Sekilas Info
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama
Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital
Polri dan TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di HST
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Uncategorized

Terbukti Langgar Kode Etik Profesi Polri, Dua Oknum Polres HST Terancam Sanksi Dipecat

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan telah menyelesaikan pemeriksaan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah, Aiptu MM dan Brigadir Dua DB. Kepala Sub bidang Waprof Propam Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Polisi Budhi Santoso, mengatakan penyidik kode etik masih mengebut berkas pemeriksaan kedua oknum polisi itu.

“Setelah berkas selesai, kami kirim ke bagian hukum. Kalau sudah lengkap, lalu dilaksanakan sidang kode etik,” kata Budhi, Selasa 22 Agustus 2017. Menurut dia, kedua oknum polisi itu kedapatan melanggar pasal 7 ayat 1 huruf b Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Budhi enggan membuka detail bentuk hukuman yang pantas untuk kedua oknum tersebut. Namun, dia melanjutkan, ada kemungkinan kedua oknum dipecat karena terbukti melanggar kode etik Polri.

“Ancaman hukuman maksimal tentu pemecatan. Kalau memang banyak pelanggarannya, bisa dipecat. Tapi, ini ranah persidangan yang menentukan,” ujar Budhi.

Ia mengaku polisi sempat kesulitan mencari sopir truk Ade Ridwan Syahroni untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Alhasil, polisi baru memeriksa Ade Ridwan sebagai saksi korban pada Senin, 21 Agustus 2017. Karena video pungli keburu memicu kontroversi publik, polisi cepat mengamankan kedua oknum itu pada Kamis 10 Februari 2017, dua hari setelah video pungli diunggah pada Selasa, 8 Agustus lalu. “Sekarang masih di sel khusus, menunggu sidang kode etik.”

Kepala Polda Kalimantan Selatan, Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana, mengatakan ada sejumlah alternatif hukuman terhadap kedua polisi sesuai tingkat kesalahan. Menurut dia, sidang komisi kode etik akan menetapkan terlebih dulu bahwa perbuatan kedua oknum polisi tercela.

“Diwajibkan meminta maaf kepada pimpinan dan masyarakat, atau demosi ke luar wilayah atau keluar fungsi. Kalau paling parah, direkomendasikan yang bersangkutan tidak layak jadi polisi, yaitu di-PDTH. Saksi kami lindungi,” kata Rachmat Mulyana.

Ia memastikan tidak bakal menjerat Ade Ridwan karena video yang diunggah sesuai fakta lapangan. “Betul-betul dilakukan oleh anggota. Kalau video itu fitnah, hasutan, dan provokasi, baru bisa dipidana,” kata Rachmat.

Sementara itu, Ade Ridwan, mengatakan tidak sadar bahwa video pungli yang diunggah tiba-tiba viral di media sosial. Menurut dia, yang menyebarkan video justru teman-temannya di Facebook. Melihat video pungli menuai kontroversi, Ade lekas menghapus unggahan video itu setelah 12 jam nangkring di akun facebooknya.

“Sudah sering, setiap kali bawa muatan ada pungli. Ada anggota lain, banyak pos yang dilewati. Lebih dari 10 pos, saya siapkan Rp 1 jutaan, satu titik ngasih Rp 50-100 ribu,” kata warga Martapura itu.

22/08/2017 0 komentar-komentar

Biddokkes Polda Kalsel dan Unkes Batola Bantu Korban Laka Air PT. Batola Sevian

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Tim Subbid Dokpol Biddokkes Polda Kalsel dan Unkes Batola tengah menggelar cek olah tempat kejadian perkara (TKP) laka air dan Proses DVI laka air/tenggelamnya kelotok PT. Batola Sevian di 20 meter kea rah sungai dari docking/dermaga PT. Batola Sevian, Selasa (22/8/2017) pukul 07.00 wita.

Kegiatan yang diambil oleh Tim yakni Pendirian Posko DVI di Mako Pol Air Batola untuk penerimaan data ante mortem/sebelum meninggal dari pihak keluarga, teman atau perusahaan tentang korban yang hilang (tenggelam), berkoordinasi berkaitan kejadian di TKP dengan Polres Batola, Koordinasi dengan instasi terkait Dinkes, Puskesmas setempat, Menyiapkan proses DVI bila korban ditemukan dalam keadaan tidak utuh (tidak dikenali), Melaporkan kepada pimpinan, Menyiapkan Rumkit Rujukan untuk proses identifikasi dan DVI, Menyiapkan dan mengarahkan personil urkes Batola rescue dan evakuasi korban sesuai proses DVI, Jemput Bola Tim Subbid Dokpol Biddokkes  dan Urkes Batola pencarian data AM di tempat  (Korban tenggelam)  bekerja/ kediaman di Desa Balandean Kecamatan Alalak.

Kejadian berawal Senin (20/8/2017) pukul 20.00 wita, ketika kelotok dari docking PT. Batola Sevian menuju Seberang Jembatan Barito yang diduga kelebihan muatan diterjang gelombang besar yang akhirnya membuat kelotok tenggelam dan menimbulkan korban, diantaranya korban tenggelam atas nama :

  1. Munir (40 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kabupaten Batola
  2. Wanto (40 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kabupaten Batola
  3. Johan (30 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kebupaten Batola

Sedangkan korban selamat :

  1. Boim (30 tahun)
  2. Supri (20 tahun)
  3. Femi (31 tahun)
  4. Sirait (36 tahun)
  5. Robi (40 tahun)
  6. Edy

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Polwan Polda Kalsel Police Go To School Ke SMKN 4 Banjarmasin Peringati HUT Polwan ke-69

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Di usia yang tidak muda lagi kiprah Polisi Wanita (Polwan) dalam menjadi Polisi pelayan masyarakat semakin baik dan semakin dicintai masyarakat.

Kinerja ribuan personil Polwan yang baik akan sangat bisa menopang kinerja dari Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat.

Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui para Polwan menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMKN 4 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).

Dipimpin AKP Sri Mining para Polwan Polda Kalsel saat menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan kepada siswa siswi generasi penerus bangsa Indonesia mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.

Hal tersebut disampaikan AKP Sri Mining agar menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI yang terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia khususnya para generasi penerus bangsa yang semakin luntur rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaannya.

 

 

Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesempatan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalsel mengajak dan mengajarkan Tari Maumere Ala Polda Kalsel dan Tari Revolusi Mental Polda Kalsel. Bukan itu saja para siswa siswi juga diberikan bingkisan apabila dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para Polwan polda Kalsel maupun dapat tampil bernyanyi di hadapan rekan-rekannya.

Diakhir kegiatan para Polwan Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin AKP Sri Mining menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMKN 4 Banjarmasin, dan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama antar Polwan Polda Kalsel, para siswa siswi dan guru SMKN 4 Banjarmasin.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Peringati HUT Polwan ke-69, Polwan Polda Kalsel Ajak Siswa Siswi SMAN 7 Banjarmasin Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ideologi serta kemungkinan penyesuaian di dunia yang dinamis, wawasan kebangsaan harus terus dipupuk di tengah-tengah masyarakat, terutama pada generasi muda penerus bangsa.

Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017 Polda Kalimantan Selatan Police Go To School menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMAN 7 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).

Dipimpin AKBP Siti Zubaidah para Polwan Polda Kalsel saat menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan materi mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.

AKBP Siti Zubaidah berkata, tujuan wawasan kebangsaan adalah, menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI. “Oleh sebab itu, wawasan kebangsaan harus terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia,” katanya AKBP Siti Zubaidah.

Terutama lagi bagi para generasi muda penerus bangsa Indonesia yang semakin lunturnya rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan.

Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesempatan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawanan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin AKBP Siti Zubaidah menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMAN 7 Banjarmasin Bapak Arusliadi, M.Pd, dan kemudian kegiatan diakhiri dengan foto bersama.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Bhabinkamtibmas Desa Bumi Jaya Sambangi Masyarakat Cegah Kelompok Radikal dan Terorisme Masuk Desa

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bhabinkamtibmas Desa Bumi Jaya melaksanakan giat sambang desa di desa binaannya bertemu langsung dengan Kades, perangkat desa serta masyarakat, Senin (21/8/2017).

Kegiatan sambang desa yang rutin dilaksanakan ini selain bersilaturahmi dan juga sebagai upaya sebagai anggota Polri untuk selalu mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga segala informasi dapat diberikan kepada masyarakat dan diterima dari masyarkat.

Bhabinkamtibmas Desa Bumi Jaya AIPDA Sri Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan Bhabinkamtibmas sambang ke desa merupakan kegiatan wajib dan rutin karena Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak bagi Kepolisian  untuk mengetahui segala Informasi yang ada didesa binaannya,” terangnya Bhabinkamtibmas Desa Bumi Jaya.

Dan kali ini AIPDA Sri Widodo dalam melaksanan giat sambang desa memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya kelompok Radikalisme dan Terorisme di Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari.

Selain itu juga bertujuan untuk memberikan pesan kamtibmas kepada masyarakat, sehingga masyarakat ikut terlibat dalam menjaga keamanan didesanya sendiri serta menghimbau kepada warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan keamanan lingkungan dan warga pendatang baru guna ciptakan  situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif waspadai warga pendatang baru budayakan tamu wajib lapor 1×24 jam keperangkat desa

Dengan demikian akan tercipta situasi yang kondusif diwilayah hukum Polres Tanah Laut khususnya di Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari. Kegiatan ini dilaksanakan secara terus menerus setiap harinya dengan lokasi warga masyarakat yang berbeda-beda.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Unit Srikandi Banjar Bungas Terobosan Baru Kapolres Banjar

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. sepertinya tidak pernah mau berhenti untuk berkarya membesarkan nama kesatuan yang dipimpinnya. Gebrakannya untuk membawa nama Polres Banjar dapat dilirik masyarakat, sudah mulai beliau lakukan sejak dilantik pada 23 Mei 2017 yang lalu.

Dengan kerendahan hati Kapolres Banjar mengatakan kepada seluruh personil yang beliau pimpin sekarang, ”Kedalam anggota Polres Banjar sudah baik, berkat kepemimpinan Kapolres-Kapolres sebelumnya.”

“Kewajiban saya sekarang adalah bagaimana saya bisa membesarkan Polres Banjar ‘keluar’ artinya menjual nama Polres Banjar agar dikenal masyarakat lebih dekat, sehingga akan lebih mencintai Polri,” lanjut pria yang akrab disapa Nette Boy itu.

Salah satu terobosan inovasi terbaru Polres Banjar untuk masyarakat adalah Unit Patroli SBB (Srikandi Banjar Bungas). Apa itu SBB? SBB adalah unit kecil patroli yang diawaki oleh Polwan-Polwan Polres Banjar, terdiri dari gabungan tiap-tiap satuan fungsi operasional yang ada di Kepolisian, seperti fungsi Sabhara, Lantas, Reserse, Binmas, Intel juga satuan fungsi pembinaan kepolisian lainnya.

Nama Srikandi merupakan nama yang diambil dari tokoh pewayangan yang menggambarkan seorang kesatria perempuan yang gagah berani dalam menumpas kejahatan, maka itu diidentikan dengan lambang Polisi Wanita “ESTI BHAKTI WARAPSARI” mengandung arti sebagai putri – putri pilihan yang mampu melaksanakan tugas dan mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan penuh kesederhanaan, kegunaan, kebesaran jiwa, berwibawa dan tanpa pamrih demi tercapainya masyarakat yang tentram dan damai.

“Unit SBB Polres Banjar bertugas sebagai Polisi tugas umum dimana mereka harus mampu melakukan tugas pengaturan lalu lintas ketika terjadi kemacetan di jalan, kemudian melakukan fungsi Reskrim apabila saat melaksanakan patroli terjadi tindakan kriminal maka merekapun mampu melakukan tindakan pertama dilapangan, dalam menciptakan situasi yang sejuk maka fungsi Binmas dengan himbauan Kamtibmasnya akan tampil,” jelas Kapolres Banjar.

“Dan yang tidak kalah paling pentingnya juga, kalau Unit SBB juga sebagai tempat pengaduan masyarakat dan sumber imformasi bagi warga yang memerlukan pertolongan.” tambah Kapolres Banjar.

Lebih lanjut, Kapolres Banjar mengatakan harapannya semoga dengan di bentuknya unit SBB ini kehadiran Polwan melalui Unit Srikandi Banjar Bungas dapat dirasakan oleh masyarakat, sebagai motivasi kaum perempuan yang dapat mensejajarkan diri dengan tugas Polisi laki-laki, dimana seorang Srikandi bukan hanya sekedar hiasan yang hanya disimpan disudut sebagai pelengkap, tapi Srikandi yang terdepan dalam memberikan pelayanan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Hadiahkan Handphone, Kapolda Kalsel Minta Ade Rekam dan Laporkan Tindakan Oknum Polri Nakal Lain

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ade Ridwan Syahroni, si sopir truck perekam dan pengunggah video dua oknum Polri melakukan pungutan liar (pungli), menerima penghargaan/reward dari Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Rachmat Mulyana berupa Piagam dan Handphone merek Samsung S7.

Pemberian tersebut sebagai tanda atas kepedulian dan keberanian yang bersangkutan untuk merekam dan mengunggah video  yang membuat heboh di media khususnya media sosial belakangan ini.

Kapolda Kalsel meminta pemberian Piagam dan Handphone (HP) diharapkan dapat digunakan Ade untuk merekam dan melaporkan perbuatan nakal oknum anggota Polri lainnya.

“Kenapa Handphone (HP) diberikan, manakala Mas Ade jadi sopir kembali membawa kayu yang sudah dilengkapi surat-surat dan dokumen lainnya, kemudian ada pungli lagi yang dilakukan oknum anggota, maka Mas Ade bisa kembali merekam dan melaporkan perbuatan oknum anggota tersebut,” ucap Kapolda Kalsel saat Press Conference, Senin (21/8/2017),  bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Kalsel juga mengimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat jika menemukan oknum anggota Polri nakal seperti dalam kasus ini (pungutan liar) segera laporkan ke Kantor Kepolisian terdekat maupun ke Bid Propam, dan Kapolda Kalsel menjamin semua karena di era transparan ini Polri tidak akan membela oknum anggota yang mencoreng Citra Polri.

Dan itu dipertegas Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana dengan mengatakan akan menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas bahwa di era sekarang ini masyarakat yang melapor dalam bentuk apapun harus segera di tindaklanjuti, karena itu merupakan salah satu dari PROMOTER (Profesional, Moderen dan Terpercaya).

Sementara itu Ade Ridwan Syahroni mengatakan apa yang dilakukannya yakni merekam dan mengunggah video pungli yang dilakukan Aiptu MM dan Bripka DB oknum anggota Polri bertugas di Polsek Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, akan menjadi viral di media khususnya di media sosial.

“Video itu saya yang rekam dan unggah ke media sosial, namun telah banyak orang yang menyebarkannya,” ucap Ade ketika ditanya para wartawan.

Perbuatan pungli oleh oknum anggota seperti itu telah sering dia temukan setiap dia bekerja membawa muatan kayu, terlebih setiap titik (pos) yang dia lewati pasti harus menyetor uang sebesar Rp.50.000 – Rp.100.000, sehingga setiap yang bersangkutan bekerja harus menyiapkan uang sebesar Rp.1.000.000,- untuk memberi oknum anggota nakal pelaku pungli.

Apa yang di lakukan oleh Ade Ridwan Syahroni itu dilakukan karena peduli dengan institusi Polri khususnya Polda Kalimantan Selatan sehingga dia menginginkan Polri menjadi institusi yang PROMOTER (Profesional, Moderen, Terpercaya) dan bersih dari oknum-oknum anggota nakal.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Tegaskan Tidak Akan Pidanakan Pengunggah Video Oknum Anggota Polri HST Pungli

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Isu yang menyatakan pengunggah video oknum anggota Polri Hulu Sungai Tengah (HST) pungli akan di pidanakan ditepis Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana dengan pernyataan tegas dari Jenderal bintang satu tersebut yang menyatakan bahwa Ade Ridwan Syahroni si perekam sekaligus pengunggah video yang menjadi viral di media sosial belakangan ini tidak akan dipidana dan justru yang bersangkutan diberikan penghargaan/reward serta pelindungan dari pihak kepolisian karena yang bersangkutan juga menjadi saksi dalam kasus ini,” jelas Kapolda Kalsel.

Namun tambah Kapolda Kalsel, pengunggah video bisa dikenakan tindak pidana “MANAKALA” video yang di unggah tersebut berupa fitnah, tidak terjadi, kemudian provokator dan provokasi.

 

Sebagaimana diketahui media sosial belakangan ini dihebohkan dengan beredarnya video oknum anggota Polri bertugas di Polsek Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah melakukan pungli kepada sopir truck pembawa kayu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan.

Viralnya video tersebut langsung mendapat tanggapan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. selaku pimpinan tertinggi di instansi Kepolisian Republik Indonesia.

Kapolri memerintahkan Polda Kalsel untuk memberikan penghargaan/reward kepada Ade Ridwan Syahroni si sopir perekam dan pengunggah video oknum anggota Polri HST melakukan pungli.

“Pengunggah video yang menjadi viral saat ini tidak dipidana justru harus dikasih reward karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya. Kalau pengunggah mengunggah peristiwa yang tidak benar, baru dapat dikenakan UU ITE,” ucap Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Perintah Kapolri itu pun langsung dilaksanakan oleh Kapolda Kalimantan Selatan dengan menggelar Press Conference, Senin (21/8/2017) pukul 09.00 wita,  bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel.

Dalam Press Conference Kapolda Kalsel  berkaitan video viral pungli anggota Polri tersebut, Kapolda Kalsel meluruskan informasi bahwa anggota Polri yang melakukan tindakan pelanggaran pungli Aiptu MM dan Bripka DB sudah ditindaklanjuti dengan melakukan penahanan di tempat khusus, hal ini agar menjadi peringatan bagi anggota Polri khususnya anggota Polda Kalsel lainnya untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak Citra Polri.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Polres Kotabaru Tetapkan Fran Tersangka Beras KW

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Nusa Wijaya alias Fran (40) pemilik UD Mitra Mas yang diduga melakukan kecurangan terhadap konsumen, telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Reserse dan Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polres Kotabaru.

Selain sudah ditetapkan tersangka pada 2 Agustus 2017 lalu oleh penyidik Reskrimsus berkas hasil pemeriksaan tahap satu telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru pada 15 Agustus 2017.

“Tahap satu sudah disampaikan ke Kejaksaan. Menunggu P 18 (pemberitahuan) dan P 19 (petunjuknya) dari Kejaksaan. Mudah-mudahan tidak ada petunjuk kekurangan yang dilengkapi penyidik, sehingga bisa P 21,” kata Kapolres Kotabaru, AKBP Suhasto SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Suria Miftah Irawan SIK, Senin (21/8/2017).

Sementara itu, Fran yang diminta tanggapannya di Mapolres Kotabaru ketika menanda tangangan wajib lapor, enggan memberikan komentar terkait telah ditetapkan dirinya sebagai tersangka.

“Tanggapan apa. Aku serahkan aja dengan proses hukum yang ada,” singkat Fran sambil berlalu meninggalkan ruang Reskrimsus.

Sebelumnya diberitakan, Fran diamankan angota Reskrimsus Polres Kotabaru pada Sabtu (17/6/2017) lalu, diduga melakukan kecurangan dengan konsumen, karena menjual beras yang kualitasnya tidak diketahui alias KW.

Sementara beras tersebut dimasukan ke karung beras merek beras berkualitas.

 

Penulis : Achmad Wardana – Humas Polres Kotabaru

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar

Satlantas Polres HST Ajak Komunitas Motor Barabai Sosialisasi Tertib Lalu Lintas

oleh Humas Polda Kalsel 22/08/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Resort Hulu Sungai Tengah melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan giat Preemtif dengan terus mensosialisasikan Peraturan Tertib Berlalu Lintas dengan bekerjasama Komunitas Motor SFCB (Satria F Club Barabai) untuk menciptakan masyarakat tertib berlalu lintas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dipimpin Kanit Dikyasa Polres HST Bripka Syahruji, S. Sos pelaksanaan sosialisasi tersebut memberikan himbauan kepada para club motor agar menyalakan lampu utama pada siang hari (Light On) dan tidak melakukan balapan liar serta menggelorakan Tahun Keselamatan dengan jargon “Safety For Humanity” Stop Pelanggaran – Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan, Jumat (18/8/2017) pukul 16.00 wita, bertempat di Jalan Perwira Lapangan Dwi Warna Barabai.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos., S.I.K melalui Kasat Lantas AKP M. Noor Chaidir, S.H, S.I.K. menjelaskan “Tujuan kegiatan ini adalah agar para komunitas motor yang ada di Barabai khususnya dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan dan menggelorakan tahun keselamatan untuk kemanusiaan dikemudian hari” ucapnya Kasat Lantas.

 

Penulis : Achmad Wardana – Humas Polres HST

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

22/08/2017 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 121
  • 122
  • 123
  • 124
  • 125
  • …
  • 383

Cari

Berita Terkini

  • Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
  • Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
  • Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
  • Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
  • Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip