tinggal GR di Desa Asam asam Kecamatan Jorong  Kabupaten Tanah Laut digeledah, Rabu (3/10/2018) sekitar pukul 02.30 Wita.

Polisi menemukan sejumlah barang-barang berharga diantaranya, lembaran seng,  baterai tower BTS sebanyak empat buah dan satu palu yang diduga sebagai barang bukti hasil kejahatan.

GR tak berkutik ketika rumahnya digeledah Polisi karena tidak mampu membuat alibi kalau barang-barang itu bukan hasil pencurian.

Pemilik seng sebanyak 1.100 lembar itu membuat laporan Polisi atas temuan di rumah GR sebagai miliknya yang lenyap dicuri di Jalan Luk Wihang Rt.12 Desa Asam asam Kecamatan Jorong yang lenyap pada 22 September 2018 sekitar pukul 10.00 Wita.

 

“Kami melakukan penyelidikan sehingga tiga teman yang lain kami jemput malam itu juga di rumahnya masing-masing. Semuanya warga Desa Asam asam,” kata Kapolsek Jorong.

Menurut Kapolsek Jorong, saat Press Release di Mapolres Tanah Laut mengatakan, pihaknya sudah melakukan gelar perkara dan menetapkan daftar pencarian orang terhadap empat rekan GR yang bersembunyi.

“Identitas mereka sudah kami kantongi. Tinggal menangkap saja jika tidak menyerahkan diri. Semua warga Desa Asam asam,” katanya. (Polres Tala)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/10/2018 0 komentar-komentar

Resahkan Warga, Pelaku Pemerasan Gunung Kayangan Ditangkap Polres Tanah Laut

oleh Humas Polda Kalsel 11/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Keresahan masyarakat Kabupaten Tanah Laut setelah viralnya postingan di media sosial tentang adanya begal di daerah Gunung Kayangan Pelaihari tepatnya Jalan A.Yani Desa Sungai Jelai Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut akhirnya terjawab.

AT akhirnya di bekuk satuan Reskrim Polres Tanah Laut saat akan menjalankan aksinya di daerah Gunung Kayangan Pelaihari, Selasa (9/10/2018). Modus yang di pakai AT dengan menakuti korban yang berhenti seorang diri di daerah Gunung Kayangan dengan mengatakan bahwa dirinya baru keluar dari penjara dalam kasus pembunuhan dan tidak mau melukai orang kecuali dengan keadaan terpaksa. Hal inilah yang membuat korban takut dan menyerahkan uang. Waluyo salah satu korban membenarkan bahwa dirinya di ancam seperti itu dan menyerahkan semua uang yang di milikinya kepada AT.

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH diwakili Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP Gita Suhandi Achmadi, S.IK saat Press Release, Rabu (10/10/2018) menjelaskan bahwa pelaku tersebut sempat melarikan diri dan melakukan perlawanan walaupun sudah dilakukan tembakan peringatan, karena pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor maka pihaknya melakukan penembakan di kedua ban sepeda motor yang di kendarai sehingga pelaku jatuh dan berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polres Tanah Laut juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera melakukan pelaporan bilamana pernah menjadi korban pelaku  sehingga bisa dengan cepat ditangani Polres Tanah Laut.

AT saat di lakukan wawancara mengungkapkan bahwa dirinya melakukan tindakan kriminal tersebut karena kebutuhan ekonomi walaupun begitu AT harus mempertanggung jawabkan perbuatannya karena melanggar Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH diwakili Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP Gita Suhandi Achmadi, S.IK pada kesempatan ini menghimbau kepada masyarakat yang merasa pernah menjadi korban pemerasan oleh AT untuk melapor ke Polres Tanah Laut. (Polres Tala)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/10/2018 0 komentar-komentar

Tiba di Palu, Tim Kemanusiaan Polda Kalsel Bantu Hilangkan Trauma Warga Pasca Gempa Bumi dan Tsunami

oleh Humas Polda Kalsel 10/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebanyak 21 personel yang dikirim Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk misi kemanusiaan di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah. Personel tersebut di antaranya merupakan Tim Psikologi, Polwan dan Bhayangkari Daerah Kalsel.

Tim ini dipimpin Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel AKBP Novian Susilo, S.Psi., MM dan Mayang Sari dengan anggota tim AKBP Elvi Yunita Welong, SS, AKBP Ipur Handayani, SH, AKP Sri Mining, Ipda Rosmalina, Ipda Tri Lestari, SE (Bhayangkari), Kompol Tri Menti, SAP., MAP, AKP Amalia Afifi, SH, AKP Irmina Indaryanti, Ipda Yara Ulfa Riyani, S.Tr.K, Brigadir Halimatus Saniah, SH, Bripda Okky Rosmalinda, Bripda Nitinoor, Bripda Diah Sekar Ayu Meiristia Putri (Polwan), Brigadir Yudha Krisyanto, Brigadir I Putu Gede Artawan, Bripda Mega Karmila (Bid Humas), Aipda Didi Hartono, Bharada Hayatullah, dan Bharada Alfin Apriyanto (Sat Brimob).

Bertempat di Gereja Imanuel Jalan Mesjid Raya, Lolu Utara Kabupaten Palu, Sulawesi Tengah, Tim Trauma Healing Polda Kalsel terdiri dari Polwan Polda Kalsel, Bhayangkari Kalsel dan Bhayangkari Sulteng yang tergabung dalam Polwan Satgas RI melaksanakan Trauma Healing kepada anak anak beserta orang tua korban bencana alam gempa bumi dan tsunami, Rabu (10/10/2018).

Kegiatan tersebut diawali dengan do’a bersama dilanjutkan dengan permainan, menyanyi bersama, berbagi makanan ringan serta pakaian anak anak.

Selain itu para warga juga diberikan layanan kesehatan oleh Brigadir Halimatus salah seorang Tim Dokkes Polda Kalsel yang telah lebih dulu berada di Palu-Donggala, Sulteng.

Tujuan kegiatan ini yaitu menyembuhkan atau meringankan beban seseorang atau sekelompok orang yang tergoncang jiwanya pasca bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu yang lalu.

Sebagaimana diketahui gempa bumi dan tsunami memberikan efek syok bagi masyarakat. Sehingga untuk mengurangi dan menghilangkan efek tersebut dibutuhkan penyembuhan trauma (Trauma Healing).

Oleh karena itu, untuk membantu mengurangi dan atau menghilangkan trauma/syok tersebut maka Tim Trauma Healing Polda Kalsel berangkat ke Palu.

Dengan harapan keberadaan Tim Trauma Healing bisa membantu menghilangan efek psikologis pasca bencana bagi para korban yang selamat.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

10/10/2018 0 komentar-komentar

Lakukan Kunker, Ini Arahan Kapolda Kalsel Kepada Kapolres dan Jajaran

oleh Humas Polda Kalsel 10/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Inspektur Jenderal Polisi Drs. Yazid Fanani, M.Si didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani beserta Pengurus Bhayangkari Kalsel melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (9/10/2018).

Dalam kunjungan ini, Kapolda Kalsel beserta rombongan bersilaturahmi ke Pemerintah Kabupaten HSU dan Tokoh Agama, yang disambut langsung oleh Bupati HSU H Abdul Wahid HK, Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi, Ketua DPRD HSU Sahrujani, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno, S.IK.M.H, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten HSU, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan jajaran Pejabat Pemda HSU.

Kedatangan ke Kabupaten HSU khususnya di Polres HSU dimanfaatkan betul oleh Jenderal bintang dua tersebut untuk memberikan arahan kepada Kapolres HSU beserta jajarannya.

Dalam arahannya, Kapolda Kalsel Drs. Yazid Fanani, M.Si menerangkan beberapa hal khususnya dalam tahun politik sekarang ini menjelang Pileg dan Pilpres tahun 2019 seperti  Potensi Ancaman / Ambang Gangguan yang terbaig dalam beberapa Aspek yakni Aspek Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosbud, dan Keamanan.

Sehingga seluruh elemen berperan penting dalam menjaga keamanan dalam Pemilu 2019, sebab hal tersebut tidak hanya menjadi peran TNI-Polri semata namun perlu juga sinergitas komponen terkait seperti Penyelengara (KPU, dan Bawaslu/Panwaslu), Caleg, Parpol, Pendukung, Pemerintah Daerah, Aparat Keamanan (Polri dan TNI), Media (Konvensional dan Medsos), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Pengawas Pemilu Independen, Aktivis LSM, serta seluruh masyarakat lainnya.

Beberapa terobosan dilakukan Polda Kalsel yakni Penguatan Internal : Peningkatan Binkuat melalui langkah Ketauladanan, Katkan Disiplin, Katkan Kinerja Binrohtal, Reward And Punishment, Gelar Bin Pencegahan Dan Rehabilitasi, Konseling, Verifikasi Status Hukum, Peningkatan Tampilan Artefak Untuk Citra Polda Kalsel yang Humanis (SPKT. dll), Peningkatan Sistem Informasi, Peningkatan Kesejahteraan Personel (Kerma Utk Dapatkan Perumahan Terjangkau).

Sambang Cegah Konflik : Bangun Hubungan Kemitraan dengan Stakeholder dan Potensi Masyarakat, Deteksi dan Cegah Dini terjadinya Konflik / Sengketa Lahan terutama di Areal Pemukiman (Ruli), Perkebunan, Pertambangan dan Pariwisata, Rayonisasi Wilayah sehingga mudahkan Koordinasi.

Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi : Peningkatan Pelayanan Masyarakat : SSB, SKCK dan E-Penyidikan Berbasis On Line, Peningkatan Sistem Koneksi CCTV melalui Kemitraan dengan Stakeholder, Peningkatan Sistem Informasi Pelayanan Via Website Dan Medsos.

Selain itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si juga mempersilahkan Kapolres untuk melakukan berbagai terobosan yang inovatif guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Latih terus personel dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polres sebagai kondisi yang operasionalisasinya bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga upaya binaan maupun pengelaran opsnal kegiatan atau operasi kepolisian berada pada tingkat Polres. “Jangan ragu lakukan upaya dan tindakan kepolisian, Pejabat Utama Polda sampai dengan Kapolda akan berikan Asistensi untuk membantu Kapolres jajaran,” ucap Kapolda Kalsel.

Ditambahkan, setiap perkembangan situasi kamtibmas yang menonjol untuk segera dilaporkan kepada pimpinan (Kapolda / Wakapolda) sebagai masukan guna pengambilan keputusan cepat, sehingga Kasatwil dapat mempetakan serta menyusun potensi kerawanan di wilayahnya berikut saran tindak sengketa lahan, konflik sara, kerawanan pemilu, dll.

Kepada Kasatwil, Kapolda Kalsel juga meminta untuk mengevaluasi giat sehingga ada peningkatan kinerja, bukan terjebak giat rutin mengingat harapan masyarakat yang relatif tinggi. Laksanakan lidik sidik sesuai ketentuan hukum dan peraturan per-UU-an yang berlaku serta pengawasan kring serse.

Kapolda Kalsel juga meminta untuk menempatkan unit patroli di tempat tempat rawan kejahatan, macet, pelanggaran lalin, dll sehingga masyarakat dapat merasakan keberadaan personel Polri. “Kasatwil to step down harus turun kelapangan meski hari libur sekalipun, jangan pernah putus berkomunikasi dengan para tokoh yang ada di wilayah masing masing,” kata Kapolda Kalsel.

Setiap Polres juga diminta untuk harus memiliki Media Management Center (M2C) guna Media Intelijen dan Mengelola Trending Topik.

Terkait Fungsi Pembinaan, Kapolda Kalsel menuturkan ”Agar giat diarahkan mendukung fungsi operasional, Analisa dan evaluasi setiap pengaduan masyarakat, Pendataan setiap laporan pengaduan agar termonitor”.

Sementara terhadap pelayanan masyarakat, Kapolda Kalsel mengatakan Masyarakat harus mudah mengakses laporan kepada Polda, Polres, ataupun Polsek, dengan mengharapkan kerjasama antara Irwasda, Kabid Propam, Kabid TI, terutama Kabid Humas dengan tugas catat dan segera tindak lanjuti jika ada complain / dumas.

Ditegaskan sebab Humas memiliki peranan publikasikan pemberitaan layanan masyarakat Image building (Citra Positif) termasuk kontra narasi, dan Optimalisasi Tim Cyber Troops dan Counter Media di dalam Media Center Management.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

10/10/2018 0 komentar-komentar

Tim Trauma Healing Polda Kalsel Atasi Trauma Korban Gempa Bumi dan Tsunami Palu-Donggala

oleh Humas Polda Kalsel 10/10/2018
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebanyak 21 orang personel Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) yang tergabung dalam Tim Trauma Healing dengan beranggotakan Tim Psikologi, Polwan dan Bhayangkari Daerah Kalsel, setelah dilepas Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Selasa (10/10/2018) kini telah berada di Palu Sulawesi Tengah.

Kedatangan Tim Kemanusiaan dari Polda Kalsel dengan membawa bantuan berupa Mukena, Sarung, Pakaian dewasa, anak anak dan bayi, bahan kebutuhan pokok seperti biskuit, indomie, perlengkapan wanita, susu bayi dan anak anak, serta bahan pokok lainya dan Sarana Trauma Healing ini guna memberikan pertolongan kepada warga masyarakat pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi di sekitar Provinsi Sulteng beberapa waktu lalu.

“Fokus Tim Trauma Healing  Polda Kalsel yakni memberikan pertolongan pertama, mengatasi anak-anak korban gempa. Tim ini bertugas melakukan stabilisasi psikis korban, menghibur, dan memberikan motivasi,” tutur Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani.

Tim ini dipimpin Kabag Psikologi Ro SDM Polda Kalsel AKBP Novian Susilo, S.Psi., MM dan Mayang Sari dengan anggota tim AKBP Elvi Yunita Welong, SS, AKBP Ipur Handayani, SH, AKP Sri Mining, Ipda Rosmalina, Ipda Tri Lestari, SE (Bhayangkari), Kompol Tri Menti, SAP., MAP, AKP Amalia Afifi, SH, AKP Irmina Indaryanti, Ipda Yara Ulfa Riyani, S.Tr.K, Brigadir Halimatus Saniah, SH, Bripda Okky Rosmalinda, Bripda Nitinoor, Bripda Diah Sekar Ayu Meiristia Putri (Polwan), Brigadir Yudha Krisyanto, Brigadir I Putu Gede Artawan, Bripda Mega Karmila (Bid Humas), Aipda Didi Hartono, Bharada Hayatullah, dan Bharada Alfin Apriyanto (Sat Brimob).

Acara Pelepasan ini dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Nasri, SIK., MH, Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani beserta Pengurus Bhayangkari Kalsel, Danrem 101/Antasari Kolonel Arm Syaiful Rahman, S.Sos., beserta Ibu ibu Persit Korem 101/Antasari, dan personil Polda Kalsel yang berangkat ke Sulteng.

Menurut Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si yang memimpin langsung Pelepasan Tim Kemanusiaan mengatakan bahwa dampak terjadinya gempa bumi dan tsunami memberikan efek syok bagi warga masyarakat yang selamat. “Mudah-mudahan keberadaan  Tim Trauma Healing Polda Kalsel ini bisa membantu menghilangkan efek psikologis pasca bencana,” terang Jenderal bintang dua itu.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

10/10/2018 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 924
  • 925
  • 926
  • 927
  • 928
  • …
  • 1,216

Cari

Berita Terkini

  • Kapolda Kalsel Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan KSAD dan Kepala BNPB, Tinjau Proses Pemadaman Karhutla dan Uji Coba Water Bombing Surfaktan
  • Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Kalsel Gelar Donor Darah
  • Polda Kalsel Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru
  • Kapolda Beserta PJU Polda Kalsel Turun Langsung Melaksanakan Pengaturan Lalu Lintas
  • Wujudkan Program 100 Hari Kapolri, Kapolda Kalsel Gelar Minggu Kasih di Gereja GKE Maranatha Banjarbaru

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip